Persebaya Surabaya Tampil Solid, Naik ke Papan Lima Klasemen Super League 2025/2026
Persebaya Surabaya berhasil meraih kemenangan penting dalam laga melawan Madura United di pekan ke-16 Super League 2025/2026. Hasil ini membawa tim berjuluk Green Force naik ke peringkat kelima klasemen sementara dengan mengumpulkan 25 poin.
Laga yang digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan berlangsung sangat ketat sejak menit awal. Kedua tim saling memberikan tekanan tinggi, menciptakan peluang-peluang emas, dan memperlihatkan kompetisi yang sengit. Meski bermain di kandang lawan, Persebaya Surabaya tampil lebih dominan dalam beberapa momen penting.
Pada menit ke-3, Persebaya langsung mengambil inisiatif serangan melalui Dimas Wicaksono Putra Rahman, meskipun tembakannya masih diblok oleh bek Madura United. Respons cepat datang dari tuan rumah di menit ke-11 saat Luiz Marcelo Morais dos Reis melepaskan tembakan tepat sasaran. Namun, barisan pertahanan Persebaya Surabaya tetap tangguh dalam menghalau ancaman.
Persebaya kembali mendapat momentum pada menit ke-23 lewat sepakan Diego MaurÃcio Machado de Brito, namun masih belum menemui sasaran. Di menit yang sama, Rachmat Irianto menciptakan peluang dari lini tengah, tetapi tidak berbuah gol. Madura United terus memberikan tekanan dan mencatatkan beberapa peluang emas, termasuk dari Kerim Palic dan M Riski Afrisal.
Memasuki babak kedua, Persebaya melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Malik Risaldi menggantikan Dimas Wicaksono Putra Rahman. Keputusan ini memberikan dampak positif, karena Malik langsung menciptakan peluang di menit ke-52. Meski tembakannya belum mengarah ke gawang, situasi mulai berubah setelah Jorge Ambrosio Mendonça menerima kartu merah di menit ke-66.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan oleh Persebaya untuk meningkatkan tekanan. Bruno Moreira Soares dan Leonardo Silva Lelis mencatatkan tembakan tepat sasaran di menit ke-69 dan 70. Puncaknya terjadi di menit ke-72 saat Bruno Moreira Soares mencetak gol kemenangan Persebaya. Gol ini tercipta berkat assist dari Malik Risaldi yang tampil impresif sejak masuk lapangan.
Setelah gol tersebut, Persebaya tetap menjaga intensitas permainan dan disiplin bertahan. Madura United mencoba merespons dengan beberapa pergantian pemain demi mengejar ketertinggalan. Peluang hadir di menit ke-84 melalui Aji Kusuma, tetapi tembakannya masih melenceng. Tekanan terus berlanjut hingga menit akhir pertandingan.
Persebaya sempat kehilangan Mihailo Perovic di menit ke-90+6 setelah menerima kartu merah. Meski begitu, keunggulan tetap terjaga hingga wasit meniup peluit panjang. Pertandingan berakhir dengan skor 0-1 untuk kemenangan Persebaya Surabaya.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Persebaya di tengah fase transisi tim. Tambahan tiga poin membuat mereka mengoleksi 25 poin dan naik ke peringkat lima klasemen sementara. Mereka sejajar dengan Persita Tangerang, namun unggul selisih tertentu.
Posisi ini menempatkan Persebaya Surabaya tepat di bawah Malut United dan membuka peluang bersaing di papan atas. Konsistensi menjadi kunci agar tren positif ini terus berlanjut.
Menariknya, kemenangan ini diraih saat Persebaya masih ditangani caretaker Uston Nawawi. Namun, hasil ini disebut sebagai modal awal yang menjanjikan menuju era baru Bernardo Tavares.
Secara komposisi, Persebaya tampil solid dengan Ernando Ari di bawah mistar dan duet Mitrevski–Lelis di jantung pertahanan. Lini tengah yang dikomandoi Rachmat Irianto dan Milos Raickovic mampu menjaga keseimbangan permainan. Di lini depan, peran Bruno Moreira Soares kembali krusial sebagai pembeda. Gol tunggalnya bukan hanya menentukan hasil, tetapi juga menegaskan mentalitas tim yang mulai terbentuk.
Kemenangan di kandang rival ini memberi suntikan kepercayaan diri besar bagi Persebaya Surabaya. Dengan fondasi yang mulai kuat, era baru Bernardo Tavares berpeluang membawa Green Force menembus papan atas Super League.





