Ringkasan Materi Chapter 1: Exploring Fauna of Indonesia
Unit 1. Bekantan
Fokus utama pada unit ini adalah mempelajari ciri-ciri fisik, habitat, makanan, dan perilaku bekantan sebagai primata endemik Kalimantan melalui teks laporan hasil observasi (Report Text).
Teks Report memiliki ciri khas seperti penggunaan fakta ilmiah, kosakata sains yang tepat (seperti endemic, reddish-brown fur, mangrove forest), serta struktur kalimat Simple Present Tense karena menyampaikan fakta umum.
Unit 2. Orangutan and Gorilla
Pada unit ini, siswa belajar untuk mengomparasi atau membandingkan karakteristik, persamaan, dan perbedaan antara dua jenis primata, yaitu Orangutan asal Indonesia dan Gorila asal Afrika.
Tata bahasa yang digunakan dalam teks ini adalah Comparative Words/Phrases seperti larger than, different from, both of them, atau unlike gorillas. Hal ini membantu menunjukkan perbedaan perilaku, habitat, dan struktur fisik kedua spesies tersebut.
Unit 3. Indonesian Birds
Unit ini berfokus pada pengenalan berbagai jenis burung khas Indonesia, seperti Cenderawasih dan Jalak Bali. Siswa juga belajar cara menyusun teks report sederhana tentang konservasi burung terancam punah.
Struktur Teks Report (Generic Structure) terdiri dari:
* General Classification: Pernyataan umum yang mengidentifikasi objek (misalnya: pengenalan spesies burung dan nama ilmiahnya).
* Description: Penjabaran detail meliputi physical appearance (penampilan fisik), habitat (tempat tinggal), diet (makanan), dan behavior/threats (perilaku serta ancaman kepunahan).
Latihan Soal HOTS
Baca teks di bawah ini untuk menjawab pertanyaan 1–3!
The Endangered Bekantan
Bekantan (Nasalis larvatus) adalah jenis monyet yang hanya ditemukan di pulau Kalimantan. Ia mudah dikenali oleh hidung panjang dan besar, terutama pada jantan, serta bulu berwarna merah kecokelatan. Bekantan tinggal terutama di hutan mangrove dan area dekat sungai.
Berbeda dengan monyet lainnya, Bekantan adalah perenang yang hebat. Mereka sering melompat dari cabang pohon langsung ke sungai untuk menyeberang atau menghindari predator. Makanan mereka terutama terdiri dari daun muda, biji, dan buah mentah. Mengonsumsi buah matang dapat menyebabkan kembung parah karena bakteri unik di sistem pencernaannya.
Sayangnya, Bekantan sekarang diklasifikasikan sebagai hewan langka. Ancaman utama bagi kelangsungan hidupnya adalah kerusakan habitat akibat perkebunan kelapa sawit, kebakaran hutan, dan ekspansi permukiman manusia. Jika deforestasi terus berlanjut, Bekantan mungkin menghadapi kepunahan dalam waktu dekat.
-
Berdasarkan teks, mengapa Bekantan tidak bisa mengonsumsi buah matang seperti kebanyakan primata lainnya?
A. Buah matang mengandung bahan kimia racun yang bisa membunuh hati mereka secara instan.
B. Buah matang terlalu keras untuk dikunyah oleh gigi kecil Bekantan.
C. Gula dalam buah matang bereaksi dengan bakteri unik di perut mereka, menyebabkan kembung berbahaya.
D. Buah matang tumbuh di pohon tinggi yang Bekantan tidak bisa capai dengan berenang. -
Jika pemerintah setempat ingin membuat kebijakan konservasi efektif untuk menyelamatkan Bekantan dari kepunahan, tindakan apa yang secara langsung mengatasi ancaman utama yang disebutkan dalam teks?
A. Membangun kolam renang besar untuk Bekantan di daerah perkotaan.
B. Melindungi hutan mangrove secara ketat dan menghentikan penebangan lahan ilegal di Kalimantan.
C. Memberi Bekantan buah matang untuk mempercepat pertumbuhan mereka.
D. Memindahkan semua Bekantan dari Kalimantan ke hutan di benua lain. -
Baca kalimat perbandingan ini:
“Orangutans spend most of their time up in the trees, whereas Gorillas are primarily ground-dwelling primates.”
Apa yang bisa kita simpulkan tentang adaptabilitas fisik kedua hewan tersebut berdasarkan kalimat tersebut?
A. Gorila memiliki lengan lebih panjang yang cocok untuk bergelantung di cabang pohon.
B. Orangutan memiliki kaki yang kuat untuk berlari cepat di darat.
C. Orangutan memiliki ciri fisik yang cocok untuk hidup di pohon, sedangkan Gorila disesuaikan untuk hidup di darat.
D. Keduanya memiliki ciri fisik yang sama untuk hidup di dataran tinggi.
Jawab pertanyaan berikut berdasarkan pemikiran kritis Anda!
4. (Soal HOTS Essay – Menyusun Teks Report Berdasarkan Data)
Analisis catatan ilmiah berikut tentang Jalak Bali:
Type: Burung endemik Bali, Indonesia.
Appearance: Bulu putih murni, kulit biru di sekitar mata, ujung sayap dan ekor berwarna hitam.
Status: Terancam punah akibat perburuan ilegal dan kehilangan habitat.
Pertanyaan: Tulis paragraf General Classification singkat (2–3 kalimat) untuk Teks Report berdasarkan fakta-fakta ini, menggunakan Simple Present Tense yang benar!
- Bandingkan tujuan komunikatif dan tenses verba yang digunakan dalam Teks Report tentang Bekantan dibandingkan dengan Teks Personal Recount tentang Kunjungan Siswa ke Taman Nasional Kutai. Jelaskan mengapa tenses verba mereka berbeda!
Kunci Jawaban Soal HOTS Pilihan Ganda
(1) C. Gula dalam buah matang bereaksi dengan bakteri unik di perut mereka, menyebabkan kembung berbahaya. (Analisis: Paragraf kedua menjelaskan bahwa mengonsumsi buah matang menyebabkan kembung parah/bloating karena bakteri unik pada sistem pencernaan Bekantan).
(2) B. Melindungi hutan mangrove secara ketat dan menghentikan penebangan lahan ilegal di Kalimantan. (Analisis: Paragraf ketiga menyebutkan ancaman utama Bekantan adalah kerusakan habitat akibat alih fungsi lahan/deforestasi, sehingga solusinya adalah perlindungan hutan mangrove).
(3) C. Orangutan memiliki ciri fisik yang cocok untuk hidup di pohon, sedangkan Gorila disesuaikan untuk hidup di darat. (Analisis: Kata “whereas” menunjukkan kontras/perbandingan sifat; Orangutan hidup di atas pohon/arboreal, sedangkan Gorila hidup di atas tanah/terrestrial).
Kunci Jawaban Soal HOTS Essay
(4) Contoh Jawaban Paragraf General Classification:
“The Bali Myna (Leucopsar rothschildi), locally known as Jalak Bali, is an endemic bird species native to the island of Bali, Indonesia. This bird is famous for its striking pure white plumage, distinct blue skin around its eyes, and black-tipped wings. Due to severe illegal poaching and habitat loss, the Bali Myna is currently classified as a critically endangered species.”
(5) Analisis Perbedaan Teks:
Teks Report (Bekantan): Bertujuan menyampaikan fakta ilmiah umum tentang suatu spesies. Menggunakan Simple Present Tense (is, live, eat) karena berisi kebenaran umum (general truth) yang berlaku sepanjang waktu.
Teks Personal Recount (Kunjungan ke Taman Nasional): Bertujuan menceritakan pengalaman pribadi di masa lalu. Menggunakan Simple Past Tense (visited, saw, went) karena kejadiannya spesifik terjadi di waktu tertentu pada masa lalu.




