Kabar Nikita Mirzani yang Viral di Media Sosial

Kabar mengenai Nikita Mirzani yang diduga menggunakan ponsel pribadi dari dalam Rutan Pondok Bambu kembali menjadi perbincangan. Setelah viral di media sosial, kuasa hukum Nikita, Andi Syarifuddin, memberikan penjelasan terkait isu tersebut.

Andi Syarifuddin menjelaskan bahwa setiap tahanan memiliki hak komunikasi dengan keluarga maupun kerabat. Hal ini sesuai dengan aturan yang berlaku di dalam Rutan Pondok Bambu. Ia menegaskan bahwa Nikita tidak menggunakan ponsel pribadinya, melainkan memanfaatkan fasilitas komunikasi resmi yang disediakan oleh pihak lapas.

“Ya kan memang ada fasilitas di dalam itu, bukan mempergunakan HP-nya Nikita,” ujar Andi kepada awak media. “Seperti apa yang kita lihat di media sosial ya bahwa itu memang ada fasilitas dan fasilitas itu diatur dalam peraturan Menteri Hukum dan HAM.”

Selain itu, Andi juga menjelaskan bahwa setiap tahanan boleh melakukan komunikasi dengan keluarga pada saat-saat tertentu. Namun, penggunaan ponsel pribadi dilarang karena bertentangan dengan aturan yang berlaku.

Penjelasan Nikita Mirzani tentang Fasilitas Komunikasi

Nikita Mirzani sendiri memberikan jawaban atas tudingan tersebut melalui unggahan video yang dibagikan oleh akun Instagram @rutanpondokbambu. Dalam video tersebut, ia terlihat sedang berbicara dengan temannya sesama warga binaan yang merindukan keluarganya.

“Aku kangen nih sama keluarga aku,” ujar salah satu teman Nikita. “Sama gue juga kangen, gue kasih lu main HP mau nggak,” jawab Nikita.

Lebih lanjut, Nikita mengungkap bahwa ia sering menggunakan ponsel saat berada di Rutan Pondok Bambu. Namun, ia memastikan bahwa ponsel yang digunakan adalah fasilitas yang disediakan oleh pihak lapas.

“Gue kan sering pakai juga, tapi jangan bilang siapa-siapa,” imbuhnya lagi. Ia kemudian membawa temannya ke sebuah ruangan dan memintanya mengenakan rompi berwarna hijau.

“Pakai rompi,” ucap Nikita. Di ruangan itu terlihat bilik-bilik yang dilengkapi dengan ponsel pintar untuk warga binaan berkomunikasi dengan keluarganya.

“Ini dia HP gue, namanya Wartel Sus. Ini HP aku selama di Rutan Pondok Bambu,” beber Nikita. Ia menegaskan bahwa ia tidak menggunakan ponsel pribadinya selama masa tahanan.

Penggunaan Fasilitas Telepon Umum

Nikita menjelaskan bahwa ia menghubungi keluarga dan orang-orang terdekatnya melalui fasilitas telepon umum yang disediakan oleh pihak lapas. “Jadi di Wartel Sus ini kita bisa videocall sama keluarga, tapi ada waktunya, kalau pulsanya habis harus beli, isi ulang,” tambahnya.

Di akhir video, Nikita memberikan pesan untuk pihak-pihak yang menudingnya menggunakan HP pribadi di dalam lapas. “Makannya cek faktanya, jangan katanya,” tutup sahabat Dokter Oky Pratama ini.

Awal Perseteruan Nikita Mirzani dan Reza Gladys

Perseteruan Nikita Mirzani dengan Reza Gladys memanas berawal dari sang artis diduga menjelekkan produk kecantikan milik perempuan kelahiran Cianjur, 16 Desember 1988 di TikTok. Reza Gladys sempat menghubungi Nikita melalui asisten sang artis, Ismail Marzuki alias Mail Syahputra pada 13 November 2024.

Ia sendiri berniat ingin bersilaturahmi saja dengan Nikita. Namun, wanita 37 tahun itu malah mendapat respons yang tak mengenakkan. Reza Gladys mendapat ancaman Nikita akan speak up ke media sosial bila silaturahmi tersebut tidak menghasilkan uang.

Pemilik nama lengkap Reza Gladys Prettyani Sari ini akhirnya memberikan uang senilai Rp4 miliar kepada Nikita Mirzani. Sementara, Reza merasa dirinya sebagai korban lantaran telah diperas dan mengalami kerugian yang cukup besar.

Reza kemudian melaporkan dugaan pemerasan tersebut ke Polda Metro Jaya pada 3 Desember 2024.


Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version