Babak Pertama yang Menyulitkan Persebaya Surabaya
Pertandingan antara Persebaya Surabaya dan Bhayangkara FC dalam babak pertama pekan ke-21 Super League 2025/2026 berlangsung dengan intensitas tinggi. Tim tamu, Bhayangkara FC, berhasil memimpin dengan skor 2-0 setelah mengakhiri babak pertama dengan dominasi yang jelas.
Awal Pertandingan yang Penuh Tekanan
Persebaya Surabaya tampil agresif sejak menit awal, mencoba memberikan tekanan kuat kepada lini belakang Bhayangkara FC. Namun, efektivitas menjadi kunci dari perbedaan hasil pertandingan. Di menit ke-4, Toni Firmansyah melepaskan tembakan yang diblok oleh pemain lawan, sehingga peluang pertama Green Force belum membuahkan hasil.
Bhayangkara FC mulai merespons dengan cepat. Pada menit ke-20, Frengky Deaner Missa melepaskan tembakan yang melenceng, sementara Moises Wolschick menciptakan peluang yang membuat lini belakang tuan rumah waspada. Persebaya Surabaya tidak tinggal diam dan mencoba membalas dua menit kemudian, tetapi tembakan Milos Raickovic melenceng dari sasaran.
Gol Pertama untuk Bhayangkara FC
Tekanan terus berlanjut hingga akhirnya membuahkan hasil. Pada menit ke-25, Henri Doumbia mencetak gol untuk Bhayangkara FC setelah menerima umpan dari Moussa Sidibe. Gol ini membawa Bhayangkara FC unggul 1-0. Tekanan semakin meningkat, dan di menit ke-27, Moussa Sidibe kembali melepaskan tembakan tepat sasaran setelah Jean Marie Privat Befolo Mbarga menciptakan peluang.
Tensi pertandingan meningkat menjelang setengah jam pertandingan. Wasit mengeluarkan kartu kuning untuk T.M Ichsan pada menit ke-28, diikuti oleh kartu kuning juga untuk Nehar Sadiki di menit ke-29. Persebaya Surabaya mencoba bangkit melalui serangan balik cepat, namun tembakan Mihailo Perovic melenceng dari sasaran.
Gol Kedua dan Akhir Babak Pertama
Memasuki menit ke-43, Bhayangkara FC kembali menebar ancaman serius. Tembakan Jean Marie Privat Befolo Mbarga diblok oleh pemain bertahan Persebaya Surabaya. Persebaya Surabaya membalas satu menit berselang lewat upaya jarak jauh Milos Raickovic, yang juga melenceng dari sasaran.
Petaka bagi Persebaya Surabaya datang tepat di penghujung babak pertama. Skor berubah menjadi 0-2 untuk Bhayangkara FC pada menit 45+1. Gol tambahan ini dihasilkan oleh Moussa Sidibe setelah menerima assist dari Ryo Matsumura. Gol ini menjadi pukulan telak bagi Green Force, dan suara sorak dukungan di Gelora Bung Tomo berubah menjadi keheningan.
Komposisi Pemain dan Strategi Pelatih
Persebaya Surabaya turun dengan komposisi Andhika Ramadhani; Koko Ari Araya, Risto Mitrevski, Jefferson Junio Antonio Da Silva, Rachmat Irianto; Toni Firmansyah, Milos Raickovic, Francisco Israel Rivera Davalos; Bruno Moreira Soares, Paulo Domingos Gali Da Costa Freitas, Mihailo Perovic. Tim ini berada di bawah arahan pelatih Bernardo Tavares yang berharap anak asuhnya tampil solid di kandang.
Di kubu Bhayangkara FC, Muchamad Aqil Savik dipercaya menjaga gawang dengan dukungan Frengky Deaner Missa, Slavko Damjanovic, Nehar Sadiki, I Putu Gede Juni Antara. Lini tengah diisi T.M Ichsan, Ryo Matsumura, Moises Wolschick, sementara Moussa Sidibe, Henri Doumbia, dan Jean Marie Privat Befolo Mbarga menjadi tumpuan di lini depan.
Evaluasi Performa dan Tantangan Berat
Secara permainan, Bhayangkara FC tampil lebih efektif dalam memaksimalkan peluang. Dua gol dari Henri Doumbia dan Moussa Sidibe menjadi bukti ketajaman sekaligus momentum penting dalam laga pekan ke-21 Super League 2025/2026 ini. Persebaya Surabaya terkapar di babak pertama dan menghadapi tantangan berat untuk bangkit di paruh kedua.
Dukungan Bonek masih mengalir, namun Bhayangkara FC sudah lebih dulu menancapkan dominasi dengan keunggulan 2-0 yang membuat pertandingan semakin panas dan penuh tensi.





