Latar Belakang Kasus Penusukan Anak Punk di Cikarang Barat

Kasus penusukan yang menewaskan seorang anak punk bernama Faisal Anwar (FA) di Cikarang Barat akhirnya terungkap dengan jelas. Motif dari kejadian ini ternyata berasal dari konflik asmara yang kompleks dan penuh dendam cemburu.

Pelaku utama pembunuhan tersebut adalah Darmin, sesama anak punk yang juga mantan kekasih dari selebgram punk bernama Dita Restu Amanda alias Mondy Tatto (24). Kasus ini tidak dipicu oleh konflik cinta segitiga, melainkan hubungan asmara yang lebih rumit, yaitu cinta segi empat yang melibatkan Darmin, Mondy Tatto, korban FA, serta seorang pria lain bernama Donal.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat, AKP Engkus Kusnadi, motif dari aksi penganiayaan dan pembunuhan ini murni dilatarbelakangi oleh rasa cemburu dan dendam. Sebelum korban menjalin hubungan dengan Mondy dan kemudian dilanjutkan oleh Donal, Darmin lebih dulu menjadi kekasih dari selebgram tersebut.

Dari hasil penyidikan kepolisian, terungkap pula adanya dua insiden pidana terpisah dalam rangkaian peristiwa mematikan ini. Pada insiden pertama, Mondy Tatto bersama Donal ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pengeroyokan terhadap korban Faisal. Sementara itu, pada insiden kedua, Darmin bertindak sebagai eksekutor utama penusukan yang merenggut nyawa Faisal.

Saat ini seluruh pihak yang terlibat telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.

Kronologis Kejadian

Sebelumnya, Mondy Tatto ditetapkan sebagai tersangka pengeroyokan terhadap Faisal Anwar (FA) di Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (26/6/2026). Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat AKP Engkus Kusnadi mengatakan, Mondy mengeroyok FA yang merupakan mantan kekasihnya beberapa jam sebelum korban tewas dibunuh.

Selain Mondy, Doni Dermawan (31) alias Donal juga ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara pengeroyokan. Menurut Engkus, video pengeroyokan yang beredar di media sosial membuat banyak orang mengira Mondy dan Donal merupakan pelaku pembunuhan FA. Padahal, penyidik sejak awal memisahkan penanganan kedua perkara tersebut.

Adapun tersangka pembunuhan FA adalah D alias Darmin (26) yang diduga menusuk korban hingga tewas di kontrakan Mondy di Kampung Jati Baru, Desa Kalijaya, Cikarang Barat, Sabtu (27/6/2026).

Peristiwa bermula pada Jumat sekitar pukul 21.00 WIB di sebuah salon kecantikan di Kampung Pasar Beras, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat. Saat itu, Mondy sedang berada di dalam salon untuk melakukan perawatan rambut. Tidak lama kemudian, FA datang ke lokasi, disusul Donal bersama sejumlah rekannya menggunakan sepeda motor milik Mondy.

Perselisihan bermula ketika korban hendak meminjam sepeda motor tersebut, namun tidak diizinkan. Adu mulut antara korban dan Donal kemudian berujung pada perkelahian. Beberapa orang yang berada di lokasi sempat melerai keduanya. Namun, saat melihat Donal terdesak, Mondy keluar dari salon dan ikut melakukan pengeroyokan terhadap korban.

Aksi tersebut terekam video dan kemudian viral di media sosial. Meski demikian, polisi menyebut peristiwa itu telah berakhir setelah para pihak dilerai. Mereka bahkan kembali berkumpul hingga sekitar tengah malam di rumah seorang ketua kelompok anak punk berinisial S sambil mengonsumsi minuman keras.

Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 03.00 WIB, rombongan menuju kontrakan Mondy di Kampung Jati Baru. Di lokasi itu kembali terjadi cekcok antara FA dengan Mondy dan Donal. Saat keributan berlangsung, Darmin yang mengetahui konflik tersebut ikut masuk ke dalam kontrakan.

Sebelumnya, Darmin diketahui telah meminjam sebilah pisau dari rekannya dengan alasan berjaga-jaga karena mengetahui FA merupakan warga setempat. “Tersangka (Darmin) bilang, ‘Lu kalau berani jangan sama cewek’. Setelah cekcok mulut, pelaku Darmin memukul botol tabung gas ke kepala korban. Nah, pisau yang tadi disimpen itu diambil dan ditusukkan ke korban di bagian punggung,” jelas Engkus.

Berdasarkan hasil autopsi, korban mengalami tujuh luka tusuk di bagian dada. Salah satu luka menembus paru-paru sebelah kanan sehingga menyebabkan pendarahan yang berujung pada kematian korban.

Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version