Renungan Harian Katolik: Semangat Baru dan Pertobatan

Pada hari Senin, 12 Januari 2026, renungan harian Katolik mengajak kita untuk merenungkan pesan-pesan yang diberikan dalam kitab-kitab Perjanjian Lama dan Injil. Dalam bacaan-bacaan hari ini, kita menemukan ayat-ayat dari Kitab 1 Samuel, Mazmur, dan Injil Markus yang memberikan wawasan mendalam tentang makna pertobatan dan kehidupan beriman.

Masa Natal Berakhir, Masa Biasa Dimulai

Secara liturgis, masa Natal telah berakhir dengan perayaan Pesta Pembaptisan Tuhan. Hari ini, kita memasuki masa biasa, yaitu periode di mana kita kembali menjalani kehidupan sehari-hari sambil tetap mengikuti Yesus. Namun, perjalanan ini tidak dilakukan dengan melanjutkan kebiasaan lama, melainkan dengan semangat baru—sebuah semangat pertobatan yang terus-menerus mendorong kita untuk mengubah diri.

Yesus menyampaikan seruan yang jelas kepada kita: “Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!” Pesan ini mengingatkan kita bahwa saat keselamatan telah tiba. Yesus datang untuk menyelamatkan semua orang berdosa jika mereka percaya dan ingin mengubah hidupnya.

Tahun Yubileum dan Pengampunan Allah

Tahun 2025 yang baru saja kita lalui adalah Tahun Yubileum. Pintu-pintu pengampunan telah dibuka bagi kita agar kita dapat mengalami sukacita oleh belaskasih Allah Bapa yang selalu mengampuni kita bila kita bertobat dan kembali ke jalan yang benar. Roh Kudus selalu mengetuk hati kita agar kita bertobat, meninggalkan kebiasaan lama yang penuh dosa, dusta, kesombongan, iri hati, dengki, dan ingin membalas dendam.

Kita juga diminta untuk meninggalkan sikap berprasangka buruk, pikiran negatif, memuaskan hawa nafsu, dan mengejar kenikmatan. Semua hal ini justru menjauhkan kita dari Tuhan dan membuat kita tersiksa serta dikejar oleh dosa.

Arti Bertobat dan Percaya pada Injil

Bertobat berarti mengubah arah—menjauhi dosa dan mendekat kepada Allah. Tanpa pertobatan, seseorang tidak bisa masuk ke dalam Kerajaan Allah. Percaya berarti menyerahkan hidup kepada Allah, bukan sekadar menerima-Nya secara intelektual. Percaya berarti memiliki hubungan yang didasari keyakinan pribadi.

Yesus telah membawa Kerajaan-Nya datang ke dunia. Manusia dapat masuk ke dalam Kerajaan itu dengan bertobat dari dosa-dosanya dan tetap tinggal di dalam Kerajaan itu dengan terus mempercayai Yesus. Yesus adalah kabar baik itu.

Yesus Memilih Murid-Murid yang Sederhana

Yesus kemudian memilih empat murid (dua pasang kakak-beradik) yang adalah nelayan-nelayan sederhana. Allah sering memilih apa yang bodoh, lemah, dan rendah di mata dunia. Dia menggenapi tujuan-tujuan-Nya semata-mata dengan kasih karunia dan kuasa-Nya.

Dengan murah hati, Dia memilih mereka untuk berperan serta dalam misi-Nya. Yesus memilih dan mengajak mereka untuk menjadi tim sekerja-Nya dalam mewartakan Kerajaan Allah dan kabar gembira kepada segala bangsa. Bekerja dalam tim menjadi kekuatan yang digunakan Yesus untuk memenangkan hati dan jiwa banyak orang.

Panggilan untuk Mengikut Yesus

“Mari, ikutlah Aku” (ay.17) adalah tugas utama seorang murid. Kita perlu menyingkirkan segala hal lainnya dan kembali pada panggilan sederhana yang utama ini: mengikut Yesus. Kita harus selalu kembali kepada-Nya karena sangat mudah bagi kita untuk beralih fokus dan kehilangan tujuan.

Kita harus terus mengikut Yesus, bukan mengikuti kata orang banyak atau kata hati kita sendiri. Mengikut Yesus berarti menyediakan diri untuk dipimpin oleh-Nya dan rela melepaskan segala hal yang lain demi menaati pimpinan-Nya. Tidak ada hal lain yang terlalu berharga atau terlalu penting untuk ditinggalkan demi mengikut Yesus. Murid-murid pertama “segera meninggalkan jalannya dan mengikuti Dia” (ay.18). Dua dari mereka bahkan “meninggalkan ayahnya” (ay.20).

Doa dan Harapan

Kiranya semangat pertobatan menjadi semangat kita di Tahun Baru ini. Mari kita saling mengingatkan untuk kembali ke jalan Tuhan. Doa yang disampaikan adalah: “Ya Yesus, jadikanlah aku penjala manusia yang mampu memberikan kedamaian dan kegembiraan sejati bagi semua orang yang aku layani. Semoga semakin banyak orang yang percaya kepadaMu…Amin.”

Sahabatku yang terkasih, Selamat hari Senin. Semangat Senin, semangat pembaharuan diri. Salam doa dan berkatku untukmu dan keluarga di mana saja berada: Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version