Target Tinggi Pacific Caesar Surabaya di IBL 2026
Pacific Caesar Surabaya memiliki target yang cukup ambisius dalam menghadapi Indonesian Basketball League (IBL) 2026. Tim asal Surabaya ini menetapkan tujuan untuk bisa lolos ke babak playoff, setelah pada musim sebelumnya hanya mampu finis di posisi kesembilan.
Pelatih Pacific Caesar Surabaya, Andika Supriadi Saputra atau akrab disapa coach Bedu, menjelaskan bahwa persiapan tim kali ini lebih matang dibandingkan musim lalu. Hal ini dilakukan guna memenuhi target yang ditetapkan. Dalam hal ini, pihaknya melakukan beberapa penyesuaian, baik dari sisi komposisi pemain maupun sistem permainan yang akan diterapkan sepanjang musim.
”Kita menargetkan ke playoff karena musim lalu di peringkat sembilan,” ujar Andika seperti dikatakan dalam berbagai sumber.
Perubahan Komposisi Pemain dan Sistem Permainan
Perubahan komposisi pemain dari musim sebelumnya membuat tim perlu beradaptasi sesuai kebutuhan. Terutama dalam membangun keseimbangan permainan, baik saat menyerang maupun bertahan. Coach Bedu menekankan pentingnya penyesuaian tersebut agar tim dapat tampil lebih maksimal.
Selain itu, Pacific Caesar Surabaya akan tampil dengan tempo permainan yang lebih cepat dibanding musim lalu. Kondisi pemain lokal dinilai sudah jauh lebih siap secara fisik maupun pemahaman sistem permainan.
”Musim ini akan agak lebih cepat karena kondisi pemain lokal sudah jauh lebih siap,” tambah Andika.
Persiapan yang Lebih Awal
Perbedaan utama dibanding musim lalu terletak pada proses persiapan yang dilakukan sejak awal musim. Pada IBL 2025, Andika baru bergabung dengan tim pada pertengahan musim. Namun, untuk IBL 2026, persiapan telah dilakukan lebih awal, sehingga tim memiliki waktu yang cukup untuk beradaptasi dan memperkuat strategi.
Kesiapan Tim dan Persaingan Ketat
Sementara itu, point guard Pacific Caesar Surabaya, Daffa Dhoifullah, menyatakan kesiapan tim menghadapi persaingan ketat menuju playoff pada musim 2026. ”Tiket playoff pasti berat banget,” kata Daffa.
Daffa menilai berkurangnya jumlah peserta liga justru membuat persaingan semakin ketat. Sebab, setiap tim memiliki peluang yang relatif lebih merata. Menurutnya, konsistensi menjadi fokus utama tim.
”Yang pasti kita ikuti apa yang coach Bedu mau dan chemistry tim sudah berjalan dengan baik,” terang Daffa.
Jadwal Laga Pembuka
Pacific Caesar Surabaya dijadwalkan menjalani laga pembuka IBL 2026 pada 11 Januari melawan Hangtuah Jakarta. Laga ini akan menjadi momen penting bagi tim untuk membuktikan kompetensi mereka di musim ini.
Dengan persiapan yang lebih matang dan komposisi pemain yang lebih solid, Pacific Caesar Surabaya berharap bisa mencapai target yang telah ditetapkan. Mereka yakin dengan kerja sama yang baik antar pemain dan pelatih, serta tekad yang kuat, tim bisa memberikan performa yang memuaskan di IBL 2026.
