Kemenangan Dramatis Maroko di Piala Dunia 2026
Pertandingan yang berlangsung sangat ketat dan penuh drama antara Timnas Maroko dan Haiti dalam laga pamungkas fase grup Piala Dunia 2026 tidak hanya menegaskan dominasi Singa Atlas, tetapi juga memberikan statistik luar biasa yang mencerminkan dominasi total Achraf Hakimi dan rekan-rekannya di atas lapangan hijau. Kemenangan dengan skor akhir 4-2 ini memastikan Maroko melangkah ke babak 32 besar sebagai runner-up Grup C.
Statistik yang Mengesankan
Berdasarkan data resmi pertandingan, Maroko tampil sangat superior dengan mencatatkan 19 kali tembakan, di mana 12 di antaranya tepat sasaran (shoot on target). Hal ini jauh lebih baik dibandingkan dengan Haiti yang hanya mampu melepaskan 7 tembakan dengan 2 yang mengarah ke gawang.
Selain itu, skuat asuhan Walid Regragui berhasil menguasai jalannya pertandingan lewat 69 persen penguasaan bola (possession), didukung oleh 526 operan dengan akurasi operan yang sangat tinggi mencapai 91%. Sementara itu, Haiti hanya mencatatkan 31% penguasaan bola dengan 235 operan berakurasi 83%.
Dari segi pelanggaran, laga berjalan cukup disiplin bagi Maroko yang hanya melakukan 10 pelanggaran tanpa satu pun kartu kuning, sementara Haiti membuat 18 pelanggaran dan diganjar 3 kartu kuning.
Maroko juga dominan dalam skema menyerang dengan mencatatkan 5 kali offside dan 9 tendangan sudut, berbanding terbalik dengan Haiti yang mencatat 0 offside dan hanya 1 tendangan sudut.
Kagum dengan Performa Singa Atlas
Kemenangan impresif ini memantik perhatian sekaligus decak kagum dari para pencinta sepak bola di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah Irvan, seorang warga Kota Pontianak yang ikut menyaksikan jalannya pertandingan sengit tersebut. Irvan mengaku sangat puas dan terhipnotis oleh performa spartan yang ditunjukkan skuat Maroko.
“Saya sangat puas dengan penampilan Timnas Maroko yang berhasil menuntaskan pertandingan dengan kemenangan krusial ini sekaligus mengamankan tiket lolos ke babak 32 besar. Aksi serta penampilan Hakimi dkk benar-benar membuat saya kagum, dan saya yakin laga di babak 32 besar Piala Dunia nanti akan semakin seru dan menarik untuk disaksikan,” ujar Irvan saat dimintai tanggapan mengenai jalannya laga tersebut.
Kejar-kejaran Gol yang Menegangkan
Dalam laga ini, Les Grenadiers (julukan Haiti) sebenarnya sempat memberikan kejutan besar sebelum mengucapkan selamat tinggal pada turnamen. Haiti bermain tanpa beban sejak peluit pertama dibunyikan dan berhasil mengejutkan Maroko pada menit ke-10. Bermula dari umpan tarik Jean-Kevin Duverne, Lenny Joseph menyambutnya dengan sentuhan tumit yang berani. Bola yang mengenai kiper Yassine Bounou akhirnya berbuah gol bunuh diri. Ini menjadi gol bersejarah pertama Haiti di Piala Dunia dalam 52 tahun terakhir.
Tersengat oleh gol tersebut, Maroko langsung menaikkan intensitas serangan. Hasilnya, pada menit ke-39, bek sayap andalan Achraf Hakimi berhasil menyamakan kedudukan setelah menyambar bola muntah hasil tepisan kiper Haiti, Johny Placide. Namun, Haiti kembali mengejutkan publik lewat gol kelas dunia yang dicetak oleh Wilson Isidor pada menit ke-43 melalui tendangan keras jarak jauh yang spektakuler.
Sebelum turun minum, tepatnya di masa injury time (45+1′), Maroko kembali menyamakan skor menjadi 2-2 lewat sontekan tenang Ismael Saibari setelah menerima umpan tarik matang dari Hakimi.
Babak Kedua dan Kemenangan Akhir
Memasuki babak kedua, Maroko perlahan tapi pasti mulai mendikte permainan secara penuh. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-78 melalui Soufiane Rahimi yang memanfaatkan kemelut dari situasi sepak pojok. Tembakannya yang sempat berbelok arah sukses mengecoh penjaga gawang Haiti dan merubah skor menjadi 3-2.
Pesta kemenangan Singa Atlas akhirnya ditutup dengan manis oleh gol pemain pengganti, Gessime Yassine, pada menit ke-89 yang merubah papan skor menjadi 4-2 hingga laga usai.
Klasemen Akhir Grup C
Dengan hasil ini, Maroko berhak melaju ke babak 32 besar sebagai runner-up Grup C menemani Brasil yang berada di puncak klasemen. Berikut adalah detail klasemen akhir Grup C Piala Dunia 2026:
- Brasil: 3 Main | 2 Menang | 1 Seri | 0 Kalah | Gol: 7-1 (+6) | 7 Poin
- Maroko: 3 Main | 2 Menang | 1 Seri | 0 Kalah | Gol: 6-3 (+3) | 7 Poin
- Skotlandia: 3 Main | 1 Menang | 0 Seri | 2 Kalah | Gol: 1-4 (-3) | 3 Poin
- Haiti: 3 Main | 0 Menang | 0 Seri | 3 Kalah | Gol: 2-8 (-6) | 0 Poin
Pada babak 32 besar nanti, Maroko dijadwalkan akan menantang Juara Grup F yang pertandingannya akan digelar di Monterrey pada 29 Juni mendatang. Menilik statistik performa yang kian menanjak, Hakimi dkk diprediksi akan berbicara banyak di fase gugur nanti.
