Sriwijaya FC Optimis Curi Poin di Kandang Persiraja
Sriwijaya FC, meskipun telah dipastikan terdegradasi ke Liga 3, tetap menunjukkan semangat tinggi untuk mempersembahkan kemenangan perdana dalam laga melawan Persiraja Banda Aceh. Pertandingan yang akan digelar di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh, pada Sabtu (28/3/2026) pukul 20.30 WIB ini menjadi momen penting bagi tim.
Ketua Umum Sriwijaya Mania, Eddy Ismail, menyatakan dukungan penuh kepada pelatih dan pemain Sriwijaya FC. Menurutnya, meskipun tim tidak lagi berkompetisi di Liga 1, skuad saat ini tetap berusaha membuktikan diri dan menjaga marwah Elang Andalas.
“Kami selalu mendukung Sriwijaya FC, baik di Liga 1 maupun Liga 3. Loyalitas kami tidak akan pernah mati,” ujar Eddy Ismail.
Perang Urat Syaraf di Stadion Lampineung
Pelatih Sriwijaya FC, Iwan Setiawan, mengakui bahwa aura keangkeran Stadion Lampineung yang selama ini menjadi kebanggaan Persiraja Banda Aceh sudah mulai memudar. Menurutnya, Persiraja sering kehilangan poin di kandang sendiri, sehingga laga malam ini bisa menjadi kesempatan bagus untuk Sriwijaya FC.
“Kami akan mempertahankan tradisi itu. Aura Persiraja hebat di Lampineung saya lihat sudah menurun,” kata Iwan Setiawan.
Asisten Pelatih Sriwijaya FC, Cipta Adikodrati atau Coach Joe Barry, juga mengungkapkan bahwa pelatih Iwan Setiawan telah menyiapkan taktik khusus untuk meredam tuan rumah. Pemantauan langsung terhadap skema permainan Persiraja dilakukan sebelum Lebaran, sehingga tim memiliki data penting untuk menghadapi laga tersebut.
“Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengeksplorasi celah serta kelemahan Persiraja nanti,” ujar Coach Joe Barry.
Dukungan Suporter Sriwijaya Mania
Sriwijaya Mania berkomitmen memberikan dukungan penuh di enam laga sisa putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/26. Meski Sriwijaya FC telah dipastikan terdegradasi, suporter tetap setia mendukung.
“Kami, Sriwijaya Mania, berkomitmen untuk selalu mendukung Sriwijaya FC. S-Man akan senantiasa mengawal agar Sriwijaya FC tetap eksis, meski harus menjalani kompetisi Liga 3 2026/27 nanti,” tegas Eddy Ismail.
Direktur Olahraga PT SOM, Anggoro Prajesta, juga optimistis bahwa Sriwijaya FC mampu membawa pulang poin dari markas Laskar Rencong. Menurutnya, posisi “nothing to lose” membuat pemain lebih lepas dan tanpa tekanan.
“Setelah Lebaran, kita akan mencoba mencuri poin dari Persiraja Banda Aceh. Skuad Sriwijaya FC di putaran ketiga ini akan tampil berbeda,” ujar Anggoro.
Keyakinan Anggoro didasari pada kejutan yang sering terjadi dalam sepak bola, di mana tim papan bawah kerap menyulitkan tim besar. Ia bahkan menganalogikan gaya kepelatihan Iwan Setiawan dengan pelatih kenamaan dunia seperti Jose Mourinho.
“Papan atas bisa kalah oleh papan bawah, jangan salah. Apalagi pelatih kita (Iwan Setiawan) memiliki gaya seperti Mourinho, bisa dibilang ‘Mourinho-nya Indonesia’. Namun, taktik itu tentu harus ditunjang dengan kondisi fisik yang prima,” pungkasnya.
Laga Panas di Stadion H. Dimurthala
Laga antara Persiraja Banda Aceh dan Sriwijaya FC pada pekan ke-22 Pegadaian Championship 2025/26 diprediksi berlangsung panas. Pertandingan ini tidak hanya tentang 3 poin, tetapi juga soal gengsi kandang yang mulai dipertanyakan.
Dengan semangat tinggi dari pelatih, pemain, dan suporter, Sriwijaya FC siap memberikan penampilan terbaik di laga malam ini. Semangat dan strategi yang matang menjadi modal utama untuk meraih hasil positif.





