Bayern Muenchen disebut siap beradaptasi dengan gaya permainan Real Madrid yang dianggap unik dalam pertemuan leg pertama perempat final Liga Champions.
Final kepagian hadir di babak 8 besar kompetisi elite Benua Biru 2025-2026.
Pertemuan antara Madrid dan Muenchen terjadi lebih awal dari yang diharapkan.
Real Madrid melenggang ke perempat final setelah mengalahkan Manchester City dengan agregat 5-1.
Sementara Bayern Muenchen juga menunjukkan kekuatannya dengan mengalahkan Atalanta dengan skor mutlak 10-2.
Kedua tim tampil penuh percaya diri dan siap menghadapi laga penting ini.
Real Madrid akan menjadi tuan rumah pada leg pertama perempat final Liga Champions.
Laga akan digelar di Stadion Bernabeu, Selasa (7/4/2026) atau Rabu pukul 02.00 WIB.
Pertemuan antara kedua klub ini memiliki sejarah panjang dan dinamis.
Mereka sering bertemu dalam fase knock-out Liga Champions, sehingga laga ini dianggap sangat penting.
Detail strategi dan performa pemain diyakini akan menentukan hasil pertandingan.
Kapten Bayern Muenchen, Joshua Kimmich, menyadari betul pentingnya laga melawan Real Madrid.
Ia menegaskan bahwa timnya akan tampil maksimal untuk meraih hasil terbaik.
Pernyataan ini muncul karena Real Madrid dikenal memiliki gaya permainan yang unik.
Namun, Bayern Muenchen juga memiliki kelebihan sendiri di lapangan.
Meski harus melakukan penyesuaian terhadap karakter pemain seperti Kylian Mbappe dan rekan-rekannya, Die Roten tetap optimis.
“Kami ingin menampilkan permainan terbaik kami di setiap pertandingan,” ucap Kimmich, dikutip dari laman resmi UEFA.
“Real Madrid memiliki gaya bermain yang unik.”
“Mereka mampu menciptakan ancaman dari situasi apa pun.”
“Penting bagi kami untuk memaksimalkan kelebihan kami di lapangan.”
“Tentu saja, kami akan sedikit menyesuaikan diri dengan Madrid,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Kimmich menekankan bahwa laga melawan Real Madrid tidak bisa dilakukan setengah-setengah.
Bayern Muenchen harus dalam kondisi optimal secara mental dan taktis.
“Jika ingin mengalahkan Real, Anda harus berada dalam kondisi terbaik secara mental dan taktis,” ujar Kimmich.
“Kami dalam semangat yang baik dan menantikan kesempatan untuk bermain di sini besok.”
“Ini yang terbaik, inilah yang diimpikan oleh seorang pemain,” pungkasnya.
Dalam sejarahnya, Real Madrid dan Bayern Muenchen telah bertemu sebanyak 28 kali.
Keduanya sama-sama meraih kemenangan sebanyak 12 kali.
Namun, dalam delapan pertemuan terakhir di kompetisi elite Benua Biru, Real Madrid lebih unggul.
El Real tak terkalahkan dalam enam pertandingan terakhir mereka.
Posisi Bayern Muenchen juga kurang diuntungkan dalam laga ini.
Empat lawatan terakhir mereka ke Stadion Bernabeu tidak menghasilkan kemenangan.
Di kandang juara 15 kali Liga Champions itu, Bayern Muenchen hanya sekali bermain imbang dan menelan tiga kekalahan.
