Peran Sesepuh dan Purnakaryawan Pendidikan dalam Membentuk Karakter Generasi Muda
Plt Bupati Pekalongan, Sukirman menekankan pentingnya peran sesepuh dan purnakaryawan pendidikan dalam membina karakter generasi muda di tengah kekhawatiran terhadap menurunnya akhlak pelajar saat ini. Hal itu disampaikan Sukirman saat menghadiri halal bihalal Insan Purnakaryawan Pendidikan dan Kebudayaan (IPPK) Kabupaten Pekalongan.
Dia menilai bahwa pengalaman dan keteladanan para pendidik senior sangat dibutuhkan untuk memperkuat pembinaan moral peserta didik. Sukirman menyampaikan keprihatinannya terhadap fenomena degradasi sikap dan etika pelajar, termasuk menurunnya rasa hormat kepada guru. Bahkan, tidak sedikit kasus siswa berani membangkang hingga melaporkan guru ke aparat penegak hukum.
“Kondisi ini tentu menjadi keprihatinan bersama. Nilai-nilai sopan santun dan penghormatan kepada guru harus kembali diperkuat,” tegas Sukirman. Menurutnya, perubahan pola perilaku generasi muda tidak lepas dari pesatnya perkembangan teknologi seperti internet dan telepon genggam, yang memengaruhi cara berpikir dan bersikap anak-anak saat ini.
Kemudahan akses informasi, di satu sisi memberikan manfaat, namun di sisi lain juga berpotensi melemahkan ketahanan karakter. Oleh karena itu, Sukirman menilai bahwa Kabupaten Pekalongan saat ini membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat untuk bangkit dan mengejar berbagai ketertinggalan.
“Peran purnakaryawan pendidikan dinilai strategis dalam mendukung upaya tersebut, khususnya dalam membentuk generasi yang berakhlak dan berdaya saing,” katanya. Dia juga menyampaikan apresiasi kepada para pendidik yang telah mengabdikan diri selama bertahun-tahun dalam membimbing putra-putri daerah.
Kontribusi tersebut, kata dia, merupakan amal baik yang akan terus dikenang. “Saya berharap sesepuh pendidikan dapat terus berbagi pengalaman dan nilai-nilai luhur kepada generasi pendidik saat ini, sehingga pembinaan karakter, akhlak, dan budi pekerti dapat berjalan lebih optimal,” imbuhnya.
Upaya IPPK dalam Memperkuat Silaturahmi dan Kehadiran Organisasi
Sementara itu, Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) IPPK Pekalongan Raya, Suparto menjelaskan bahwa halal bihalal IPPK dilaksanakan secara bergilir di wilayah eks Karesidenan Pekalongan. Tahun ini, Kabupaten Pekalongan mendapat giliran sebagai tuan rumah setelah sebelumnya digelar di Kabupaten Brebes dan Pemalang.
Dia menambahkan bahwa IPPK Kabupaten Pekalongan telah lama aktif dan terus berupaya menjaga eksistensi organisasi melalui berbagai kegiatan seperti silaturahmi, pembinaan anggota, serta kerja sama dengan sejumlah pihak. “Kegiatan ini terselenggara berkat gotong royong pengurus dan dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah,” ujarnya.
Pentingnya Kolaborasi dalam Pembinaan Karakter Generasi Muda
Dalam konteks yang lebih luas, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan para sesepuh pendidikan menjadi kunci dalam membangun karakter yang kuat dan berakhlak. Sukirman menekankan bahwa peran para purnakaryawan pendidikan tidak hanya sebagai mentor, tetapi juga sebagai penggerak utama dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan harmonis.
- Dengan pengalaman yang dimiliki, mereka bisa menjadi contoh nyata bagi generasi muda.
- Mereka juga dapat berkontribusi dalam merancang program pembinaan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
- Selain itu, keberadaan mereka dapat memperkuat ikatan antara pendidik masa kini dan masa lalu.
Kesimpulan
Pembinaan karakter generasi muda memerlukan komitmen dan partisipasi aktif dari berbagai pihak. Plt Bupati Pekalongan, Sukirman, menegaskan bahwa peran sesepuh dan purnakaryawan pendidikan sangat strategis dalam upaya ini. Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan dapat tercipta generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga memiliki akhlak, budi pekerti, dan sikap yang positif.
