Kritik Pelatih Tottenham terhadap Wasit dan Pengaruh VAR
Pelatih Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi, mengungkapkan kekecewaannya terhadap keputusan wasit setelah timnya bermain imbang 1-1 melawan Leeds United dalam pertandingan Liga Inggris di Stadion Tottenham Hotspur, Selasa dinihari, 12 Mei 2026. Ia menilai wasit Jarred Gillett tidak tenang sepanjang pertandingan.
De Zerbi bahkan menyebut tekanan dari kontroversi VAR pada laga Arsenal kontra West Ham sehari sebelumnya turut memengaruhi keputusan perangkat pertandingan. “Sejak menit pertama sampai akhir pertandingan, wasit bilang kepada saya, ‘kalau Anda keluar dari area teknis maka akan mendapat kartu kuning.’ Saya pikir mereka tidak tenang hari ini. Mungkin mereka merasakan tekanan dari kemarin. Pertandingan Arsenal, VAR,” ujarnya dalam konferensi pers seusai laga.
Pertandingan antara Tottenham dan Leeds diwarnai dua keputusan VAR yang menjadi sorotan. Insiden pertama terjadi ketika Mathys Tel gagal menyapu bola dan justru mengenai Ethan Ampadu di kotak penalti Spurs. Wasit VAR Craig Pawson kemudian meminta Gillett meninjau tayangan ulang melalui monitor di pinggir lapangan sebelum akhirnya memberikan penalti.
Insiden kedua terjadi pada menit ke-13 dari total 14 menit injury time babak kedua. Daniel James terjatuh di kotak penalti setelah berduel dengan Lukas Nmecha. Gillett tidak memberikan penalti dan VAR juga memutuskan tidak perlu ada peninjauan ulang karena menilai Nmecha sempat menyentuh bola. Hasil imbang itu membuat Tottenham unggul dua poin atas West Ham United yang berada di zona degradasi dengan dua pertandingan tersisa musim ini.
De Zerbi mengakui bahwa timnya juga bermain di bawah tekanan sehingga tidak tampil lepas sepanjang pertandingan. “Tentu kami juga merasakan tekanan hari ini karena kecepatan dan organisasi permainan di lapangan. Kami tidak bermain penuh gairah saat menguasai bola. Kami terburu-buru,” ujarnya.
Namun, pelatih asal Italia itu tetap menilai keputusan wasit memengaruhi jalannya pertandingan. Ia juga menyinggung kontroversi VAR dalam laga Arsenal melawan West Ham yang terjadi sehari sebelumnya.
“Saya tidak bisa memahami keluhan soal VAR kemarin karena David Raya dilanggar 200 persen, bukan 100 persen,” kata De Zerbi.
Selain membahas hasil pertandingan, De Zerbi menyambut positif kembalinya James Maddison. Gelandang Tottenham itu absen lebih dari satu tahun akibat dua cedera lutut serius. “Kabar bagus untuk kami. Dia pemain yang berbeda dari segi kualitas maupun kepribadian dan saya harap akan menjadi sosok penting,” ujarnya.
Adapun pelatih Leeds, Daniel Farke, juga mengaku senang melihat Maddison kembali bermain. Farke pernah melatih pemain timnas Inggris itu saat menangani Norwich City. “Kalau Anda mencintai sepak bola, maka Anda mencintai James Maddison karena bagi saya dia pesepak bola murni,” kata Farke.





