Ringkasan Berita:• Internet digambarkan sebagai pisau bermata dua yang membawa kemudahan sekaligus ancaman nyata di era digital.
• Umat Islam diimbau membentengi diri dengan iman dan takwa untuk menangkal dampak negatif teknologi.• Kesadaran akan pengawasan Allah (muraqabah) menjadi kunci utama dalam beraktivitas di dunia maya.• Khutbah menekankan pentingnya literasi digital agar tidak terjebak dalam hoaks dan kemaksiatan daring.
Infomalangraya.net– Dalam era digital saat ini, internet bagai pisau bermata dua. Ia membawa kemudahan luar biasa, tetapi juga membawa ancaman nyata seperti kecanduan, pornografi, judi online, radikalisme, hingga hilangnya privasi.
Bentengi diri dengan spiritual (iman dan takwa), menanamkan kesadaran bahwa Allah selalu mengawasi setiap aktivitas digital kita, termasuk saat sendirian di depan layar.
Berbicara perihal Jumat hari ini, tepatnya di hari Jumat tanggal 28 Agustus 2026, kita selaku laki-laki beragama muslim akan melaksanakan ibadah Salat Jumat.
Hari Jumat yang merupakan Sayyidul Ayyam atau Penghulunya Hari pun diyakini oleh kaum muslimin sebagai hari yang penuh keberkahan.
Khusus untuk khutbah pada hari ini, berikut merupakan naskah khutbah Jumat tanggal 28 Agustus 2026 yang sudah Infomalangraya.netlansir dari berbagai sumber tentang “Benteng Kuat Tangkal Dampak Negatif Internet di Era Modern”.
Khutbah 1
اَلْحَمْدُ ِللهِ الًّذِى خَلَقَ الْاِنْسَانَ فِي أَحْسَنِ تَقْوِيْمِ وَالّذِيْ هَدَانَا لِطَرِيْقِهِ الْقَوِيْمِ وَفَقَّهَنَا فِي دِيْنِهِ الْمُسْتَقِيْمِ. أَشْهَدُ أَنْ لآاِلهَ إِلّاَ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ شَهَادَةً تُوْصِلُنَا إِلَى جَنَّاتِ النَّعِيْمِ وَتَكُوْنُ سَبَبًا لِلنَّظَرِ لِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ. وأَشْهَدُ أَنْ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ النَّبِىُ الرَّؤُفُ الرَّحِيْمُ صَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ أُوْلِى الْفَضْلِ الْجَسِيْمِ أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ رَحِمَكُمُ اللهُ، أُوْصِيْنِيْ نَفْسِيْ وَإِيَّاكُمْ بِتَقْوَى اللهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ، قَالَ اللهُ تَعَالَى: بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ، لَقَدْ خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ فِيْٓ اَحْسَنِ تَقْوِيْمٍ
Hadirin jamaah salat yang dirahmati Allah,
Puji dan syukur marilah kita panjatkan ke hadirat Allah swt. Alhamdulillah, berkat limpahan rahmat dan ‘inayah-Nya, kita masih mendapatkan nikmat iman, Islam, nikmat sehat, nikmat panjang umur, serta nikmat kekuatan, sehingga hati kita masih terpanggil menjalankan perintah Allah, dan duduk bersimpuh di tempat yang insya Allah penuh berkah ini.
Puji dan syukur marilah kita panjatkan ke hadirat Allah swt. Alhamdulillah, berkat limpahan rahmat dan ‘inayah-Nya, kita masih mendapatkan nikmat iman, Islam, nikmat sehat, nikmat panjang umur, serta nikmat kekuatan, sehingga hati kita masih terpanggil menjalankan perintah Allah, dan duduk bersimpuh di tempat yang insya Allah penuh berkah ini.
Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Baginda Alam, Nabi Besar Muhammad saw. beserta keluarga dan para sahabatnya, hingga kepada kita yang senantiasa berharap syafaatnya kelak pada hari Kiamat.
Hadirin jamaah salat yang dirahmati Allah,
Mengawali khutbah Jumat ini, khatib mengajak seluruh jamaah wabil khusus kepada diri khatib pribadi untuk senantiasa menguatkan dan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah swt, terlebih di era perubahan zaman yang sangat cepat saat ini. Berbagai penemuan dan perkembangan ilmu teknologi membutuhkan benteng yang kuat untuk menangkal hal-hal negatif yang muncul dan perlu upaya memanfaatkan dampak positifnya secara maksimal untuk kemaslahatan hidup di dunia dan akhirat.
Ketakwaan adalah kesadaran kita akan kehadiran Allah dalam setiap aspek kehidupan yang membuat kita selalu berhati-hati dalam bertindak, menjaga diri dari perbuatan yang dilarang, dan melaksanakan perintah-Nya dengan sepenuh hati.
Takwa adalah bentuk rasa takut kepada Allah yang diiringi kewaspadaan dan tanggung jawab moral yang memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil selalu mempertimbangkan nilai-nilai religius kita.
Sementara keimanan adalah percaya dan yakin kepada Allah dan ajaran-ajaran-Nya yang memberikan ketenangan batin dan rasa percaya diri dalam menghadapi cobaan dan tantangan hidup. Dengan iman yang kuat, kita tidak mudah tergoyahkan oleh godaan dunia karena yakin dan percaya bahwa setiap peristiwa yang terjadi adalah bagian dari rencana Allah yang besar dan penuh hikmah.
مَآ اَصَابَ مِنْ مُّصِيْبَةٍ فِى الْاَرْضِ وَلَا فِيْٓ اَنْفُسِكُمْ اِلَّا فِيْ كِتٰبٍ مِّنْ قَبْلِ اَنْ نَّبْرَاَهَا ۗاِنَّ ذٰلِكَ عَلَى اللّٰهِ يَسِيْرٌۖ
Artinya: “Tidak ada bencana (apa pun) yang menimpa di bumi dan tidak (juga yang menimpa) dirimu, kecuali telah tertulis dalam Kitab (Lauhulmahfuz) sebelum Kami mewujudkannya. Sesungguhnya hal itu mudah bagi Allah.” (QS Al-Hadid: 22).
Ma’asyiral Muslimin jamaah salat Jumat rahimakumullah
Perkembangan ilmu dan teknologi seperti pisau bermata dua. Di satu sisi, banyak manfaat yang bisa kita digunakan dalam menunjang aktivitas kehidupan. Seperti perkembangan yang pesat dalam teknologi internet dengan berbagai penemuan yang canggih seperti mesin pencarian yang bisa mencari data dalam hitungan detik.
Begitu juga penemuan media sosial yang memudahkan kita berinteraksi dengan orang lain tanpa sekat waktu dan tempat. Melalui handphone, smartphone dan sejenisnya yang di zaman ini tidak bisa lepas dari aktivitas keseharian, kita merasakan bahwa dunia sudah berada dalam genggaman kita.
Namun perkembangan internet dengan kemudahan-kemudahan tersebut tidaklah hanya membawa dampak positif. Di sisi lain mengintai dampak negatif yang lambat laun, jika tidak diwaspadai, akan memberi dampak buruk bagi kehidupan manusia. Dengan kemudahan berkomunikasi dan mudahnya mengakses informasi, prilaku kurang selektif dan tidak bijak dalam berinteraksi di dunia maya bisa berakibat buruk.
Di antaranya, seperti mudah terpapar berita bohong atau hoaks dan aktivitas maksiat serta kejahatan digital lainnya akibat kurang literasi digital. Dampak buruk ini semakin bertambah buruk saat kita ikut arus menyebarkan informasi tanpa sumber jelas dan kemaksiatan.
Rasulullah bersabda yang mengingatkan kita untuk tidak gampang menyebarkan informasi dari sumber yang tidak jelas:
إِنَّ اللَّهَ يَرْضَى لَكُمْ ثَلاَثًا وَيَكْرَهُ لَكُمْ ثَلاَثًا فَيَرْضَى لَكُمْ أَنْ تَعْبُدُوهُ وَلاَ تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَأَنْ تَعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلاَ تَفَرَّقُوا وَيَكْرَهُ لَكُمْ قِيلَ وَقَالَ وَكَثْرَةَ السُّؤَالِ وَإِضَاعَةَ الْمَالِ
Artinya: “Sesungguhnya Allah meridhai tiga hal dan membenci tiga hal bagi kalian. Dia meridhai kalian untuk menyembah-Nya, dan tidak menyekutukan sesuatu pun dengan-Nya, serta berpegang teguhlah kalian dengan tali Allah dan tidak berpecah belah. Dia pun membenci tiga hal bagi kalian, menceritakan sesuatu yang tidak jelas sumbernya, banyak bertanya, dan membuang-buang harta.” (HR. Muslim).
Ma’asyiral Muslimin jamaah salat Jumat rahimakumullah
Agar kita bisa memaksimalkan manfaat dan menghidari madlarat dari berkembangnya teknologi ini, maka keimanan dan ketakwaan menjadi kunci utama. Dengan iman dan takwa, kita akan memiliki pegangan teguh berupa nilai-nilai moral dan etika yang kuat untuk menghalau konten negatif dan perilaku yang tidak sesuai dengan ajaran agama seperti berbuat maksiat, kejahatan, ujaran kebencian, dan juga berzina.
Iman dan takwa akan mendampingi kita untuk senantiasa mengingat bahwa setiap perbuatan yang kita lakukan, baik di dunia nyata maupun dunia maya, selalu dilihat oleh malaikat Allah dan akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah swt. Dengan kesadaran ini, tentu kita akan senantiasa berhati-hati dalam menggunakan internet dan teknologi, serta menghindari tindakan yang bisa merugikan diri sendiri atau orang lain.
Dengan iman dan takwa yang terpatri dalam diri, kita juga akan mampu mengendalikan hawa nafsu dan tidak mudah tergoda oleh hal-hal yang menyimpang. Ini sangat penting dalam era digital, di mana godaan seperti konten yang tidak pantas, berita hoaks, maksiat, hingga perilaku konsumtif bisa dengan mudah ditemukan.
Sudah seharusnya kita memanfaatkan teknologi untuk terselenggaranya kebaikan dan menggunakannya dengan bijak untuk kemaslahatan umat dengan semisal untuk berdakwah, mencari ilmu yang bermanfaat, dan membantu sesama. Jika iman (percaya) pada Allah dan takwa (takut) melanggar perintah dan larangan-Nya melekat kuat dalam diri, maka kita pasti akan lebih berhati-hati dalam memilih informasi yang dikonsumsi dan berusaha menjauhkan diri dari segala sesuatu yang bisa merusak iman, seperti konten yang penuh dengan kebencian, pornografi, atau aktivitas online yang melanggar hukum dan norma agama.
Ma’asyiral Muslimin jamaah salat Jumat rahimakumullah
Mudah-mudahan, Allah swt memberikan perlindungan dan hidayahNya kepada kita untuk bisa menjalankan segala perintah dan menjauhi laranganNya di era digital ini. Semoga Allah memasukkan kita kepada golongan orang-orang yang bertakwa dan mendapatkan anugerah seperti yang disebutkan Imam ar-Razi dalam Tafsir Mafatihul Ghaib:
وَأَمَّا فِي أَحْوَالِ الْآخِرَةِ، فَالثَّوَابُ وَالْمَنَافِعُ الدَّائِمَةُ وَالتَّعْظِيمُ مِنَ اللهِ وَالْمَلَائِكَةِ
Artinya: “Sedangkan dalam aspek akhirat, maka (orang yang bertakwa akan mendapatkan) pahala, manfaat yang terus menerus, kemuliaan dari Allah dan malaikat.” Amin, ya Rabbal Alamin.
بَارَكَ الله لِي وَلَكُمْ فِي اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا فَأسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
Khutbah 2
اَلْحَمْدُ لِلهِ حَمْدًا كَمَا أَمَرَ. أَشْهَدُ أَنْ لَااِلَهَ اِلَّا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، اِلَهٌ لَمْ يَزَلْ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ وَكِيْلًا. وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَحَبِيْبُهُ وَخَلِيْلُهُ، أَكْرَمِ الْأَوَّلِيْنَ وَالْأَخِرِيْنَ، اَلْمَبْعُوْثِ رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ. اللهم صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ أَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ كَانَ لَهُمْ مِنَ التَّابِعِيْنَ، صَلَاةً دَائِمَةً بِدَوَامِ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِيْنَ أَمَّا بَعْدُ: فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَذَرُوْا الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ. وَحَافِظُوْا عَلَى الطَّاعَةِ وَحُضُوْرِ الْجُمْعَةِ وَالْجَمَاعَةِ وَالصَّوْمِ وَجَمِيْعِ الْمَأْمُوْرَاتِ وَالْوَاجِبَاتِ. وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ بِنَفْسِهِ. وَثَنَى بِمَلَائِكَةِ الْمُسَبِّحَةِ بِقُدْسِهِ. إِِنَّ اللَّهَ وَمَلائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيماً اللهم صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ فِيْ العَالَمِيْنَ اِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. اللهم اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اَلْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وِالْأَمْوَاتِ. اللهم ادْفَعْ عَنَّا الْبَلَاءَ وَالْغَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالْفَحْشَاءَ وَالْمُنْكَرَ وَالْبَغْيَ وَالسُّيُوْفَ الْمُخْتَلِفَةَ وَالشَّدَائِدَ وَالْمِحَنَ، مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ، مِنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَةً وَمِنْ بُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَةً، اِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ عِبَادَ اللهِ، اِنَّ اللهَ يَأْمُرُكُمْ بِالْعَدْلِ وَالْاِحْسَانِ وَاِيْتَاءِ ذِيْ الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوْا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرُكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَر
Simak berita update Infomalangraya.netlainnya di: Google News





