Infomalangraya.net– Nama Ester Veronika menjadi salah satu sosok dari Kalimantan Timur yang mencuri perhatian dalam ajang Putri Pariwisata Indonesia 2026.
Perempuan asal Desa Buluq Sen, Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara atau Kukar, Kalimantan Timur tersebut berhasil mencatatkan sejumlah prestasi dalam ajang nasional Putri Pariwisata Indonesia 2026.
Ester Veronika, yang memiliki akun Instagram @esterrvee_, berhasil meraih posisi 2nd Runner-Up atau Top 3 Putri Pariwisata Indonesia 2026.
Tidak hanya itu, Ester juga dinobatkan sebagai Putri Desa Wisata Indonesia 2026.
Prestasi Ester dalam ajang tersebut tidak berhenti sampai di sana. Wakil Kalimantan Timur itu juga memperoleh sejumlah penghargaan lainnya, yakni Putri Pariwisata Indonesia Kebudayaan 2026, Best Video Tourism, serta masuk dalam jajaran Top 5 Best Talent.
Sementara itu, gelar Putri Pariwisata Indonesia 2026 diraih oleh Carmenita Lamba dari Nusa Tenggara Timur atau NTT.
Keberhasilan Ester membawa namanya masuk jajaran tiga besar sekaligus memperoleh sejumlah penghargaan menjadi pencapaian tersendiri bagi perempuan muda asal wilayah hulu Kutai Kartanegara tersebut.
Perjalanan Ester menuju ajang nasional itu juga menarik perhatian karena perempuan yang berasal dari Desa Buluq Sen di Kecamatan Tabang ini memiliki sejumlah aktivitas dan latar belakang yang kemudian tercantum dalam profil singkatnya.
Sosok Ester Veronika, Wakil dari Kutai Kartanegara
Ester Veronika merupakan perempuan asal Desa Buluq Sen, Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Jarak dari Desa Buluq Sen (Kecamatan Tabang) ke Tenggarong yang merupakan ibu kota Kutai Kartanegara adalah sekitar 231 kilometer jika ditempuh menggunakan kendaraan darat.
Ester lahir di Tenggarong pada 20 Agustus 2007.
Dalam profil singkatnya, Ester diketahui tengah menempuh pendidikan di SMK Negeri 1 Tenggarong.
Selain menjalani pendidikan, Ester memiliki sejumlah hobi.
Kegiatan yang menjadi kegemarannya meliputi voli, musik, tari, modeling, hingga make up.
Berbagai minat tersebut menjadi bagian dari aktivitas yang digeluti Ester.
Dalam profilnya, ia juga mencantumkan Ibu dan Putri Indonesia Pendidikan 2025 sebagai sosok yang menjadi inspirasi atau tokoh inspirasinya.
Ester juga memiliki cita-cita yang berkaitan dengan dunia pariwisata.
Ia ingin menjadi pahlawan yang berjiwa pariwisata dengan tujuan menjaga keamanan sekaligus memajukan destinasi Indonesia.
Cita-cita tersebut sejalan dengan keterlibatannya dalam kompetisi yang berkaitan dengan promosi pariwisata dan potensi budaya Indonesia.
Dari Desa Buluq Sen di Kecamatan Tabang, Ester kemudian membawa namanya untuk berkompetisi di panggung Putri Pariwisata Indonesia 2026.
Raih Posisi 2nd Runner-Up atau Top 3
Dalam hasil Putri Pariwisata Indonesia 2026, Ester Veronika berhasil meraih gelar 2nd Runner-Up.
Dalam kompetisi, istilah 2nd Runner-Up merujuk pada peserta yang berada di posisi setelah pemenang dan 1st Runner-Up.
Pencapaian tersebut menempatkan Ester dalam jajaran Top 3 Putri Pariwisata Indonesia 2026.
Selain menempati posisi tiga besar, Ester juga mendapatkan gelar Putri Desa Wisata Indonesia 2026.
Gelar tersebut berkaitan dengan perannya sebagai figur yang membawa perhatian terhadap potensi desa wisata.
Desa wisata merupakan kawasan atau wilayah yang menawarkan daya tarik bagi wisatawan, baik berupa kekayaan alam, budaya, tradisi, kehidupan masyarakat, maupun potensi lainnya.
Bagi Ester yang berasal dari Desa Buluq Sen, Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara, gelar Putri Desa Wisata Indonesia 2026 menjadi salah satu penghargaan yang diraihnya dalam ajang tersebut.
Borong Sejumlah Penghargaan
Selain berhasil masuk jajaran tiga besar, Ester Veronika juga mencatatkan sejumlah penghargaan dalam Putri Pariwisata Indonesia 2026.
Penghargaan pertama yang diraihnya adalah Putri Pariwisata Indonesia Kebudayaan 2026.
Selain itu, Ester juga memperoleh penghargaan Best Video Tourism.
Penghargaan tersebut berkaitan dengan karya video yang mengangkat atau berkaitan dengan sektor pariwisata.
Ester juga berhasil masuk dalam jajaran Top 5 Best Talent.
Pencapaian tersebut membuat perempuan asal Kutai Kartanegara ini memperoleh sejumlah pengakuan selama mengikuti rangkaian Putri Pariwisata Indonesia 2026.
Secara keseluruhan, penghargaan yang diperoleh Ester meliputi:
2nd Runner-Up atau Top 3 Putri Pariwisata Indonesia 2026
Putri Desa Wisata Indonesia 2026
Putri Pariwisata Indonesia Kebudayaan 2026
Best Video Tourism
Top 5 Best Talent
Putri Pariwisata Indonesia 2026 Diikuti 30 Finalis
Ajang Putri Pariwisata Indonesia 2026 diselenggarakan oleh Yayasan EL JOHN Indonesia melalui EL JOHN Pageants.
Sebanyak 30 finalis dari berbagai provinsi di Indonesia mengikuti rangkaian kegiatan kompetisi tersebut.
Para finalis menjalani tahapan pembekalan sebagai persiapan untuk menjadi figur yang tidak hanya memiliki kemampuan berkomunikasi dan wawasan, tetapi juga memahami tantangan yang dihadapi sektor pariwisata di masa depan.
Rangkaian kegiatan Putri Pariwisata Indonesia 2026 diawali dengan Sashing Ceremony yang digelar di Golden Phoenix Ballroom, Merlynn Park Hotel, Jakarta, pada Minggu (23/8/2026).
Sashing Ceremony merupakan prosesi penyematan selempang atau sash kepada para peserta sebagai bagian dari rangkaian resmi kompetisi.
Prosesi penyematan sash kepada 30 finalis dilakukan oleh Ketua Umum Yayasan EL JOHN Indonesia, M. Johnnie Sugiarto, bersama para tamu kehormatan.
Para finalis dalam ajang tersebut mewakili provinsi masing-masing dari berbagai wilayah Indonesia.
Penyelenggaraan tahun 2026 merupakan pelaksanaan Putri Pariwisata Indonesia yang ke-19.
Mengusung Tema Sustainable Tourism
Pada penyelenggaraan ke-19, Putri Pariwisata Indonesia 2026 mengangkat tema Sustainable Tourism atau pariwisata berkelanjutan.
Pariwisata berkelanjutan merupakan konsep pembangunan sektor pariwisata yang memperhatikan keberlangsungan lingkungan, budaya, serta kehidupan masyarakat lokal.
Melalui konsep tersebut, perkembangan pariwisata tidak hanya dilihat dari pertumbuhan jumlah wisatawan maupun keuntungan ekonomi.
Aspek lingkungan, kelestarian budaya, serta kehidupan masyarakat di sekitar destinasi juga menjadi bagian yang diperhatikan.
Tema Sustainable Tourism kemudian menjadi dasar bagi para finalis untuk memahami berbagai tantangan dalam perkembangan sektor pariwisata.
Para peserta diharapkan mampu memahami bagaimana sebuah destinasi wisata dapat terus berkembang tanpa mengesampingkan keberlanjutan wilayah tersebut.
Kekayaan alam dan budaya Indonesia menjadi bagian dari potensi yang perlu diperkenalkan sekaligus dijaga.
Dalam konteks tersebut, para finalis diharapkan dapat menjadi bagian dari generasi yang menyuarakan pentingnya menjaga kekayaan alam dan kebudayaan Indonesia.
Tema tersebut juga relevan dengan keberadaan sejumlah daerah di Indonesia yang memiliki kekayaan alam, budaya, serta potensi wisata yang beragam.
Pesan M. Johnnie Sugiarto untuk Para Finalis
Ketua Umum Yayasan EL JOHN Indonesia, M. Johnnie Sugiarto, mengatakan seluruh finalis memiliki kesempatan besar untuk mengembangkan kemampuan mereka selama mengikuti seluruh rangkaian Putri Pariwisata Indonesia 2026.
Ia menyampaikan pesan kepada 30 finalis yang datang mewakili daerah masing-masing.
“Selamat datang kepada seluruh finalis Putri Pariwisata Indonesia 2026. Kalian adalah putri-putri terbaik yang mewakili daerah masing-masing. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar, menambah wawasan, membangun karakter, dan menunjukkan potensi terbaik yang kalian miliki,” ujar Founder dan Chairman EL JOHN Indonesia ini.
Menurut Johnnie, rangkaian kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi para finalis untuk memperoleh pembelajaran dan pengalaman.
Para peserta juga diharapkan dapat memperluas wawasan serta mengembangkan karakter selama mengikuti kompetisi.
Ia kemudian menegaskan bahwa gelar Putri Pariwisata Indonesia tidak hanya berkaitan dengan mahkota maupun gelar yang diperoleh.
Menurutnya, terdapat tanggung jawab yang lebih besar bagi sosok yang nantinya menyandang gelar tersebut.
“Menjadi Putri Pariwisata Indonesia bukan hanya tentang mendapatkan mahkota atau gelar. Ada tanggung jawab yang lebih besar, yaitu bagaimana kalian bisa menjadi bagian dari upaya memperkenalkan dan memajukan pariwisata Indonesia,” katanya.
Pesan tersebut menempatkan peran finalis sebagai figur yang diharapkan mampu memperkenalkan potensi pariwisata dan kebudayaan Indonesia kepada masyarakat.
Finalis Jalani Bootcamp Selama Sepekan
Setelah mengikuti rangkaian awal kompetisi, para finalis menjalani Bootcamp Putri Pariwisata Indonesia 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung pada 23 hingga 30 Agustus 2026.
Bootcamp merupakan kegiatan pembekalan intensif yang dirancang untuk memberikan berbagai pengetahuan dan keterampilan kepada peserta dalam periode tertentu.
Johnnie berpesan kepada seluruh finalis agar tetap memiliki semangat dan berpikir positif selama mengikuti rangkaian kompetisi.
Ia juga berharap seluruh peserta dapat menjaga kondisi kesehatan agar mampu mengikuti seluruh kegiatan hingga selesai.
Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan tidak hanya menjadi bagian dari kompetisi.
Kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi para finalis untuk memperoleh pengalaman serta memperluas pengetahuan.
“Pesan saya agar semuanya tetap semangat dan positive thinking. Dengan semangat, supaya semuanya tetap dalam kondisi sehat dan dapat mengikuti kegiatan bootcamp dari awal sampai akhir,” ujar Johnnie.
Selama masa pembekalan, para finalis memperoleh sejumlah materi.
Pembekalan meliputi kemampuan komunikasi, pengembangan kepribadian, kreativitas, wawasan kebangsaan, serta pengetahuan mengenai pariwisata Indonesia.
Para peserta juga memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai penerapan prinsip Sustainable Tourism atau pariwisata berkelanjutan.
Dengan pembekalan tersebut, kompetisi tidak hanya diarahkan untuk menentukan pemenang.
Rangkaian kegiatan juga dimaksudkan untuk membentuk figur muda yang memiliki wawasan mengenai pariwisata.
Para finalis diharapkan mampu membawa pesan positif mengenai potensi daerah yang mereka wakili.
Perjalanan Ester di Panggung Nasional
Ester Veronika menjadi salah satu dari 30 finalis yang mengikuti perjalanan Putri Pariwisata Indonesia 2026.
Perempuan asal Desa Buluq Sen, Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara itu membawa identitas Kalimantan Timur dalam kompetisi tingkat nasional tersebut.
Dengan latar belakangnya sebagai pelajar SMK Negeri 1 Tenggarong, Ester mengikuti rangkaian pembekalan dan kompetisi bersama peserta dari berbagai provinsi.
Ketertarikannya pada berbagai bidang seperti voli, musik, tari, modeling, dan make up menjadi bagian dari profil yang dimilikinya.
Di tengah persaingan dengan peserta dari berbagai wilayah Indonesia, Ester kemudian berhasil meraih posisi 2nd Runner-Up atau Top 3 Putri Pariwisata Indonesia 2026.
Ia juga memperoleh gelar Putri Desa Wisata Indonesia 2026.
Selain dua pencapaian tersebut, Ester meraih gelar Putri Pariwisata Indonesia Kebudayaan 2026, penghargaan Best Video Tourism, serta masuk dalam jajaran Top 5 Best Talent.
Pencapaian itu membuat nama Ester menjadi salah satu wakil dari Kalimantan Timur yang memperoleh sejumlah penghargaan dalam ajang Putri Pariwisata Indonesia 2026.
Sementara gelar utama Putri Pariwisata Indonesia 2026 diraih oleh Carmenita Lamba yang berasal dari Nusa Tenggara Timur.
Grand Final Digelar di Jakarta
Perjalanan para finalis dalam Putri Pariwisata Indonesia 2026 mencapai puncaknya dalam malam Grand Final.
Sebelumnya, puncak kompetisi dijadwalkan berlangsung pada 29 Agustus 2026 di Merlynn Park Hotel, Jakarta.
Malam puncak tersebut direncanakan disiarkan secara langsung oleh EL JOHN TV melalui situs resmi dan kanal YouTube.
Ajang ini menjadi puncak dari seluruh proses yang telah dijalani para finalis, mulai dari penyematan sash, pembekalan, hingga berbagai tahapan kompetisi.
Dalam ajang tersebut, Ester Veronika berhasil menorehkan prestasi dengan membawa pulang sejumlah penghargaan.
Pencapaian itu menempatkan perempuan muda asal Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, sebagai salah satu peserta yang meraih posisi tiga besar Putri Pariwisata Indonesia 2026.
Berasal dari Desa Buluq Sen di Kecamatan Tabang, Ester membawa perjalanan dari daerah menuju panggung nasional.
Ia tidak hanya berhasil meraih posisi 2nd Runner-Up atau Top 3, tetapi juga memperoleh gelar Putri Desa Wisata Indonesia 2026, Putri Pariwisata Indonesia Kebudayaan 2026, penghargaan Best Video Tourism, serta masuk Top 5 Best Talent.
Dengan capaian tersebut, nama Ester Veronika menjadi salah satu sosok muda asal Kalimantan Timur yang tampil dalam ajang nasional yang mengangkat promosi pariwisata, budaya, serta konsep pariwisata berkelanjutan.
