Kondisi Memprihatinkan di Internasional Plaza Mall Palembang
Internasional Plaza (IP) Mall yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, 18 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I, kini menghadapi situasi yang memprihatinkan. Mal pertama di Kota Pempek ini dilaporkan akan segera menutup operasional gedungnya mulai tanggal 1 Juni 2026 mendatang. Kabar tersebut semakin menguat setelah beredarnya surat resmi berkop PT Indahplaza Internasional dengan nomor 123/IP/2026 tertanggal 20 Mei 2026 perihal “Pemberitahuan Penutupan Gedung, Renovasi, dan Penghentian Kerja Sama.”
Langkah penutupan ini diambil sebagai bagian dari rencana strategis pemilik gedung untuk melakukan renovasi total serta mengalihkan pengelolaan gedung kepada pihak manajemen baru demi meningkatkan kualitas fasilitas dan pelayanan. Dengan adanya renovasi ini, diharapkan IP Mall dapat kembali menjadi pusat hiburan dan belanja yang diminati masyarakat.
Kondisi di Lapangan Saat Ini
Berdasarkan pantauan di lapangan pada Jumat (22/5/2026), suasana di dalam mal tampak sangat sepi dari pengunjung. Sejumlah pedagang baju dan kebutuhan rumah tangga yang biasanya memadati area lantai dasar kini mulai mengemasi barang-barang jualan mereka. Kondisi serupa juga terjadi di area konter ponsel di lantai satu yang menjadi ciri khas IP Mall. Suara riuh para pegawai konter yang biasanya menawarkan jasa jual-beli atau tukar tambah ponsel kini sudah tidak terdengar lagi dan hanya menyisakan beberapa stan saja.
Meski demikian, beberapa fasilitas di lantai atas seperti bioskop, arena biliar, dan sejumlah tenant tertentu dikabarkan masih tetap beroperasi hingga 16 Juni 2026 mendatang. Hal ini menunjukkan bahwa proses penutupan tidak dilakukan secara langsung dan bertahap.
Nostalgia dan Harapan Warga Palembang
Rencana penutupan dan peremajaan ini memicu nostalgia mendalam bagi warga Palembang. Tarmi (50), salah satu pengunjung, mengenang masa kejayaan IP Mall yang dulu menjadi destinasi utama keluarga saat libur Lebaran maupun libur sekolah berkat adanya wahana permainan seperti bom-bom car. “Dulu ingat sekali, setiap Lebaran kedua pasti ke IP Mall sama keluarga. Dulu ada permainan bom-bom car, seru sekali kalau mengingat masa lalu di mal ini,” ujar Tarmi.
Senada dengan Tarmi, Saleh (47) menceritakan pengalamannya yang pernah rela berjalan kaki demi bisa menikmati hiburan di IP Mall saat masa kecilnya. Ia mengakui bahwa seiring berjalannya waktu, IP Mall mulai ditinggalkan pengunjung karena kalah bersaing dengan kehadiran pusat perbelanjaan modern lainnya. Namun, Saleh berharap proses renovasi ini dapat mengembalikan kejayaan mal bersejarah tersebut.
“Ya kita harap jangan tutup total, tapi diperbarui dan dibuat lebih modern lagi supaya bisa menarik masyarakat untuk datang kembali,” harap Saleh.
Masa Depan IP Mall
Dengan penutupan sementara dan rencana renovasi besar-besaran, IP Mall memiliki peluang untuk kembali menjadi pusat hiburan dan belanja yang diminati masyarakat. Meskipun banyak penggemar yang merasa sedih dengan penutupan ini, harapan besar tetap terpasang agar mal yang telah menjadi bagian dari sejarah kota Palembang ini dapat bangkit kembali dengan wajah yang lebih segar dan modern.




