Pengakuan Denada Tentang Ressa Rizky Ressano
Denada akhirnya mengungkapkan secara terbuka bahwa Ressa Rizky Ressano adalah anak kandungnya melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @denadaindonesia, pada 2 Februari 2026. Ini menjadi momen penting bagi Ressa yang selama ini menantikan pengakuan tersebut.
Meski merasa bahagia dan lega atas pengakuan tersebut, Ressa menegaskan bahwa pernyataan di media sosial belum cukup baginya. Ia berharap ada komunikasi langsung dan pertemuan tatap muka dengan Denada agar dapat menyelesaikan masalah yang selama ini bergulir di ruang publik.
Ressa menyatakan bahwa keinginannya bertemu bukan untuk kembali hidup bersama, tetapi lebih untuk membangun hubungan yang lebih baik sebagai ibu dan anak. Ia juga menyadari bahwa kondisi emosionalnya akan berbeda jika harus tinggal serumah setelah sekian lama berpisah.
Penyesalan Denada
Dalam unggahan tersebut, Denada menulis kalimat singkat namun sarat makna, “Untuk anakku Ressa Rossano”. Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada Ressa karena baru mengungkapkan kebenaran tersebut setelah sekian lama berlalu. Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, Denada akhirnya mengucapkan pernyataan yang menjadi jawaban atas penantian panjang sang anak.
“Saya Denada Tambunan menyatakan bahwa Ressa Rosano adalah anak kandung saya,” ucapnya lirih. Dalam video yang diunggah tersebut, Denada tampak tak kuasa menyembunyikan penyesalan mendalam. Ia secara terbuka mengakui ketidakhadirannya dalam perjalanan hidup Ressa sejak bayi hingga dewasa.
Denada menyebut, kondisi kesehatan mental di masa lalu menjadi alasan utama yang membuat dirinya terpisah dari sang anak. “Saya betul-betul minta maaf kepada Ressa, karena Ressa tidak hidup bersama saya dari mulai dia masih bayi.” “Saat itu kondisi psikis saya sedang tidak layak,” ujar Denada, yang kini berusia 47 tahun.
Kesalahan Denada
Tak berhenti sampai di situ, Denada juga mengakui bahwa keputusan untuk baru mengatakan kebenaran ini merupakan kesalahannya sendiri. Ia bahkan tak segan menyalahkan dirinya atas dampak yang harus ditanggung Ressa, yang tumbuh tanpa mengetahui siapa ibu kandungnya.
“Baru saat ini saya memberitahukan Ressa bahwa saya adalah ibu kandungnya. Itu kesalahan saya, kebodohan saya, dan kekhilafan saya,” tuturnya. Kini, Denada hanya bisa berharap pintu maaf dari sang anak masih terbuka, meski menyadari luka yang terlanjur ada tidak mudah disembuhkan dalam waktu singkat.

Perasaan Ressa Rizky Ressano
Meski mengaku bahagia dan lega atas pengakuan tersebut, Ressa Rizky Ressano menegaskan bahwa pernyataan di media sosial saja belum cukup baginya. Ia berharap ada komunikasi langsung dan pertemuan tatap muka dengan Denada, agar persoalan yang selama ini bergulir di ruang publik dapat diselesaikan secara personal.
Ia mengaku perasaannya campur aduk saat menyaksikan video pengakuan sang ibu kandung. Di satu sisi ada rasa senang, namun di sisi lain tersimpan keinginan kuat untuk bertemu langsung. “Ya alhamdulillah seneng ya, tapi kan Ressa juga ingin bertemu,” kata Ressa Rosano dikutip dari Wartakotalive.com. “Intinya ingin, ingin bertemu aja,” lanjutnya.
Ressa juga mengungkapkan bahwa hingga kini belum ada komunikasi personal yang terjalin antara dirinya dan Denada, meski pengakuan sudah disampaikan secara terbuka ke publik. Menurut Ressa, keinginannya bertemu bukan semata untuk klarifikasi, melainkan demi membangun hubungan yang lebih baik sebagai ibu dan anak.
Namun demikian, Ressa menegaskan bahwa pertemuan tersebut bukan berarti dirinya ingin kembali tinggal bersama Denada. Ia menyadari kondisi emosionalnya akan berbeda jika harus hidup serumah setelah sekian lama berpisah. “Kan Ressa sudah bilang, pasti rasanya akan berbeda, jadi Ressa enggak mau (tinggal bareng),” ungkapnya.
Kini, Ressa memilih bersikap menunggu dengan harapan pintu komunikasi segera dibuka oleh sang ibu kandung. “Ya intinya Ressa menunggu. Sampai Ibu buka komunikasi,” beber Ressa.




