Pelaksanaan Salat Idulfitri di Lawang Sewu Semarang Berlangsung Khidmat

Pelaksanaan salat Idulfitri 1447 H di pelataran Lawang Sewu, Kota Semarang, Jawa Tengah, berlangsung dengan penuh kekhidmatan. Ratusan warga ikut serta dalam ibadah tersebut pada hari Sabtu (21/3/2026). Salat dimulai sekitar pukul 06.15 WIB dan berjalan lancar.

Bertindak sebagai imam sekaligus khatib adalah H Machasin, sementara Arda Nur Yulian bertugas sebagai bilal. Dalam khotbahnya, H Machasin menekankan pentingnya menjaga hati sebagai pusat kebaikan manusia. Ia mengutip hadis riwayat Bukhari dan Muslim tentang segumpal daging dalam tubuh manusia yang menentukan keseluruhan perilaku. Jika hati baik, maka perilaku seseorang juga baik. Sebaliknya, jika hati buruk, maka perbuatan seseorang pun akan buruk.

Momen Bersilaturahmi dan Berfoto

Setelah salat, suasana di pelataran Lawang Sewu tidak langsung sepi. Banyak jemaah tetap berada di lokasi untuk bersilaturahmi dan mengabadikan momen kebersamaan bersama keluarga. Salah satu peserta, Eni (60), perantau asal Semarang yang telah lebih dari 30 tahun tinggal di Kalimantan, menyebutkan bahwa momen ini menjadi pengalaman berharga baginya.

Eni mengatakan bahwa ini pertama kalinya ia melaksanakan salat Id di Lawang Sewu. “Dulu saya biasanya salat Id di Simpang Lima. Tapi kali ini diajak ke sini oleh adik saya,” ujarnya seusai salat. Menurut Eni, perubahan di Kota Semarang, khususnya kawasan Lawang Sewu, cukup terasa dibanding saat ia meninggalkan kota tersebut puluhan tahun lalu. Ia memuji kondisi bangunan yang kini terawat serta kebersihan lingkungan.

Pengalaman Baru dan Kebiasaan Baru

Selain Eni, Dinda (26), warga asal Pleburan, juga merasakan kehangatan kebersamaan salat Idulfitri di pelataran Lawang Sewu. Bersama keluarganya, ia memilih lokasi ini untuk merasakan pengalaman berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Biasanya, mereka melaksanakan salat Id di kawasan Simpang Lima, namun tahun ini ingin mencoba suasana baru karena pelaksanaan di Lawang Sewu masih tergolong baru.

Dinda mengungkapkan bahwa salah satu sudut menarik di Lawang Sewu adalah area yang menampilkan sisi bangunan dari dua arah sekaligus, yang kerap menjadi latar favorit pengunjung. Selain itu, ia juga merasa kawasan ini memiliki daya tarik tersendiri untuk berfoto.

Antusiasme Masyarakat Tinggi

Menurut Riesta Junianti, Corporate Branding and Communication KAI Wisata, antusiasme masyarakat dalam pelaksanaan Salat Idulfitri di pelataran Lawang Sewu tahun ini sangat tinggi. Ia menyebut kegiatan ini sudah memasuki tahun kedua penyelenggaraan. Jumlah jamaah yang hadir mencapai sekitar 800 orang, memenuhi kawasan halaman utama sejak pagi hari.

Riesta menambahkan bahwa kegiatan serupa juga pernah digelar saat Iduladha, dengan akses yang dibuka secara gratis bagi warga pada waktu tertentu. Untuk perayaan Idulfitri kali ini, kawasan Lawang Sewu kembali dibuka untuk umum mulai pukul 11.00 WIB hingga 22.00 WIB dengan tarif masuk normal, yakni mulai dari Rp10.000.


Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version