Pelebaran Jembatan Dusun Gerdu untuk Mempermudah Akses Wisata Mikutopia

Pelebaran jembatan Dusun Gerdu, Desa Tulungrejo, di Kota Batu dilakukan guna meningkatkan akses masyarakat dan wisatawan yang ingin berkunjung ke wisata Mikutopia. Jembatan ini berada di akses utama menuju lokasi wisata tersebut, sehingga sebelumnya sering menjadi permasalahan bagi pengguna jalan.

Masyarakat dan wisatawan mengeluhkan kemacetan yang terjadi khususnya pada akhir pekan. Hal ini disebabkan oleh kepadatan kendaraan yang melintasi jembatan sempit. Untuk mengatasi masalah tersebut, pihak terkait memutuskan untuk melakukan pelebaran jembatan agar lalu lintas dapat lebih lancar.

Proses Pengerjaan yang Dilakukan Secara Nonstop

Dalam proses pengerjaan proyek ini, diterapkan sistem kerja 24 jam nonstop. Tujuan dari penerapan sistem ini adalah agar proses pengerjaan cepat selesai, sehingga masyarakat dan wisatawan tidak lagi mengalami hambatan dalam menggunakan jembatan.

Menurut pengawas proyek, Beni Abadi, pengerjaan dilakukan dengan dua shift. Shift pertama berlangsung dari jam 7 pagi hingga 10 malam, sedangkan shift kedua dimulai dari jam 10 malam hingga 7 pagi. Proses ini melibatkan 40 pekerja yang bekerja secara bergantian.

“Target pengerjaan satu bulan selesai,” ujarnya. Meski pengerjaan dilakukan secara cepat, Beni memastikan bahwa seluruh tahapan pengerjaan tetap mengikuti petunjuk dan arahan dari Dinas PUPR Kota Batu.

Penekanan pada Kualitas Konstruksi

Kualitas konstruksi menjadi prioritas utama dalam pengerjaan proyek ini. Contohnya, jika direkomendasikan menggunakan dua tiang pancang, pihak proyek memutuskan untuk meningkatkan jumlahnya menjadi empat untuk memperkuat struktur jembatan.

“Kami tetap mengutamakan kualitas jembatan,” tambah Beni. Dengan peningkatan kualitas konstruksi, diharapkan jembatan dapat bertahan lebih lama dan aman digunakan oleh masyarakat serta wisatawan.

Tanggapan Masyarakat Setempat

Tokoh masyarakat setempat, Sukariadi, menyampaikan rasa syukur atas adanya pelebaran jembatan ini. Ia mengaku senang karena akses jalan ke Mikutopia kini akan lebih lancar, terutama bagi wisatawan dan warga sekitar.

“Alhamdulillah dengan adanya pelebaran jembatan ini nanti akses jalan di sini, terutama bagi wisatawan dan warga sekitar akan jauh lebih lancar,” ujarnya.

Sukariadi menambahkan bahwa sebelum pelebaran, lalu lintas di area tersebut sering terhambat, terutama pada akhir pekan. Hal ini menyebabkan perlu adanya sistem buka tutup kendaraan yang dari dan sesudah jembatan.

“Karena jembatannya sempit ya sering macet.”
“Semoga dengan pelebaran ini lalu lintas lancar dan ekonomi masyarakat sekitar tempat wisata semakin meningkat,” pungkasnya.

Perubahan Fisik Jembatan

Sebelum pelebaran, lebar jembatan hanya 6 meter dengan panjang 6 meter. Kini, jembatan telah diperlebar menjadi 10 meter. Dengan lebar tersebut, jembatan dapat digunakan dua mobil secara bersamaan ketika melintas.

Perubahan ini diharapkan bisa mengurangi kemacetan dan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan. Selain itu, pelebaran jembatan juga menjadi bagian dari upaya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Mikutopia.


Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version