PDM Lamongan Siapkan 286 Titik Salat Idul Fitri di 27 PCM
Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan telah mempersiapkan sebanyak 286 titik pelaksanaan salat Idul Fitri pada tahun 1447 Hijriah, yang akan digelar pada Jumat (20/3/2026). Lokasi tersebut tersebar di 27 Cabang Muhammadiyah (PCM) yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Lamongan.
Lokasi salat ini tidak hanya terpusat di halaman masjid, tetapi juga melibatkan berbagai tempat seperti lapangan, halaman sekolah, dan kompleks perguruan Muhammadiyah. Penyebaran lokasi ini dilakukan dengan pertimbangan untuk memberikan kenyamanan kepada jamaah serta memastikan ketertiban dalam pelaksanaan ibadah.
Penyebaran Lokasi Salat Idul Fitri
Sekretaris Majelis Tabligh PDM Lamongan, Sutikno, menyampaikan bahwa penentuan lokasi salat Idul Fitri dilakukan berdasarkan data terakhir dari seluruh PCM se-Kabupaten Lamongan. Ia menjelaskan bahwa jumlah titik salat mencapai 286, yang tersebar di 27 PCM. Sebaran lokasi ini mencakup berbagai tempat strategis yang mampu menampung jumlah jamaah yang cukup besar.
“Tempat itu dipertimbangkan sekaligus agar memberikan kenyamanan dalam pelaksanaan ibadah,” ujarnya.
Menurutnya, pemilihan lokasi tersebut mempertimbangkan kapasitas jamaah yang terus meningkat setiap tahun, terutama pada momentum Hari Raya Idul Fitri yang menjadi salah satu ibadah terbesar umat Islam. Lapangan terbuka masih menjadi pilihan utama di beberapa wilayah karena mampu menampung jamaah dalam jumlah besar. Namun, untuk daerah tertentu juga memanfaatkan halaman sekolah dan masjid Muhammadiyah.
Kesiapan Panitia dan Khatib
Selain lokasi, PDM Lamongan melalui Majelis Tabligh juga telah menyiapkan para khatib yang akan bertugas menyampaikan khutbah Idul Fitri di masing-masing titik. Para khatib tersebut berasal dari kalangan ulama, tokoh Muhammadiyah, hingga akademisi yang dinilai kompeten dan berpengalaman. Termasuk juga khatib dari luar Kabupaten Lamongan.
Penunjukan khatib dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan tema khutbah yang relevan dengan kondisi umat saat ini, termasuk penguatan nilai keimanan, persatuan, serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Imbauan dan Persiapan Teknis
Sutikno menambahkan, pihaknya juga mengimbau kepada seluruh panitia di masing-masing lokasi untuk memastikan kesiapan teknis pelaksanaan salat Idul Fitri. Hal ini mencakup kebersihan tempat, pengaturan saf, hingga kelancaran arus jamaah. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban dan kekhusyukan selama pelaksanaan ibadah, serta tetap memperhatikan faktor keamanan dan kenyamanan bersama.
Dengan banyaknya titik yang tersebar, ia berharap pelaksanaan salat Idul Fitri dapat berjalan lancar, tertib, dan khusyuk. “Ini juga menjadi bentuk pelayanan Muhammadiyah kepada masyarakat luas,” pungkasnya.
Berbagai Jenis Lokasi yang Digunakan
Beberapa lokasi yang digunakan antara lain:
- Lapangan terbuka yang mampu menampung ribuan jamaah.
- Halaman masjid yang biasanya digunakan sebagai tempat salat bagi warga setempat.
- Halaman sekolah Muhammadiyah yang disiapkan sebagai alternatif jika kapasitas masjid tidak memadai.
- Kompleks perguruan Muhammadiyah, seperti di Desa Laren, Kecamatan Laren, yang juga menjadi tempat pelaksanaan salat Idul Fitri.
Peran Majelis Tabligh
Majelis Tabligh PDM Lamongan memiliki peran penting dalam memastikan pelaksanaan salat Idul Fitri berjalan dengan baik. Mereka tidak hanya bertanggung jawab atas pemilihan lokasi, tetapi juga mengawasi persiapan teknis dan koordinasi dengan panitia di masing-masing titik.
Selain itu, mereka juga membantu dalam penyusunan materi khutbah yang sesuai dengan kondisi masyarakat saat ini. Hal ini bertujuan untuk memberikan pesan-pesan penting yang relevan dengan situasi terkini, seperti penguatan nilai-nilai keimanan dan persatuan.
Kesimpulan
Pelaksanaan salat Idul Fitri oleh PDM Lamongan merupakan bentuk partisipasi aktif dalam melayani masyarakat. Dengan persiapan yang matang dan lokasi yang beragam, diharapkan ibadah ini dapat berjalan dengan lancar dan khusyuk. Dengan adanya 286 titik salat yang tersebar di 27 PCM, PDM Lamongan menunjukkan komitmen untuk memastikan semua jamaah mendapatkan pengalaman ibadah yang baik dan nyaman.





