Persoalan Ijazah S2 dan S3 Rismon Sianipar yang Kini Menjadi Perhatian Publik

Rismon Sianipar kini tengah dihadapkan pada berbagai isu terkait ijazah S2 dan S3-nya, yang diduga palsu. Hal ini memicu reaksi dari berbagai pihak, termasuk Roy Suryo, yang menanggapi dengan tawa. Meski demikian, ia menyatakan bahwa dirinya tidak akan membela Rismon Sianipar dalam kasus ini.

Reaksi Roy Suryo terhadap Kasus Rismon Sianipar

Roy Suryo mengungkapkan bahwa dirinya tidak akan membela Rismon Sianipar yang kini dilaporkan oleh pendukung Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu. Ia juga menegaskan bahwa ia tidak akan melontarkan kritikan terhadap dugaan ijazah tersebut.

“Karena memang dia (Rismon) itu tadinya kan menunjukkan kalau dia doktor, ya sudah selama ini kita percaya,” kata Roy Suryo, dikutip dari tayangan di kanal YouTube iNews, Jumat (20/3/2026).

Meskipun tidak membela Rismon, Roy Suryo juga tidak akan menyerangnya. Ia meminta Rismon untuk mempertanggungjawabkan laporan yang menimpa dirinya. “Makanya itu pertanggungjawabkan Mon, terhadap mereka. Saya tidak akan membahas itu. Saya tidak akan membela, tidak akan menyerang Anda,” ujar Roy Suryo.

Penjelasan Pendukung Jokowi

Sementara itu, ketua Jokowi Mania, Andi Azwan, menyebut bahwa pihak dari Universitas Yamaguchi tidak mengenal Rismon Sianipar sebagai lulusan kampus yang berada di Jepang tersebut. Sehingga pihaknya melaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan ijazah palsu Rismon Sianipar.

Andi Azwan sudah menduga ijazah S2 dan S3 milik Rismon Sianipar palsu sejak 7 bulan yang lalu. Menurutnya, Rismon Sianipar tidak bisa berbicara bahasa Jepang saat ia tes, sehingga hal tersebut menjadi janggal karena Rismon mengaku sebagai lulusan universitas di Jepang.

“Apalagi ketika saya melihat ijazah yang dia punya kemudian dia upload di Balige Academy itu, saya katakan ini dugaan saya, saya tidak langsung katakan palsu, dugaan saya ini (ijazah Rismon Sianipar) tidak benar dan ini palsu,” kata Andi, dikutip dari tayangan di kanal YouTube tvOneNews, Selasa (17/3/2026).

Tindakan yang Dilakukan oleh Tim Andi Azwan

Andi Azwan mengatakan bahwa rekan-rekannya telah pergi ke Jepang untuk mencari informasi terkait Rismon Sianipar di Universitas Yamaguchi. Bahkan, pihak Universitas Yamaguchi tidak mengenal Rismon Sianipar sebagai lulusan kampus tersebut.

“Kebetulan sekarang teman-teman kami itu ada ada di Jepang, langsung mengecek dengan Universitas Yamaguchi dan ter-confirm,” ujarnya. “Kita sudah berkorespondensi dengan pihak Universitas Yamaguchi dan mendapatkan informasi email balik juga, semua tidak mengenal yang namanya Rismon Hasiholan Sianipar sebagai graduate dari Yamaguchi University,” jelasnya.

Dugaan Fitnah terhadap Jokowi

Andi menilai selama hampir 1 tahun Rismon Sianipar sudah memfitnah Jokowi. Dengan adanya permohonan restorative justice dan meminta maaf kepada Jokowi, Rismon kini sudah tidak garang lagi.

“Karena apa? Karena dia merasa bahwasanya apa yang dia lakukan adalah salah. Makanya dia minta RJ untuk itu,” tuturnya. Lebih lanjut, Andi Azwan berpendapat bahwa laporannya tersebut kemungkinan menjadi salah satu alasan Rismon meminta maaf kepada Jokowi dan menyatakan ijazah Jokowi asli.

Laporan Resmi ke Polda Metro Jaya

Sebelumnya, Andi Azwan dan sejumlah pihak dari Peradi Bersatu melaporkan Rismon Sianipar ke Polda Metro Jaya, Jumat (13/2/2026). Pelapor, Taufik Bilhaki, menuding ijazah magister (S2) dan doktoral (S3) milik Rismon yang diterbitkan oleh Universitas Yamaguchi adalah palsu.

Kubu Andi Azwan menyebut polisi telah menerima dan siap melanjutkan proses penyelidikan terkait dugaan pemalsuan ijazah oleh Rismon Sianipar ini. Mereka juga telah menyerahkan sejumlah bukti elektronik dan keterangan dari Yamaguchi University Jepang.

Penggugat dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo ini dilaporkan atas beberapa pasal. Di antaranya dugaan pemalsuan surat dan dokumen berdasarkan KUHP baru serta dugaan penggunaan ijazah palsu berdasarkan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional.


Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version