Barito Putera Berhasil Menahan PSS Sleman dengan Skor 0-0
Pada pekan ke-18 Pegadaian Championship 2025/2026, Barito Putera berhasil meredam serangan dari PSS Sleman dan memaksakan hasil imbang tanpa gol. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (31/1/2026), berjalan sangat ketat dan berakhir dengan skor 0-0.
Strategi Bertahan yang Efektif
Pelatih Barito Putera, Stefano “Teco” Cugurra, mengungkapkan bahwa kunci keberhasilan timnya adalah pertahanan yang solid serta strategi yang telah dirancang secara matang. Ia menekankan pentingnya menghadapi dua pemain sayap andalan PSS Sleman, yaitu Riko Simanjuntak dan Terens Puhiri.
Menurut Teco, Barito Putera sudah sangat memahami karakter kedua pemain tersebut. Pengalaman panjangnya dalam melawan Riko dan Terens di Liga 1 menjadi modal penting dalam menyusun taktik bertahan.
“Dua pemain ini sudah sering saya lawan di Liga 1. Riko juga dua tahun kerja sama saya di Persija, Terens sudah lama di Borneo. Kita tahu benar-benar mereka punya kualitas yang sangat bagus,” ujar Teco dalam sesi konferensi pers usai laga.
Peran Bek Sayap yang Kritis
Untuk mengatasi kecepatan kedua pemain sayap PSS tersebut, Teco menekankan kesiapan penuh para bek sayap Barito Putera. Ia menyebut peran Bima Reksa dan Aditiya Daffa Al Haqi sangat krusial dalam menjaga keseimbangan pertahanan tim.
“Waktu main lawan mereka, bek kiri dan bek kanan kita, Bima sama Daffa, harus sangat siap buat bertahan. Terus waktu kita main lebih kompak, tim lebih kompak, kita bisa bertahan lebih bagus lawan mereka,” lanjutnya.
Pertahanan Solid Barito Putera
Barito Putera tercatat sebagai salah satu tim dengan pertahanan terbaik di Grup Timur, dengan hanya enam kali kebobolan dari 18 pertandingan. Teco menyebut disiplin bertahan dan pemahaman sistem menjadi kunci konsistensi tersebut.
“Hampir semua tim yang saya latih, saya selalu kerja buat tidak kebobolan. Semua pemain harus marking yang benar. Walaupun saya baru di Barito, pemain sudah mengerti sistem dan ikut dengan taktikal tim,” jelas pelatih asal Brasil tersebut.
Performa Kiper yang Mengagumkan
Dalam laga tersebut, kedua tim tampil ngotot dan sama-sama mengincar kemenangan. Barito Putera bahkan sempat mencetak dua gol yang semuanya dianulir setelah pengecekan VAR. Di sisi lain, PSS Sleman juga memiliki sejumlah peluang yang berhasil digagalkan oleh penjaga gawang Barito, Muhammad Ridho.
“Saya pikir dua tim kerja keras hari ini. Kita bisa cetak dua gol tapi dianulir, mereka juga punya beberapa kesempatan dan Ridho bisa save beberapa bola. Menurut saya, hasil 0-0 ini adil,” kata Teco.
Tanggapan dari Muhammad Ridho
Senada dengan sang pelatih, Muhammad Ridho mengakui pertandingan berjalan sulit, namun ia bersyukur Barito Putera mampu menjaga clean sheet di kandang lawan.
“Pertandingan sangat sulit buat Barito Putera. Tapi alhamdulillah kita bisa clean sheet dan bermain sangat solid. Sebenarnya kita juga mengincar tiga poin, tapi pertandingan sudah selesai dan sekarang fokus ke putaran ketiga supaya bisa lolos ke Liga 1,” ujar Ridho.





