Tekad Dejan Tumbas untuk Bawa Persis Solo Meraih Kemenangan

Striker Persis Solo asal Serbia, Dejan Tumbas, menunjukkan tekad kuat untuk membawa timnya meraih kemenangan saat menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Manahan, Solo, pada Sabtu (9/5/2026) malam. Pertandingan pekan ke-32 Super League 2025/2026 ini sangat krusial karena Persis Solo masih terjebak di zona degradasi dengan koleksi 27 poin.

Persis Solo kini berada di posisi ke-16 klasemen sementara atau batas akhir zona merah. Situasi ini membuat Laskar Sambernyawa wajib mengamankan poin penuh agar peluang bertahan di kasta tertinggi tetap terbuka hingga akhir musim.

Kondisi tersebut memicu peningkatan motivasi pemain menjelang laga kontra Green Force. Termasuk bagi Dejan Tumbas yang memiliki misi pribadi menghadapi mantan klubnya di depan ribuan pendukung Persis Solo.

Dejan Tumbas Punya Motivasi Besar Lawan Mantan Klub

Dejan Tumbas mengaku pertandingan melawan Persebaya Surabaya sangat penting bagi Persis Solo. Penyerang berusia 26 tahun itu menyebut tiga laga tersisa musim ini layaknya final yang wajib dimenangkan.

“Laga nanti adalah laga penting untuk kami, kita punya tiga laga final yang harus kita hadapi dengan baik. Laga lawan Persebaya adalah laga penting dan tentu ada peluang bagi kami untuk meraih tiga poin,” ujar Dejan Tumbas.

Kehadiran suporter di Stadion Manahan juga dianggap menjadi energi tambahan bagi Persis Solo. Atmosfer kandang diyakini bisa meningkatkan mental bertanding pemain saat menghadapi tekanan besar di papan bawah klasemen.

“Apalagi akhirnya nanti ada kehadiran suporter di pertandingan dan ini menjadi penting agar kami bisa meraih hasil maksimal,” tambah pemain asal Serbia tersebut.

Motivasi Dejan Tumbas semakin besar karena dirinya pernah membela Persebaya Surabaya pada putaran pertama musim ini. Situasi ini membuat laga nanti dipastikan berjalan emosional sekaligus penuh gengsi bagi sang striker.

Persis Solo Masih Terancam Degradasi

Persis Solo saat ini mengoleksi 27 poin dari 31 pertandingan yang sudah dijalani musim ini. Tim kebanggaan Kota Bengawan itu tertinggal empat angka dari Persijap Jepara yang berada satu tingkat di atas zona degradasi dengan 31 poin.

Tekanan semakin besar karena kompetisi hanya menyisakan tiga pertandingan lagi. Jika gagal menang atas Persebaya Surabaya, peluang Persis Solo bertahan di kasta tertinggi bakal semakin menipis.

Persis Solo tentu tidak ingin mengikuti nasib PSBS Biak dan Semen Padang FC yang sudah dipastikan terdegradasi. Karena itu, seluruh pemain diminta tampil habis-habisan dalam sisa pertandingan musim ini.

Laga menghadapi Green Force menjadi salah satu penentuan nasib Persis Solo musim ini. Apalagi lawan yang dihadapi merupakan tim papan atas dengan kualitas pemain yang merata di semua lini.

Meski begitu, Dejan Tumbas tetap optimistis Persis Solo mampu mengamankan kemenangan di kandang sendiri. Kondisi tim yang disebut dalam keadaan prima membuat kepercayaan diri pemain meningkat jelang pertandingan penting tersebut.

Statistik Dejan Tumbas Belum Maksimal

Sejak bergabung pada putaran kedua musim ini, kontribusi Dejan Tumbas memang belum terlalu tajam. Penyerang dengan tinggi badan 187 sentimeter itu baru mencetak dua gol dari 11 pertandingan bersama Persis Solo.

Total, mantan pemain Green Force tersebut sudah bermain selama 805 menit bersama Laskar Sambernyawa. Meski produktivitasnya belum tinggi, perannya tetap penting dalam skema serangan Persis Solo.

Dejan Tumbas diharapkan bisa tampil lebih efektif saat menghadapi mantan klubnya. Pengalaman bermain bersama Persebaya Surabaya membuatnya memahami karakter permainan Green Force musim ini.

Situasi tersebut dapat menjadi keuntungan tersendiri bagi Persis Solo. Terutama untuk membongkar lini pertahanan Persebaya Surabaya yang dikenal cukup solid sepanjang musim 2025/26.

Ketajaman Dejan Tumbas sangat dibutuhkan karena Persis Solo wajib mencetak gol demi menjaga asa bertahan di Super League. Satu kesalahan saja bisa membuat tekanan semakin berat dalam dua laga terakhir nanti.

Laga Emosional Eks Pemain Persebaya Surabaya

Sebelum memperkuat Persis Solo, Dejan Tumbas lebih dulu menjadi bagian skuad Persebaya Surabaya pada putaran pertama musim ini. Bersama Green Force, dia tampil dalam 14 pertandingan dengan total 1.148 menit bermain.

Meski tidak lagi berseragam Persebaya Surabaya, hubungan emosional dengan mantan klub tetap ada. Karena itu, duel di Stadion Manahan dipastikan menghadirkan cerita menarik bagi striker asal Serbia tersebut.

Di sisi lain, Persebaya Surabaya tentu tidak ingin kehilangan poin dalam perburuan posisi terbaik klasemen akhir. Tim asal Kota Pahlawan itu dipastikan tetap tampil serius meski menghadapi tim papan bawah.

Pertemuan kedua tim diprediksi berlangsung ketat sejak menit awal. Persis Solo membutuhkan kemenangan untuk keluar dari tekanan degradasi, sementara Persebaya Surabaya ingin menjaga konsistensi hingga akhir musim.

Dejan Tumbas pun berpeluang menjadi sosok penentu dalam pertandingan nanti. Jika mampu mencetak gol ke gawang mantan klubnya, sang striker bisa menjadi penyelamat Persis Solo dalam misi bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version