Penguburan dan Prosesi Ibadah untuk Troy Pantouw
Jenazah Juru Bicara Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) sekaligus Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik, Troy Harold Yohanes Pantouw, diterbangkan ke Jakarta pada Minggu (26/7/2026) pagi. Sebelumnya, jenazah disemayamkan di RS Hermina dan kemudian dipindahkan ke Gereja Bethany “Favor of God” di Balikpapan.
Putra semata wayang almarhum, Roger Mark Sebastiano Pantouw, tiba di Balikpapan pada Sabtu malam untuk memberikan penghormatan terakhir kepada ayahnya. Ibadah penghiburan di gereja berlangsung khidmat dengan ratusan pelayat yang hadir. Di Jakarta, jenazah langsung dibawa ke RSPAD Gatot Soebroto untuk dikremasi.
Perjalanan Jenazah dari Balikpapan ke Jakarta
Jenazah Troy Pantouw diberangkatkan menggunakan maskapai Citilink sekitar pukul 06.10 Wita dengan nomor penerbangan QG439 melalui Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan. Keberangkatan jenazah turut didampingi oleh putra almarhum, Roger, serta sejumlah kerabat keluarga dan staf Otorita IKN.
Sebelum diberangkatkan, jenazah Troy Pantouw disemayamkan di Gereja Bethany Balikpapan dan dilaksanakan ibadah penghiburan yang dihadiri oleh keluarga, rekan kerja, sahabat, serta jemaat yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir. Suasana ibadah berlangsung khidmat dan penuh haru. Roger tampak mendampingi di sisi peti jenazah selama prosesi berlangsung.
Setibanya di Jakarta, jenazah langsung dibawa menuju rumah duka dan krematorium di RSPAD Gatot Soebroto untuk prosesi penghormatan terakhir sesuai rencana keluarga.
Penyemayaman Jenazah di Rumah Sakit Hermina
Sebelum disemayamkan di gereja, jenazah Troy Pantouw terlebih dahulu dibawa ke Rumah Sakit Hermina Balikpapan. Jenazah tiba sekitar pukul 20.30 Wita menggunakan mobil jenazah milik Otorita IKN berpelat merah nomor polisi B 2018 SHX. Setibanya di rumah sakit, jenazah langsung dibawa ke ruang pemulasaraan untuk menjalani proses pemulasaraan oleh petugas dari Yayasan Afif Bhakti.
Pihak keluarga, kerabat, serta sejumlah rekan kerja dari lingkungan OIKN telah berada di rumah sakit dan menunggu di luar ruang pemulasaraan selama proses berlangsung.
Putra Almarhum Datang Melihat Sang Ayah untuk Terakhir Kali
Berdasarkan pantauan Infomalangraya.net, sekitar pukul 22.00 Wita jenazah Troy Pantouw dimasukkan ke dalam peti jenazah berwarna putih. Almarhum tampak mengenakan setelan jas berwarna hitam. Sekitar pukul 22.10 Wita, putra almarhum, Roger Mark Sebastiano Pantouw, tiba di ruang jenazah RS Hermina Balikpapan. Roger terlihat mengenakan topi hitam, kaus hijau, dan celana jeans sebelum memasuki ruangan untuk melihat sang ayah untuk terakhir kalinya.
Tak lama kemudian, sejumlah rekan kerja Troy dari Otorita IKN juga diberikan kesempatan memberikan penghormatan terakhir. Suasana haru tak terbendung ketika keluarga dan rekan kerja mengiringi prosesi penutupan peti jenazah sekitar pukul 22.21 Wita. Sejumlah pelayat tampak menundukkan kepala sambil menahan tangis.
Disemayamkan di Gereja Bethany Balikpapan
Sekitar pukul 22.25 Wita, ambulans yang membawa jenazah meninggalkan RS Hermina Balikpapan menuju Gereja Bethany “Favor of God” di Jalan Syarifuddin Yoes Nomor 7, Balikpapan Selatan. Keluarga, kerabat, dan rekan sejawat mengiringi keberangkatan jenazah dengan suasana penuh duka.
Sekitar pukul 22.35 Wita, rombongan tiba di halaman gereja dan disambut ratusan jemaat yang telah menunggu untuk mengikuti ibadah penghiburan.
Tangis Pecah Saat Ibadah Penghiburan
Di dalam gereja, ibadah berlangsung khidmat. Ratusan jemaat mengikuti rangkaian ibadah sambil memanjatkan doa bagi almarhum. Tangis haru beberapa kali pecah di tengah lantunan pujian dan doa yang dipimpin pelayan gereja.
Di barisan paling depan, Roger Mark Sebastiano Pantouw duduk di sisi kiri peti jenazah. Sepanjang ibadah berlangsung, ia lebih banyak tertunduk dalam diam. Sesekali pandangannya mengarah ke peti jenazah sang ayah yang berada hanya beberapa langkah di hadapannya.
Suasana penuh keheningan dan doa mewarnai prosesi tersebut hingga ibadah penghiburan selesai. Ibadah itu menjadi momen bagi keluarga, sahabat, rekan kerja OIKN, serta para pelayat untuk memberikan penghormatan terakhir sekaligus menguatkan keluarga yang ditinggalkan.




