Pernyataan Tegas Ronaldo Setelah Portugal Gagal di Piala Dunia 2026
Setelah timnas Portugal kalah dari Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia 2026, kapten timnas Portugal, Cristiano Ronaldo, memberikan pernyataan yang tegas dan penuh emosi. Pada Selasa (7/7/2026) dini hari WIB, Portugal harus angkat koper setelah kalah dengan skor 0-1. Gol kemenangan Spanyol tercipta pada menit akhir babak kedua melalui Mikel Merino (90+1′). Kekalahan ini membuat harapan Ronaldo untuk membawa negaranya meraih gelar juara Piala Dunia kembali sirna.
Ronaldo mengakui bahwa ia sangat kecewa dengan hasil tersebut. Ia menyatakan bahwa ia telah berusaha memberikan yang terbaik, namun nasib buruk kembali menghampiri Portugal. Meskipun begitu, Ronaldo tetap membanggakan sejarah emas yang pernah ia torehkan bersama Portugal, termasuk gelar Piala Eropa 2016 yang menjadi pencapaian terbesarnya bersama timnas.
Perjalanan Portugal di Piala Dunia: Kegagalan Berulang
Portugal selama enam edisi Piala Dunia yang diikuti oleh Ronaldo tidak pernah mampu mencapai babak final. Satu-satunya pencapaian terbaik mereka di era Ronaldo adalah saat mencapai babak semifinal pada tahun 2006. Sisanya, Portugal hanya menjadi penggembira turnamen. Di Piala Dunia 2010, 2018, dan 2026, Portugal hanya mampu melangkah hingga babak 16 besar. Di Piala Dunia 2022, mereka hanya sampai babak delapan besar sebelum disingkirkan Maroko.
Momen paling sial bagi Portugal terjadi di Piala Dunia 2014, ketika mereka tersingkir langsung di babak penyisihan grup. Ini membuktikan bahwa negara ini seringkali mengalami “crash” di ajang Piala Dunia, dan Ronaldo menjadi sosok yang paling kecewa dengan nasib pilu yang dirasakan Portugal setiap kali bermain di turnamen ini.
Performa Ronaldo di Piala Dunia
Selama babak fase gugur Piala Dunia, Ronaldo hanya mampu mencetak satu gol saja dari 10 laga dalam edisi berbeda. Satu-satunya gol yang dicetak Ronaldo berasal dari penalti, saat Portugal menyingkirkan Kroasia di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Meskipun demikian, Ronaldo tetap patut berbangga karena ia masih menyandang predikat sebagai satu-satunya pemain yang bisa mencetak gol di enam edisi Piala Dunia yang berbeda.
Pernyataan Ronaldo Pasca-Pertandingan
Setelah pertandingan antara Portugal vs Spanyol yang berakhir dengan kekalahan timnya, Ronaldo angkat bicara. Ia mengakui rasa sedihnya karena perjalanan Portugal di Piala Dunia 2026 tidak berakhir seperti yang diharapkan. Namun, Ronaldo tidak ingin mengeluarkan keputusan masa depannya di kala emosinya belum stabil.
“Saya sedih meninggalkan Piala Dunia dengan cara seperti ini, saya sudah mencoba memberikan yang terbaik,” ujarnya. “Saya sudah melakukan yang terbaik, saya pergi dengan hati nurani yang bersih.”
“Ini memang Piala Dunia terakhir saya, tetapi sekarang saya punya waktu untuk merenung dan membersamai keluarga saya. Tentu saya tidak akan membuat keputusan yang terburu-buru. Saya tidak akan mengambil keputusan besar, ketika emosi sedang memuncak,” tambahnya.
Mengingat Sejarah Kejayaan Bersama Portugal
Tak lupa, Ronaldo juga mengingatkan sejarah kegemilangan yang pernah ditorehkan negara yang ia bela di eranya. Bagi Ronaldo, gelar-gelar yang telah ia menangkan bersama Portugal termasuk salah satunya Piala Eropa, ia anggap sama pentingnya dengan trofi Piala Dunia.
“Saya telah memenangkan tiga gelar untuk Portugal, sebelum Cristiano Ronaldo, Portugal belum pernah memenangkan satu gelar pun,” katanya. “Gelar terbesar yang pernah diraih tim ini adalah tahun 2016 di Kejuaraan Eropa, jujur saya gelar turnamen ini sama pentingnya bagi saya seperti Piala Dunia,” tutupnya.
