Ringkasan Berita:
- Sosok Rio Alexander Panelewen kini mengemban amanah sebagai Direktur Pembinaan Masyarakat
- Perwira menengah berpangkat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) ini dikenal sebagai figur polisi yang memiliki pengalaman panjang di lapangan
- Lahir dari keluarga polisi, karier yang ditempuh Kombes Pol Rio terbilang matang
Infomalangraya.net – Sosok Rio Alexander Panelewen kini mengemban amanah sebagai Direktur Pembinaan Masyarakat (Dir Binmas) di Kepolisian Daerah Sulawesi Utara.
Perwira menengah berpangkat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) ini dikenal sebagai figur polisi yang memiliki pengalaman panjang di lapangan, termasuk pernah memimpin operasi penting dalam upaya pembebasan sandera yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata di Papua.
Lahir dari keluarga polisi, karier yang ditempuh Kombes Pol Rio terbilang matang.
Ia telah melewati berbagai penugasan strategis di institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia. Pengalaman tersebut membentuk karakter kepemimpinannya yang tegas namun tetap mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat.
Salah satu pengalaman paling menantang dalam perjalanan kariernya, ia sempat menjabat sebagai Danden Gegana Satbrimob Polda Papua.
Tak hanya itu, Kombes Rio sempat memimpin upaya pembebasan belasan orang sandera beberapa waktu lalu saat berada ditangan KKB pimpinan Egianus Kogoya.
Alhasil, personel Polres Nduga berhasil menangkap seorang mata-mata atau intel Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya.
Operasi tersebut menjadi salah satu tugas berat yang menuntut ketelitian, strategi matang, serta kemampuan koordinasi lintas satuan.
Dalam operasi itu, Kombes Rio bersama tim kepolisian harus bekerja dengan penuh kehati-hatian demi memastikan keselamatan para sandera. Pendekatan taktis dan negosiasi menjadi bagian penting dalam proses tersebut.
Berkat kerja keras tim serta strategi yang tepat, upaya penyelamatan dapat berjalan dengan baik dan menjadi pengalaman berharga dalam perjalanan kariernya di kepolisian.
Selain memiliki pengalaman dalam operasi keamanan, Rio juga pernah dipercaya memimpin dua wilayah kepolisian sebagai Kapolres.
Pria yang hobi main motor trail ini, pernah menjabat sebagai Kapolres Binjai dan Kapolres Nduga, Polda Papua.
 Jabatan tersebut menunjukkan tingkat kepercayaan pimpinan terhadap kemampuan manajerial dan kepemimpinannya dalam mengelola organisasi serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di daerah.
Sebagai Kapolres, ia dikenal aktif membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, hingga pemuda.
Pendekatan tersebut dinilai efektif dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus memperkuat kemitraan antara polisi dan masyarakat.
Terbukti hampir setahun menjabat, Kapolres, Binjai Kombes Rio dimutasi dalam jabatan baru sebagai Wadirres Narkoba Polda Kalimatan Tengah (Kalteng).
Kini, sebagai Dir Binmas di Polda Sulut, Kombes Rio mengemban tanggung jawab besar dalam membangun hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat.
Melalui fungsi Binmas, ia mendorong berbagai program pembinaan masyarakat, peningkatan kesadaran hukum, serta penguatan peran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Menurutnya, keamanan tidak hanya menjadi tugas kepolisian semata, tetapi merupakan tanggung jawab bersama antara aparat dan masyarakat. Karena itu, pendekatan persuasif, dialog, serta kegiatan pembinaan menjadi kunci dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.
“Salah satu fokus utama Direktorat Binmas adalah membangun kesadaran hukum di tengah masyarakat. Melalui berbagai kegiatan sambang, dialog, dan sosialisasi, jajaran Binmas aktif mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan serta mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas,” ujar Rio, saat diwawancarai Tribun Manado, Sabtu (7/3/2026).
Katanya, selain itu, Dir Binmas juga membawahi berbagai program pembinaan seperti penguatan peran Bhabinkamtibmas di desa dan kelurahan, pembinaan organisasi masyarakat, serta membangun komunikasi dengan tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat.
“Peran Binmas juga sangat penting dalam upaya pencegahan kejahatan, radikalisme, penyalahgunaan narkoba, hingga konflik sosial. Melalui pendekatan persuasif dan humanis, polisi berupaya hadir sebagai mitra masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial,” jelasnya.
Sehingga, di bawah kepemimpinan Kombes Rio , Direktorat Binmas Polda Sulut terus mendorong terciptanya hubungan harmonis antara kepolisian dan masyarakat. Pendekatan preventif yang dilakukan diharapkan mampu memperkuat situasi keamanan yang kondusif di seluruh wilayah Sulawesi Utara.
Salah satu kesuksesan Kombes Rio adalah bekerja dengan beberapa aktivis tinju menggelar Boxing on The Street beberapa waktu lalu.
Profil singkat Kombes Pol Rio Alexander
Dikutip Tribun-Timur.com dari berbagai sumber, Kombes Pol Rio Alexander merupakan pria kelahiran Manado, 2 Juni 1983.
Rio adalah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2004.
Rio lama berkarier di Satuan Brimob. Dia pernah mengisi beberapa jabatan di Korbrimob Polri, Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Polda Papua.
Di awal kariernya, Rio  bertugas sebagai Pama Korbrimob Polri. Hingga tahun 2015, Rio dipercayakan untuk mengisi beberapa jabatan di Korbrimob Polri.
Lalu, pada tahun 2015 Rio dimutasi menjadi Pama Polda Kalteng.
Selama bertugas di Polda Kalteng, ada beberapa jabatan yang pernah diemban oleh Rio, seperti Kasubbagrenim Satbrimob, Kasubbidpaminal Bidpropam, PS Kaden Satbrimob, Ps Danden Satbrimob dan Analis kebijakan pertama Satbrimob Polda Kalteng.
Karier Rio pun semakin melejit. Pada tahun 2021, dia dimutasi menjadi Pamen Polda Papua.
Di sana Rio pernah mengisi jabatan sebagai Danden Gegana Satbrimob Polda Papua.
Setelah itu, pada tahun 2022, Rio kembali dimutasi dan dipercayakan untuk menjabat sebagai kapolres Nduga Papua.
Pada tahun 2023, AKBP Rio Alexander Panelewen resmi menjabat sebagai kapolres Binjai per 8 Juli 2023.
 Rio menjadi kapolres Binjai menggantikan AKBP Hendrick Situmorang.
Setelah itu menjadi Wadirres Narkoba Polda Kalimatan Tengah (Kalteng).
Kemudian dimutasi menjadi Dir Binmas Polda Sulut sampai sekarang.





