JAKARTA – Gubernur Lemhannas RI TB Ace Hasan Syadzily menyampaikan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) generasi muda LDII dalam menghadapi tantangan global. Menurutnya, generasi Z memiliki peran yang sangat krusial dalam menentukan arah masa depan bangsa.

Ace menjelaskan bahwa lembaga pendidikan yang ada di LDII harus memperkuat kemampuan akademik dan keterampilan STEM (Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika). Hal ini dilakukan agar generasi muda dapat bersaing secara profesional dan berkeahlian.

“Saya ingin melalui lembaga pendidikan LDII untuk memperkuat kemampuan akademik secara profesional dan berkeahlian skill STEM,” ujar Ace saat memberikan pembekalan dalam Musyawarah Nasional X DPP LDII di Jakarta, Rabu (8/4).

Selain itu, Ace menekankan pentingnya penguatan kompetensi di bidang Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika. Menurutnya, hal ini diperlukan untuk mengelola kekayaan alam Indonesia secara optimal. Ia juga menyoroti perlunya meningkatkan literasi digital yang kritis.

“Jangan hanya bergantung pada media sosial. Anak muda harus punya kemampuan berpikir mendalam, salah satunya dengan membaca dan mengasah kemampuan intelektual,” tambahnya.

Ace juga menyebut kondisi geopolitik global yang tidak menentu menjadi momentum bagi Indonesia untuk memperkuat kedaulatan ekonomi. Hal ini menjadi dasar dari berbagai inisiatif yang dicanangkan oleh organisasi seperti LDII.

Ketua Umum DPP LDII Chriswanto Santoso menyatakan bahwa penguatan SDM sejalan dengan prioritas organisasi. Ia menegaskan bahwa program prioritas pertama LDII adalah kebangsaan, sehingga program-program lain akan lebih mudah dijalankan untuk kemajuan Indonesia.

“Program prioritas pertama LDII adalah kebangsaan. Dari situ, program-program lain akan lebih mudah dijalankan untuk kemajuan Indonesia,” jelasnya.

Di sisi lain, Ketua Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) KH Said Aqil Siradj menekankan pentingnya penguatan dakwah berbasis tsaqafah atau budaya dan pengetahuan. Menurutnya, pendekatan ini penting untuk membentuk generasi yang berilmu, berkarakter, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

“Tsaqafah itu membentuk generasi yang berilmu, punya kecakapan, sekaligus memiliki cara pandang yang baik dalam menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.

Dia juga menekankan pentingnya dakwah yang bijak (bil hikmah) guna menjaga stabilitas dan persatuan di Indonesia. Menurutnya, Indonesia relatif stabil dibandingkan wilayah lain seperti Timur Tengah yang sering terjadi konflik.

“Alhamdulillah Indonesia relatif stabil. Tidak seperti di Timur Tengah yang mudah terjadi konflik. Di sini, perbedaan antarormas tidak sampai pada perbedaan prinsip,” tambahnya.

Ketua DPP LDII Singgih Tri Sulistiyono menambahkan bahwa penguatan pendidikan, teknologi, dan ekonomi menjadi kunci agar generasi muda mampu bersaing di era digital. Ia menegaskan bahwa jika tertinggal dalam teknologi, maka akan sulit untuk bersaing.

“Kalau kita tertinggal dalam teknologi, tentu kita akan kalah. Karena itu, penguatan pendidikan, ekonomi, dan teknologi menjadi bagian penting dalam program LDII,” jelasnya.

Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version