Persib Bandung Kuasai Klasemen Super League 2025-2026 Setelah Kalahkan Persita Tangerang
Persib Bandung berhasil mempertahankan posisi puncak klasemen Super League 2025-2026 setelah mengalahkan Persita Tangerang dalam laga pekan ke-23 di Stadion GBLA, Minggu (22/2/2026) malam. Kemenangan ini diraih dengan skor 1-0 berkat gol yang dicetak oleh Andrew Jung pada menit ke-50.
Dengan hasil ini, Persib Bandung mengumpulkan total 50 poin di puncak klasemen, menjauhi Persija Jakarta yang berada di posisi kedua dengan 47 poin. Sementara Borneo FC, yang menjadi pesaing utama Persib karena memiliki laga tunda yang sama, justru kalah dari Dewa United FC dengan skor 1-2 dan terpaut di peringkat ketiga dengan 46 poin.
Laga antara Persib Bandung melawan Persita Tangerang juga diwarnai dengan kartu merah untuk kiper Persita, Igor Rodrigues, pada babak perpanjangan waktu akibat permainan kasar terhadap Beckham Putra dari belakang.
Andrew Jung mencetak gol pada menit ke-50 dengan memanfaatkan umpan pojok dari Luciano Guaycochea. Dalam waktu 11 menit setelah mencetak gol, Andrew Jung digantikan oleh striker asal Spanyol, Sergio Castel. Begitu pula dengan Adam Alis yang diganti oleh Beckham Putra.
Meski hujan turun sejak sebelum laga dimulai, antusiasme Bobotoh tetap tinggi. Bahkan, tribun selatan yang dikabarkan akan dikosongkan sementara, ternyata masih banyak penonton yang hadir. Meskipun beberapa bangku kosong, para pendukung tetap memberikan dukungan penuh kepada tim kesayangan mereka.
Sejak awal pertandingan, Persib langsung melakukan tekanan terhadap pertahanan Persita. Namun, disiplinnya para pemain Persita membuat Persib kesulitan menembus pertahanan lawan. Beberapa peluang tercipta, seperti tendangan keras Adam Alis di menit ke-12, namun bola masih tertahan oleh penjaga gawang Persita, Igor.
Di menit ke-16, Saddil melepaskan crossing ke mulut gawang, tetapi Berguinho kalah duel udara, sehingga bola bisa sundul pemain belakang Persita. Persita juga sempat mendapat peluang dari serangan balik, namun Teja berhasil mengamankan bola.
Persib yang didukung langsung oleh Bobotoh yang terus menerus bernyanyi dan meneriakan chant, terus mencoba membangun serangan dari bawah, bersabar mencari celah, tetapi hingga berakhirnya babak pertama, pertahanan Persita tetap sulit ditembus. Skor pun tetap 0-0 hingga babak pertama usai.
Setelah tersingkir dari AFC Champions League Two, Persib Bandung akan kembali berlaga menjamu Persita Tangerang. Pertandingan tersebut digelar lebih malam dibandingkan sebelumnya karena berada dalam bulan Ramadhan. Di mana umat muslim melakukan ibadah puasa di siang hari, tentunya banyak dari para pemain juga yang menjalankan ibadah puasa.
Dengan perubahan jadwal pertandingan, tim Maung Bandung telah melakukan penyesuaian dalam latihan persiapan menghadapi laga, begitu juga tim lainnya. Sejak awal bulan puasa, Persib berlatih malam hari, walau demikian intensitas latihan tidak diturunkan hanya waktu saja diubah. Hal tersebut dilakukan agar bisa meraih poin penuh dalam setiap laga.
Dengan gugurnya di ACL-2, kini fokus Persib hanya ke Liga, pastinya para pemain Persib akan ngotot saat menghadapi Persita. Melampiaskan emosinya karena telah tumbang di kompetisi Asia.
Selain itu, para pemain juga pasti ingin sedikitnya mengobati kekecewaan Bobotoh karena terhenti di babak 16 ACL-2, dengan mengalahkan Persita dan kembali berprestasi di Super League.
Meski Persib harus tersingkir di ACL-2, kini Persib tetap berada dalam tren positif di Super League, hal tersebut lantaran di beberapa pertandingan terakhir Persib kerap meraih kemenangan. Bahkan saat bermain di kandang, Persib mampu menyapu bersih, menumbangkan setiap lawannya yang datang ke kandangnya.
Secara klasemen sementara juga Persib masih berada di puncak dengan poin 47, sama dengan Persija Jakarta. Namun, Persib baru 20 laga sedangkan Persija sudah menjalani 22 laga. Di posisi ketiga diikuti oleh Borneo FC dengan poin 46, dan di posisi keempat terdapat Malut United dengan poin 41.
Tentunya persaingan klasemen sementara juga akan menjadi motivasi para pemain tim Maung Bandung, untuk bisa tetap berada di puncak.
Jika melihat laga sebelumnya di Super League, Persib memenangkan laga di 4 pertandingan terakhirnya, sedangkan pertandingan terakhir di AFC Champions League Two, Persib kalah 3-0 saat tandang ke Ratchaburi FC di Thailand, dan menang 1-0 saat bermain di kandang. Adapun 4 pertandingan Persita, dua kali meraih kemenangan, satu kali kalah, dan satu kali imbang.
Sedangkan untuk rekor pertemuan Persib dan Persita, di putaran pertama Persib kalah 2-1. Sedangkan di musim lalu imbang 1-1, saat Persib tandang, dan menang 3-1 saat Persib bermain di kandang. Adapun musim sebelumnya, imbang 3-3 saat Persib tandang, dan saat bermain di kandang Persib menang 5-0.
Tentu hasil tersebut tak bisa menjadi patokan, di laga nanti, sebab baik Persib atau Persita, kini sudah terdapat perubahan pemainnya.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengatakan kini timnya kembali menghadapi laga sulit untuk menghadapi Persita Tangerang, empat hari setelah laga di AFC Champions League Two.
“Persita adalah tim yang bagus, terorganisir dengan baik dan musim ini mereka mengejutkan beberapa tim. Kami kalah di pertemuan pertama melawan mereka, laga kedua besok akan sulit, tapi kami bermain di kandang dan di kandang kami selalu mendapatkan hasil positif,” kata Bojan, di Stadion GBLA, Sabtu (21/2/2026).
Menurut Bojan, di laga sebelumnya, mereka sangat kompak dan rapat, mereka tidak banyak kebobolan, tapi mereka juga tidak banyak mencetak gol. “Tapi mereka menunggu kami melakukan kesalahan, lalu melancarkan serangan balik. Mereka terorganisir dengan baik, dan kami akan mencoba untuk mengatasinya,” katanya.
Sedangkan kondisi pemain, kata Bojan, menghadapi Ratchaburi, tak ada masalah. “Marc Klok dan Julio Cesar masih belum siap. Marc sudah mulai berlatih, sudah berlatih bersama tim tapi belum siap untuk bertanding. Julio sudah mulai berlatih individual juga, sedangkan sisanya tidak ada masalah,” ujar Bojan.
Sedangkan untuk antisipasi jadwal padat di bulan puasa, kata Bojan, ini mengapa timnya memiliki 22 pemain dan semuanya harus siap bermain karena mereka semua digaji. “Ini bukan hanya tentang sebelas pemain, tapi kami memiliki skuat yang lebih besar, apalagi kami bermain di ACL-2. Musim lalu ada lebih banyak pemain cedera, musim ini lebih sedikit pemain yang cedera. Jadi saya rasa semua berjalan dengan baik dan siapapun yang bermain, mereka harus mengerahkan segalanya,” ucapnya.
Sedangkan Pelatih Persita, Carlos Pena, mengaku, persiapan timnya berjalan bagus untuk menghadapi Persib. “Hampir semua pemain dari skuat kami siap untuk pertandingan besok. Semuanya termotivasi untuk bermain dan kami berharap ada atmosfer yang bagus di stadion melawan juara bertahan di liga,” ujar Pena.
Menurut Pena, kini anak asuhnya, sudah siap tempur. “Jadi semua siap memberikan yang terbaik di pertandingan besok,” kata Pena.
Persita bisa mengalahkan Persib di putaran pertama dengan skor 2-1, saat disinggung hal itu, Pena mengatakan, kini sangat berbeda. “Mereka tim yang sangat berbeda, dan mereka sudah berubah di sepanjang musim ini. Jadi pertandingan besok saya rasa akan berbeda,” kata dia.
Memang kata Pena, timnya menang di pertemuan pertama dan besok akan bermain di sini, Stadion GBLA. “Kami termotivasi untuk meraih tiga poin,” ujar dia.
Saat ditanya sebagai mantan pelatih Persija, kalau besok menang mungkin fans Persija akan ikut senang, bagaimana kamu melihat persaingan di papan atas, Pena mengatakan, kalau menang, tentu pihaknya akan jauh lebih senang dari fans Persija, dan fans Persija juga akan senang tentu saja. “Jadi pertandingan besok itu akan penting, kami memiliki target dan kemenangan itu akan mendekatkan kami pada target tersebut. Kami sejauh ini menjalani musim dengan baik, dan kami akan fokus pada tim sendiri,” ucapnya.





