Strategi Perubahan Cepat Persis Solo di Bursa Transfer
Langkah cepat yang diambil oleh Persis Solo di bursa transfer putaran kedua menjadi tanda kuat keseriusan klub dalam menjaga posisi mereka di Super League 2025/2026. Kondisi yang memprihatinkan, yaitu terjebak di zona degradasi, membuat klub tidak punya pilihan selain melakukan pergerakan agresif.
Kedatangan Milomir Seslija langsung membawa perubahan signifikan dalam struktur tim. Pelatih yang dikenal sebagai spesialis penyelamat dari ancaman degradasi ini melakukan rekonstruksi menyeluruh terhadap skuad Persis Solo. Hampir semua pemain yang direkrut sebelumnya, termasuk pelatih Peter de Roo, dilepas demi membangun ulang fondasi tim agar lebih kompetitif menghadapi putaran kedua.
Pemain Baru yang Dikabarkan Bergabung
Sebanyak 10 pemain resmi diumumkan sebagai rekrutan anyar Persis Solo. Proses perkenalan dilakukan secara sederhana tanpa video penyambutan mewah seperti sebelumnya. Manajemen memilih hanya mengunggah foto pemain sebagai bentuk efisiensi dan fokus pada performa di lapangan. Sikap ini mencerminkan kehati-hatian klub dalam situasi genting.
Dari daftar pemain baru, nama Kadek Raditya mencuri perhatian. Bek tengah berstatus bebas transfer itu merupakan eks bintang Persebaya Surabaya. Kadek Raditya diharapkan menambah kekuatan di lini pertahanan Persis Solo. Pengalamannya di Super League 2025/2026 menjadi modal penting untuk menghadapi tekanan laga krusial.
Selain Kadek Raditya, Persis Solo juga mendatangkan sejumlah pemain asing dan lokal lainnya. Mereka adalah Alfriyanto Nico (pinjaman/LB), Yabes Roni (pinjaman/LW), Vukasin Vranes (GK), Dusan Mijic (RB), Andrei Alba (DMF), Miroslav Maricic (CMF), Clayton Silva (CF), Luka Dumancic (CB), dan Roman Paparyga (CF). Mayoritas pemain direkrut dengan status bebas transfer, sehingga strategi ini membuat Persis Solo bisa bergerak cepat tanpa terbebani biaya transfer.
Target Tambahan yang Masuk Radar
Tidak berhenti sampai di situ, Persis Solo masih membuka peluang mendatangkan pemain tambahan. Fokus bidikan mereka tertuju pada pemain eks Persebaya Surabaya. Nama pertama yang mencuat adalah Irfan Jaya. Winger andalan Bali United itu dikabarkan masuk dalam radar Persis Solo.
Kabar tersebut dibongkar oleh akun Instagram seputar sepak bola Indonesia, @transferindonesialeague. “Persis Solo kabarnya tertarik untuk mendatangkan Irfan Jaya di paruh musim Super League 2025/2026,” tulis akun tersebut. Namun, peluang mendatangkan Irfan Jaya secara permanen terbilang kecil karena kontraknya bersama Bali United masih berlaku hingga 30 Juni 2027. Opsi peminjaman jadi solusi paling realistis bagi Persis Solo.
Alta Ballah menjadi target berikutnya. Bek kiri Dewa United itu juga masuk lis belanja Persis Solo. Informasi tersebut kembali dibagikan oleh @transferindonesialeague. “Persis Solo kabarnya tertarik untuk mendatangkan Alta Ballah di paruh musim,” tulis akun tersebut. Peluang Persis Solo mendapatkan Alta Ballah terbilang terbuka karena sang pemain minim menit bermain bersama Dewa United musim ini.
Nama ketiga yang dikaitkan dengan Persis Solo adalah Dejan Tumbas. Penyerang yang didepak Bernardo Tavares itu berstatus tanpa klub. Kabar ketertarikan Persis Solo diungkap akun @bolasidoel pada Kamis (22/1/2026). “Dejan Tumbas diminati Persis Solo,” tulis @bolasidoel. Status bebas transfer membuat peluang Persis Solo mengamankan Dejan Tumbas sangat besar.
Keseriusan Keluar dari Zona Degradasi
Dengan kombinasi rekrutan anyar dan target eks Persebaya Surabaya, Persis Solo menunjukkan keseriusan keluar dari zona degradasi. Putaran kedua menjadi ujian sesungguhnya bagi proyek besar Milomir Seslija. Langkah cepat Persis Solo di bursa transfer di putaran kedua kini tinggal menunggu pembuktian di lapangan. Nasib Laskar Sambernyawa akan ditentukan oleh keberanian mereka mengambil risiko di bursa transfer.





