Laga Persebaya vs Malut United Dipimpin Wasit Muda Berlisensi FIFA
Pertandingan pekan ke-17 BRI Super League 2025/26 antara Persebaya Surabaya melawan Malut United di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Sabtu (10/1/2026) menjadi sorotan utama. Selain laga yang mempertemukan dua tim kuat, pertandingan ini juga menarik perhatian karena dipimpin oleh wasit muda berlisensi FIFA, Naufal Adya Fairuski.
Naufal Adya Fairuski, wasit asal Bandung, dikenal sebagai salah satu wasit termuda di Indonesia dengan karier yang melesat pesat. Ia telah mendapatkan lisensi FIFA di usia yang relatif muda, sebuah pencapaian yang sangat langka. Pada tahun 2018, ia terpilih sebagai wasit terbaik Elite Pro Academy saat usianya baru 19 tahun. Prestasi ini menjadi awal dari perjalanan profesionalnya di dunia sepak bola.
Debutnya di Liga 1 terjadi pada musim 2022/23, di mana ia langsung menyandang status wasit termuda di kompetisi tersebut. Dua musim kemudian, ia meraih lisensi FIFA, sebuah percepatan yang jarang terjadi dalam sejarah perwasitan Indonesia. Karier internasionalnya juga mulai berkembang, dengan tugas memimpin laga Piala AFF U-23 2025.
Beberapa pertandingan penting yang ia pimpin mencerminkan gaya tegas namun tetap menjaga ritme pertandingan. Statistiknya menunjukkan bahwa ia cukup aktif dalam memberikan kartu kuning dan merah saat diperlukan. Sejauh ini, Naufal sudah memimpin lima laga penting di Super League musim ini.
Berikut adalah beberapa laga yang ia pimpin:
- Dewa United vs Malut United (9 Agustus 2025): Pertandingan berakhir dengan skor 1-3 untuk Malut United. Laga diwarnai 20 pelanggaran dan lima kartu kuning.
- Persijap vs Persita (21 September 2025): Hasil akhir 1-2 untuk Persita. Laga ini memiliki 28 pelanggaran dan satu kartu merah.
- Borneo FC vs Persik Kediri: Pertandingan berlangsung kondusif dengan 13 pelanggaran.
- Persebaya vs Persis Solo: Bajol Ijo menang 2-1 dengan hanya satu kartu kuning.
- PSM vs Persebaya: Pertandingan berakhir imbang 1-1 dengan enam kartu kuning dan satu kartu merah.
Susunan Pemain yang Menarik
Susunan pemain Persebaya Surabaya (4-3-3):
Ernando Ari (GK), Arief Catur (RB), Risto Mitrevski (CB), Leonardo Lelis (CB), Dejan Tumbas (LB), Francisco Rivera (CM), Milos Raickovic (CM), Toni Firmansyah (CM), Bruno Moreira (LWF, Kapten), Paulo Gali Freitas (RWF), Malik Risaldi (CF).
Susunan pemain Malut United (4-3-3):
Angga Saputro (GK), Nilson Junior (CB), Gustavo Franca (CB, Kapten), Igor Inocencio (RB), Yance Sayuri (LB), Wbeymar Angulo (DM), Tri Setiawan (DM), Tyronne del Pino (AM), Ciro Alves (RWF), Yakob Sayuri (LWF), David da Silva (CF).
Salah satu hal yang menarik dari laga ini adalah duel lini depan. Persebaya mengandalkan Bruno Moreira dan Francisco Rivera, sementara Malut United memiliki “Fantastic 4” yang selalu mencetak gol: Ciro Alves, David da Silva, Tyronne, dan Gustavo Franca.
Tekanan juga datang dari sejarah pertemuan kedua tim. Musim lalu, Malut United menang 2-0 di GBT. Kini, Persebaya bertekad untuk membalas kekalahan tersebut. Debut pelatih anyar Bernardo Tavares memberikan energi baru bagi tim.
