Teknik Cat Rambut French Blending™ yang Bisa Kamu Coba
Mempunyai rambut berwarna memang bisa membuat penampilan terlihat lebih segar dan menarik. Namun, setelah beberapa minggu, warna rambut bisa mulai terlihat tidak menyatu, terutama di bagian akar. Hal ini juga yang aku alami setelah beberapa kali mencoba proses pewarnaan rambut. Seiring rambut tumbuh, bagian akar yang muncul seringkali membuat transisi warna terlihat kontras. Belum lagi, jika warna mulai memudar karena keramas terlalu sering atau salah memilih produk perawatan rambut.
Nah, karena itu, aku cukup antusias mencoba teknik pewarnaan rambut baru dari L’Oréal Professionnel, yaitu French Blending™. Teknik ini memberikan hasil warna yang natural, effortless, dan lebih mudah dirawat.
Apa Itu French Blending™?
French Blending™ adalah teknik pewarnaan terbaru dari L’Oréal Professionnel yang terinspirasi dari pendekatan kecantikan Prancis. Hasil akhirnya mengutamakan warna rambut yang terlihat natural, soft, dan menyatu dengan karakter rambut.
Teknik ini menggunakan L’Oréal Professionnel iNOA (Innovation No Ammonia), yaitu pewarna rambut permanen yang bebas ammonia. Produk ini dirancang untuk memberikan hasil warna yang tetap terlihat natural dengan pengalaman coloring yang lebih nyaman.
Salah satu hal yang menarik dari iNOA adalah teknologinya yang menggunakan formula berbasis minyak sebesar 60% dengan Oil Delivery System Technology, sehingga membantu memberikan hasil warna yang glossy dan rambut terasa lebih nyaman setelah proses coloring.

Biasanya, proses coloring identik dengan aroma yang cukup kuat. Namun, pengalamanku dengan iNOA cukup berbeda. Selama prosesnya, aku hampir tidak mencium bau menyengat khas hair dye karena formulanya benar-benar bebas ammonia.
Pengalaman Melakukan French Blending™ di Salon Alfons PIM 2
Aku mencoba experience French Blending™ ini di Alfons Hair Salon Pondok Indah Mall 2. Dari awal datang, proses konsultasi dengan star hairdresser mereka cukup membantu untuk memahami proses dan menentukan hasil warna yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan rambutku.

Sebelum melakukan French Blending™, concern utamaku adalah bagian akar rambut yang mulai terlihat kurang menyatu dengan warna rambut sebelumnya. Aku ingin hasil coloring yang tetap terlihat fresh, tapi tidak harus sering touch up.
Proses French Blending™ sendiri ternyata cukup cepat. Total pengerjaannya sekitar 60-90 menit, tergantung kondisi dan panjang rambut. Buat aku yang biasanya merasa coloring bisa memakan waktu lama, durasi ini cukup nyaman.
Selama sesi berlangsung, aku juga merasa cukup dimanjakan karena ada tambahan foot massage selama treatment. Jadi, bukan cuma sekadar coloring, tapi benar-benar jadi momen me-time untuk relax sesaat.
Kelebihan French Blending™: Warna Lebih Natural dan Mudah Dirawat
Menurut aku, highlight utama dari French Blending™ adalah hasil akhirnya yang terlihat lebih seamless. Teknik ini punya beberapa pilihan, seperti:
- Dimensional Blending: Cocok untuk mendapatkan warna rambut yang terlihat natural, subtle, dan mudah dirawat, tanpa proses bleaching.
- Retouch Blending: Membantu menyamarkan bagian rambut yang mulai tumbuh agar transisi warna terlihat lebih smooth.
- Total Blending: Memberikan transformasi warna yang lebih menyeluruh dengan hasil yang tetap terlihat natural.
Aku sendiri memilih Dimensional Blending karena aku mau warna yang natural dan tidak terlalu terang. Selain itu, French Blending™ juga menawarkan konsep low maintenance coloring. Jadi, buat yang suka rambut berwarna, tapi tidak mau terlalu sering kembali ke salon untuk retouch karena masalah akar rambut, teknik ini bisa jadi pilihan menarik.

Produk yang Aku Gunakan Setelah Coloring
Untuk menjaga warna rambut tetap terlihat fresh, aku mencoba menggunakan rangkaian L’Oréal Professionnel Vitamino Color Spectrum Shampoo, Hair Mask, dan Glass Shine Serum. Aku juga sempat mencoba shampoo merek lain di sela-sela perawatan, dan salah satu hal yang aku notice adalah warnanya tetap bertahan dengan baik.
Biasanya, setelah beberapa kali keramas, warna rambut bisa mulai luntur dan terlihat dari busa shampoo yang berubah warna. Tapi, setelah French Blending™, aku tidak mengalami hal tersebut.
Before & After: Rambut Lebih Blend dan Akar Terlihat Seamless
Setelah proses selesai, perubahan yang paling terasa adalah warna rambut terlihat jauh lebih menyatu dibanding sebelumnya. Bagian akar rambut yang sebelumnya mulai terlihat kontras jadi lebih seamless dan warna rambut yang memang cocok dengan aku.

Update Setelah 1 Bulan: Apakah Warnanya Masih Bagus?
Setelah beberapa minggu, aku bisa bilang kalau konsep low maintenance dari French Blending™ cukup terasa. Sampai sekarang, sekitar empat minggu setelah coloring, warna rambutku masih terlihat cakep, masih terlihat menyatu, dan tidak bikin “kekuningan”.
Jika kamu juga sedang mencari pengalaman coloring dengan hasil yang lebih natural, seamless, dan tetap cantik meski sudah beberapa minggu, kamu bisa coba langsung experience French Blending™ by L’Oréal Professionnel di Alfons Hair Salon PIM 2!





