Penjelasan Ressa Rizky Rossano Mengenai Hubungan dengan Denada
Ressa Rizky Rossano, yang kini diakui sebagai anak kandung dari penyanyi ternama Denada, mengungkapkan bahwa pengakuan yang diberikan oleh Denada melalui media sosial belum cukup untuk memenuhi keinginannya. Ia menegaskan bahwa hal yang lebih penting adalah adanya komunikasi langsung dan pertemuan tatap muka antara mereka berdua.
Harapan Ressa untuk Komunikasi Langsung
Menurut Ressa, komunikasi personal sangat dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah yang selama ini menjadi perbincangan publik. Ia menyatakan bahwa ia masih menunggu Denada membuka komunikasi. “Ya alhamdulillah senang ya, tapi kan Ressa juga ingin bertemu. Intinya ingin, ingin bertemu,” ujar Ressa saat berbicara di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, pada Selasa (3/2/2026).
Ia juga menekankan bahwa keinginan untuk bertemu bukan semata-mata demi klarifikasi, tetapi lebih untuk membangun hubungan yang lebih baik sebagai ibu dan anak. Namun, Ressa menegaskan bahwa pertemuan tersebut tidak berarti ia ingin kembali tinggal bersama Denada. Ia merasa bahwa kondisi emosionalnya akan berbeda jika harus hidup serumah setelah sekian lama berpisah. “Kan Ressa sudah bilang, pasti rasanya akan berbeda, jadi Ressa enggak mau (tinggal bareng),” tambahnya.
Keinginan untuk Bertemu Adik Denada
Selain itu, Ressa juga menyimpan harapan besar untuk bisa bertemu dengan adiknya, Aisyah, yang merupakan anak Denada dari pernikahan dengan Jerry Aurum. “Oh iya pasti pengen. Kalau itu enggak usah ditanya lagi Kak, pasti pengen,” katanya. Ia mengaku bahwa inti dari semua ini adalah menunggu Denada membuka komunikasi.
Tanggapan dari Adik Denada
Di sisi lain, adik Denada, Enrico Tambunan, turut memberikan pernyataan terkait polemik yang sedang terjadi. Ia meminta pihak Ressa Rizky Rossano untuk tidak menyeret nama mendiang ibunya, Emilia Contessa, dalam permasalahan ini. Enrico menilai bahwa nama ibundanya tidak pantas dikait-kaitkan dengan perseteruan antara Denada dan Ressa.
“Mungkin kalau boleh saya pakai bahasa saya kepada Om Dino dan Tante Ratih, aku mohon yang pertama, tolong jangan bawa-bawa nama Mama saya lagi,” ujarnya. Ia juga meminta Dino dan Ratih untuk mengingat kembali jasa-jasa Emilia Contessa bagi keluarga besar selama hidupnya. “Tolong diingat aja jasa-jasanya dia sama keluarga besar, sama semua yang ada dalam keluarga kami,” tambahnya.
Enrico menegaskan bahwa sangat tidak pantas apabila nama ibundanya masih dikait-kaitkan dengan permasalahan sang kakak dengan Ressa. “Kayaknya sangat menyedihkan kalau mama saya dibawa-bawa dan dijelek-jelekan hanya karena adanya sebuah perseteruan begitu,” tuturnya.
Alasan Enrico Membuat Video
Awalnya, Enrico Tambunan memilih diam saat kakaknya terlibat konflik dengan Ressa Rosano. Namun, setelah permasalahan Denada dan Ressa viral hingga menjadi konsumsi publik, Enrico pun didesak oleh keluarga besarnya untuk melakukan klarifikasi.
“I membuat video ini karena diminta dan didesak oleh keluarga besar kami, keluarga besar Bapak Hasan Ali, paling tidak tiga anak atau menantu beliau berbicara kepada saya secara pribadi, juga cucu-cucu beberapa banyak yang berbicara kepada saya secara pribadi dan minta saya untuk jangan diam saja,” ujarnya.
Terlebih pada akhirnya, nama mendiang ibudanya pun ikut terseret dalam pusaran konflik pelantun tembang Pitik Gemoy ini. Atas hal itu, keluarga besar pun mendesak Enrico untuk memberikan klarifikasi dan meminta agar nama mendiang Emilia tidak dikait-kaitkan dalam permasalahan tersebut.
“Karena sungguh sangat mengecewakan buat mereka bahwa ini sedang ada perseteruan antara dua orang tetapi kok kayaknya mereka sangat kecewa, harusnya tidak perlu menjadikan seorang yang sudah meninggal, orang yang sudah meninggal sudah tidak bisa lagi menjawab, tidak bisa lagi meluruskan berita yang bohong, sudah tidak bisa lagi memberikan misalnya bukti-bukti.”
“Jadi kayaknya kurang fair kalau sekarang karena ada perseteruan lalu mau mendapatkan simpati masyarakat sehingga nama mama saya yang dijelek-jelekkan begitu,” tegasnya.
