Tim putra dan putri Indonesia tidak hanya membawa pulang medali dari Kejuaraan Beregu Asia 2026, tetapi juga memastikan diri untuk tampil di Piala Thomas dan Uber 2026 lebih cepat. Kejuaraan beregu tingkat benua ini menjadi jalan utama bagi negara-negara yang ingin bersaing di ajang Piala Dunia bulu tangkis.
Indonesia merayakan keberhasilannya dalam menembus empat besar Kejuaraan Beregu Asia 2026, yang menjadi syarat wajib untuk melaju ke Piala Thomas dan Uber. Hal menariknya, Indonesia menjadi satu-satunya negara di luar kawasan Asia Timur yang berhasil lolos duluan tahun ini.
Sementara itu, semifinal Kejuaraan Beregu Asia 2026 dikuasai oleh China, Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan. Dalam hal kelolosan tim putra dan putri sekaligus, Indonesia berada di antara China dan Korea Selatan.
China sudah dipastikan lolos karena prestasi mereka sebagai juara bertahan. Mereka melakukan sapu bersih pada Piala Thomas dan Uber 2024. Saat itu, Indonesia menjadi penantang di final, namun harus puas dengan medali perak setelah kalah dari China.
Kejuaraan Beregu Asia kali ini menjadi modal penting bagi Indonesia dalam memetakan pemain muda dan pelapis yang bisa memberi dampak. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Moh Zaki Ubaidillah di sektor tunggal putra. Ubed tampil luar biasa saat dipercaya menjadi tunggal putra pertama.
Meski laga pertamanya berakhir dengan kekalahan, pemain berusia 18 tahun ini bangkit dan terus menyumbangkan poin bagi Indonesia di perempat final dan semifinal. Di perempat final, dia mengalahkan Panitchapon Teeraratsakul (Thailand). Di semifinal, korbannya adalah Kenta Nishimoto (Jepang), yang berada di peringkat 13 dunia.
Ubaidillah digadang-gadang menjadi amunisi berharga bagi Indonesia di samping Jonatan Christie dan Alwi Farhan yang lebih mapan.
Di sisi lain, situasi tim putri Indonesia masih campur aduk dengan deretan pemain yang belum teruji, terutama di sektor tunggal. Ada jurang yang dalam antara Putri Kusuma Wardani dan Gregoria Mariska Tunjung (yang masih berkutat dengan vertigo) dengan pemain selanjutnya.
Thalita Ramadhani Wiryaman sebagai tunggal putri pertama, meskipun baru saja naik dari level junior, perlu mengasah kemampuannya lebih jauh setelah selalu kalah dalam 4 partai yang dijalani.
Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi yang sedikit lebih senior dan sedang didorong ke ajang-ajang World Tour mencatat 2 kemenangan dari 3 laga. Namun, lawan-lawan yang dikalahkannya bukan pemain yang berpeluang untuk menembus skuad utama negaranya saat Piala Uber 2026 nanti.
Di sektor ganda putri, Indonesia masih perlu melihat lebih jauh potensi dari setiap duet anyar yang diutak-atik selama setahun terakhir.
Waktu selama kurang lebih tiga bulan perlu dimanfaatkan oleh tim bulu tangkis Indonesia agar bisa siap saat menghadapi panggung sebenarnya.
Daftar Tim Piala Thomas 2026
- Tuan Rumah: Denmark
- Juara Bertahan: China
- Kualifikasi Zona Asia (4 tim):
- Jepang
- Indonesia
- Korea Selatan
- Negara Asia yang belum lolos dengan ranking tertinggi
- Kualifikasi Zona Eropa (4 tim):
- Semifinalis Kejuaraan Beregu Eropa (11-15 Februari)
- Kualifikasi Zona Afrika (1 tim):
- Juara Kejuaraan Beregu Afrika (9-12 Februari)
- Kualifikasi Zona Oceania (1 tim):
- Juara Kejuaraan Beregu Oseania (13-15 Februari)
- Kualifikasi Zona Pan America (1 tim):
- Juara Kejuaraan Beregu Afrika (12-15 Februari)
- Ranking Dunia (3 tim):
- Negara-negara yang belum lolos dengan ranking tertinggi
Daftar Tim Piala Uber 2026
- Tuan Rumah: Denmark
- Juara Bertahan: China
- Kualifikasi Zona Asia (4 tim):
- Korea Selatan
- Indonesia
- Taiwan
- Negara Asia yang belum lolos dengan ranking tertinggi
- Kualifikasi Zona Eropa (4 tim):
- Semifinalis Kejuaraan Beregu Eropa (11-15 Februari)
- Kualifikasi Zona Afrika (1 tim):
- Juara Kejuaraan Beregu Afrika (9-12 Februari)
- Kualifikasi Zona Oceania (1 tim):
- Juara Kejuaraan Beregu Oseania (13-15 Februari)
- Kualifikasi Zona Pan America (1 tim):
- Juara Kejuaraan Beregu Afrika (12-15 Februari)
- Ranking Dunia (3 tim):
- Negara-negara yang belum lolos dengan ranking tertinggi





