Matt Damon Kembali ke Berat Badan Masa SMA

Matt Damon, aktor berusia 55 tahun, kembali ke berat badan masa SMA setelah melakukan perubahan besar dalam pola makannya. Perubahan ini dilakukan sebagai persiapan untuk perannya dalam film The Odyssey yang digarap oleh Christopher Nolan.

Dalam wawancara di podcast New Heights, Damon mengungkapkan bahwa ia menjalani diet bebas gluten di bawah pengawasan dokter dan dikombinasikan dengan latihan fisik intens. Hasilnya, berat badannya turun hingga sekitar 167 pon atau sekitar 75 kilogram, angka yang belum pernah ia capai sejak masa remaja.

Perubahan Pola Makan yang Dilakukan

Sebelum melakukan perubahan tersebut, berat badan Damon berkisar antara 185 hingga 200 pon (83–91 kilogram). Perubahan terjadi ketika ia sepenuhnya menghilangkan gluten, protein yang terdapat dalam gandum, jelai, dan rye.

Meski diet bebas gluten biasanya diterapkan untuk alasan medis seperti penyakit celiac atau sensitivitas gluten, dalam kasus Damon, diet ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan peran, bukan karena diagnosis penyakit tertentu. “Dia ingin saya terlihat ramping tapi tetap kuat,” ujar Damon, merujuk pada permintaan sang sutradara. “Saya benar-benar berhenti makan gluten, ditambah latihan yang ketat dan rutinitas yang disiplin.”

Ia juga menegaskan bahwa pola makan tersebut tidak dilakukan sembarangan. “Saya melakukannya bersama dokter,” kata Damon, menandakan bahwa diet ini dipantau secara profesional.

Pandangan Ahli Gizi Soal Diet Bebas Gluten

Meski pengalaman Damon menarik perhatian publik, para ahli menegaskan bahwa diet bebas gluten tidak otomatis menurunkan berat badan. Grace Fjeldberg, ahli gizi dari Mayo Clinic Health System, menyatakan bahwa bagi kebanyakan orang sehat, gluten sebenarnya tidak berbahaya. “Untuk kesehatan secara umum, pola makan seimbang dengan makanan utuh dan minim proses tetap menjadi pilihan terbaik, termasuk biji-bijian yang mengandung gluten,” ujarnya.

Senada dengan hal itu, Caroline Thomason, ahli gizi lainnya, menyebut bahwa diet bebas gluten sering dipersepsikan sebagai solusi cepat. “Gluten sering diposisikan sebagai musuh, padahal banyak makanan mengandung gluten yang justru kaya serat, vitamin B, dan baik untuk kesehatan usus,” jelasnya.

Siapa yang Perlu dan Tidak Perlu Menghindari Gluten

Menurut Amy Reed, ahli gizi dari Cincinnati Children’s, gluten hanya perlu dihindari oleh orang dengan kondisi medis tertentu. “Pada penderita penyakit celiac, gluten memicu reaksi autoimun yang merusak usus halus,” ujarnya. Sementara pada orang dengan sensitivitas gluten non-celiac, konsumsi gluten bisa menimbulkan keluhan pencernaan, meski tidak menyebabkan kerusakan organ.

Di luar kondisi tersebut, menghindari gluten justru berisiko mengurangi asupan nutrisi penting dari biji-bijian utuh.

Kesimpulan

Pengalaman Matt Damon menunjukkan bahwa diet bisa berhasil bila disesuaikan dengan tujuan, kondisi tubuh, dan pengawasan medis. Namun, para ahli menekankan bahwa apa yang efektif untuk seorang aktor dengan jadwal latihan ketat belum tentu aman atau cocok bagi masyarakat umum.

Alih-alih mengikuti tren diet selebritas, para pakar menyarankan pendekatan yang lebih realistis dan berkelanjutan, seperti makan seimbang, aktif bergerak, dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum mengubah pola makan secara drastis.

Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version