Sekolah Dasar Negeri 3 Pangkalpinang Jadi yang Paling Diminati dalam SPMB Tahun Ajaran 2026/2027

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Pangkalpinang menjadi salah satu sekolah yang paling diminati dalam proses penerimaan murid baru (SPMB) untuk jenjang SD tahun ajaran 2026/2027 di Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung. Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pangkalpinang per Sabtu (6/6/2026) pukul 13.30 WIB, sekolah yang terletak di Kecamatan Gerunggang mencatat sebanyak 182 pendaftar. Angka ini jauh melampaui kuota yang hanya sebesar 120 siswa.

Dengan jumlah pendaftar tersebut, tingkat keterisian sekolah ini mencapai 152 persen atau mengalami kelebihan hingga 62 calon siswa. Angka ini menunjukkan bahwa SDN 3 Pangkalpinang menjadi sekolah dengan tingkat peminat tertinggi di kota tersebut.

Selain SDN 3, beberapa sekolah lain juga mengalami lonjakan jumlah pendaftar yang signifikan. Berikut adalah rincian data pendaftar dari beberapa sekolah:

  • SDN 52: Kuota 75 pendaftar, pendaftar 108 orang (144 persen) atau lebih 33 orang
  • SDN 33: Kuota 28 pendaftar, pendaftar 39 orang (139 persen) atau lebih 11 orang
  • SDN 61: Kuota 56 pendaftar, pendaftar 76 orang (136 persen) atau lebih 20 orang
  • SDN 5: Kuota 40 pendaftar, pendaftar 53 orang (133 persen) atau lebih 13 orang
  • SDN 31: Kuota 39 pendaftar, pendaftar 50 orang (132 persen) atau lebih 12 orang
  • SDN 6: Kuota 108 pendaftar, pendaftar 140 orang (130 persen) atau lebih 32 orang
  • SDN 10: Kuota 108 pendaftar, pendaftar 135 orang (125 persen) atau lebih 27 orang
  • SDN 21: Kuota 79 pendaftar, pendaftar 97 orang (123 persen) atau lebih 18 orang

Selain itu, sejumlah sekolah lain seperti SDN 20, SDN 15, SDN 24, SDN 1, hingga SDN 64 juga mulai melampaui batas kuota yang telah ditentukan.

Penjelasan dari Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pangkalpinang, Darwin, menjelaskan bahwa tingginya animo masyarakat terhadap sekolah tertentu merupakan fenomena yang sering terjadi dalam proses penerimaan murid baru. Ia menegaskan bahwa masyarakat perlu memahami bahwa pemerintah terus berupaya melakukan pemerataan kualitas pendidikan di seluruh sekolah.

Darwin menyebutkan bahwa calon siswa yang berada di luar batas kuota akan mendapatkan notifikasi agar mempertimbangkan perpindahan sekolah. Pemerintah Kota Pangkalpinang masih memberi ruang bagi calon siswa untuk mengubah pilihan sekolah, karena secara keseluruhan kuota SD negeri belum sepenuhnya terpenuhi.

Tidak hanya itu, Darwin menjelaskan bahwa jika kuota pada jalur afirmasi dan mutasi tidak terpenuhi, maka akan dilakukan pergeseran kuota ke jalur domisili supaya bisa dimanfaatkan secara maksimal. Jika tetap bertahan dan masih berada di luar batas kuota setelah adanya pergeseran, maka Disdikbud akan mendistribusikan calon siswa ke sekolah yang kuotanya belum terpenuhi. Hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan jarak, alamat calon siswa, atau pilihan kedua termasuk sekolah swasta.


Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version