Pembukaan Campus League 2026 Basketball The Nationals Season 1
Kompetisi basket kampus terbesar di Indonesia, Campus League 2026 Basketball The Nationals Season 1, resmi dibuka di Basketball Court Universitas Pelita Harapan (UPH), Tangerang, pada Minggu (7/6). Acara ini menjadi momen penting dalam perjalanan kompetisi yang telah melalui berbagai babak regional sebelumnya.
Sebanyak 18 tim terbaik dari lima regional, yaitu Surabaya, Yogyakarta, Samarinda, Bandung, dan Jakarta, siap bersaing untuk memperebutkan gelar juara nasional. Fase The Nationals menjadi puncak kompetisi setelah rangkaian penyisihan regional yang telah berlangsung sebelumnya.
Dalam kompetisi ini, terdapat 10 tim putra dan delapan tim putri yang bertarung demi meraih tiket menuju babak playoff serta peluang mewakili Indonesia di Asian University Basketball League (AUBL) 2027. Acara pembukaan berjalan meriah dengan hadirnya beberapa tokoh penting seperti CEO Campus League Ryan Gozali, Associate Vice President of Student Development, Alumni & Corporate Relation UPH Dr Andry M Panjaitan, Wakil Ketua DPD Perbasi Banten Tikky Suwantikno, hingga Vice Rector for Student Affairs BINUS Prof Yohannes Kurniawan.
Ryan Gozali menyebut bahwa The Nationals menjadi momen bersejarah bagi perjalanan Campus League. Ia berharap kompetisi ini mampu melahirkan talenta baru sekaligus memperkuat budaya olahraga kampus di Indonesia.
“Hari ini sangat spesial karena ini The Nationals pertama. Kalian menjadi bagian sejarah perjalanan panjang Campus League. Kami berharap banyak talenta baru bermunculan dan menunjukkan level tertinggi mereka,” ujar Ryan.
UPH Menyambut Kompetisi Nasional
UPH yang menjadi tuan rumah juga menyambut positif penyelenggaraan fase nasional tersebut. Dr Andry M Panjaitan berharap seluruh rangkaian kompetisi berjalan lancar sekaligus mempererat hubungan antar student athlete dari berbagai daerah.
“Kami tidak hanya mencari kemenangan, tetapi juga membangun koneksi dan kebersamaan. Semoga kompetisi ini menjadi sarana untuk terus berkembang bersama,” kata Andry.
Senada, Wakil Ketua DPD Perbasi Banten Tikky Suwantikno mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Banten sebagai lokasi pertama penyelenggaraan The Nationals.
“Kami bangga Banten dipercaya menjadi tuan rumah. Semoga ke depan Campus League bisa menjangkau lebih banyak daerah sehingga perkembangan basket semakin merata,” ucap Tikky.
Potensi Kejutan Sejak Penyisihan
Head of Competition & Talent Development Campus League Dave Leopold memprediksi persaingan bakal berlangsung ketat sejak babak grup. Hasil undian dinilai tidak memberikan keuntungan bagi tim mana pun.
“Di sektor putra misalnya, Grup A langsung mempertemukan tim-tim dengan tradisi kuat seperti UBAYA, USM, dan UPH. Di putri juga ada grup yang sangat kompetitif. Potensi kejutan sangat besar sejak penyisihan,” jelas Dave.
Menurut Dave, status unggulan tidak lagi relevan pada fase nasional. Tim yang paling siap secara teknis dan mental akan memiliki peluang terbesar melangkah jauh.
UPH Balas Dendam atas BINUS
Laga paling menyita perhatian pada hari pertama datang dari sektor putri. UPH Tangerang sukses membalas kekalahan dari BINUS Jakarta yang sebelumnya menundukkan mereka pada final Regional Jakarta.
Bermain di hadapan publik sendiri, UPH tampil agresif sejak awal dan menutup kuarter pertama dengan keunggulan 17-13. Pertandingan berjalan ketat hingga jeda, tetapi UPH tetap unggul 31-28.
BINUS sempat bangkit pada kuarter ketiga lewat permainan point guard Keira Ammabel. Namun, pertahanan disiplin UPH membuat mereka tetap memimpin 42-38. Pada kuarter penentuan, UPH mampu menjaga konsistensi permainan hingga memastikan kemenangan 61-51 saat buzzer berbunyi.
Pelatih UPH Fajar Kusumasari menilai kemenangan tersebut merupakan hasil evaluasi dari kekalahan sebelumnya.
“Kami belajar dari kesalahan saat final regional. Fokus utama kami memperbaiki defense. Saya bangga karena pemain mampu menjalankan rencana dengan baik,” ujarnya.
Center UPH Jesslyne Jaya Wiyanto yang mencetak 14 poin menyebut faktor mental menjadi pembeda.
“Sebelumnya kami terlalu fokus pada hasil. Sekarang kami lebih menikmati proses dan bermain lepas. Itu yang membuat permainan kami lebih baik,” papar Jesslyne.
BINUS Putra Tumbangkan Juara Bandung
Di sektor putra, BINUS Jakarta membuka perjalanan The Nationals dengan kemenangan meyakinkan atas juara Regional Bandung, Universitas Kristen Maranatha.
BINUS langsung unggul 18-13 pada kuarter pertama dan terus mendominasi pertandingan. Keunggulan postur pemain seperti Halmaheranno Aprianto Lolaru Hady dan Fachrie Abhyasa membantu BINUS mengontrol rebound dan mempertahankan keunggulan 36-28 saat turun minum.
Memasuki babak kedua, BINUS semakin nyaman mengembangkan permainan. Efektivitas transisi menyerang membuat mereka menjauh hingga unggul 54-38 pada kuarter ketiga. Maranatha berusaha bangkit pada kuarter terakhir, tetapi pertahanan zona BINUS mampu meredam ancaman lawan. BINUS akhirnya menang dengan skor 66-52.
Guard BINUS Halmaheranno Aprianto Lolaru Hady yang mencetak 17 poin mengungkapkan timnya sudah mempersiapkan strategi khusus untuk meredam pemain andalan Maranatha, I Made Duta Wahyundara.
“Di The Nationals tidak ada lawan yang mudah. Kami melakukan scouting dan fokus mengantisipasi pemain-pemain kunci lawan. Syukurnya strategi itu berjalan baik,” tutur di.
BINUS menargetkan gelar juara The Nationals sekaligus tiket tampil di AUBL 2027. “Kami harus fokus recovery dan menjalani pertandingan satu per satu. Semua tim yang ada di sini adalah yang terbaik dari masing-masing regional,” tegas dia.
Babak penyisihan Campus League 2026 Basketball The Nationals Season 1 berlangsung hingga 11 Juni menggunakan format setengah kompetisi. Dua tim terbaik dari setiap grup akan melaju ke semifinal pada 12 Juni, sebelum partai perebutan juara dan tempat ketiga digelar pada 13 Juni. Juara sektor putra akan menjadi wakil Indonesia pada Asian University Basketball League 2027.
