Inovasi Digital di Sidoarjo: QRIS Tap untuk Transaksi Non-Tunai

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus memperkuat posisinya sebagai daerah yang menjadi pemimpin dalam transformasi digital di Jawa Timur. Salah satu inovasi terbaru yang diluncurkan adalah teknologi QRIS Tap, yang memungkinkan masyarakat melakukan transaksi non-tunai hanya dengan menempelkan ponsel pada mesin pembaca. Teknologi ini telah diimplementasikan secara resmi dan disosialisasikan dalam High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di Pendopo Delta Wibawa, Senin (6/4/2026).

QRIS Tap memungkinkan pengguna melakukan pembayaran retribusi maupun pajak daerah tanpa perlu memindai kode batang (barcode). Cukup dengan menempelkan ponsel pada mesin pembaca contactless, proses transaksi menjadi lebih cepat dan praktis dibandingkan metode konvensional.

Transformasi Digital untuk Transparansi Anggaran

Bupati Sidoarjo, Subandi, menekankan bahwa transformasi digital bukan sekadar tren teknologi, melainkan langkah strategis dalam menjaga akuntabilitas keuangan daerah. “Digitalisasi menjadi instrumen untuk menekan kebocoran anggaran, menjamin transparansi, dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara terukur,” ujar Subandi saat membuka forum tersebut.

Data dari TP2DD menunjukkan bahwa realisasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) Kabupaten Sidoarjo pada semester kedua tahun 2025 telah mencapai 99,5 persen. Capaian ini menjadikan Sidoarjo sebagai daerah dengan realisasi tertinggi di Provinsi Jawa Timur.

Pengembangan Digital di Sektor Pasar dan Kesehatan

Subandi menginstruksikan agar penggunaan QRIS Tap segera diperluas ke sektor-sektor krusial, terutama pasar tradisional yang selama ini retribusinya dinilai belum optimal. Implementasi ETPD di seluruh pasar rakyat akan memantau aliran dana secara real-time. Beberapa langkah yang direncanakan antara lain:

  • Penyediaan aplikasi pembayaran yang ramah pengguna, termasuk bagi warga yang belum fasih teknologi.
  • Penguatan infrastruktur jaringan di titik-titik layanan publik.
  • Pelatihan dan sosialisasi kepada pelaku usaha pasar untuk memastikan penggunaan teknologi yang efektif.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati, menambahkan bahwa kemajuan digital ini berbanding lurus dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Saat ini, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sidoarjo menyentuh angka 83,35, tertinggi untuk kategori kabupaten di Jawa Timur.

Prestasi dan Kesiapan Ekosistem Finansial

Sebagai informasi, Kabupaten Sidoarjo sebelumnya telah meraih predikat terbaik III wilayah Jawa-Bali pada ajang Championship TP2DD 2025. Penggunaan Kartu Kredit Indonesia (KKI) di wilayah ini juga tercatat sebagai yang tertinggi di Jawa Timur dan peringkat keempat nasional, menunjukkan kesiapan ekosistem finansial Sidoarjo dalam menghadapi ekonomi digital global.

Tips Aman Bertransaksi Non-Tunai

Bagi masyarakat Sidoarjo yang ingin mulai beralih menggunakan QRIS Tap, pastikan fitur NFC (Near Field Communication) pada ponsel Anda sudah aktif. Selalu jaga kerahasiaan PIN aplikasi perbankan, dan pastikan hanya menempelkan ponsel pada terminal pembayaran resmi yang telah disediakan oleh Pemkab Sidoarjo atau mitra perbankan terverifikasi.


Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version