Seleksi Pemain Sriwijaya FC Tahap Ketiga Berlangsung Dinamis

Sriwijaya FC sedang menjalani proses seleksi pemain tahap ketiga melalui laga uji coba di Palembang. Proses ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan skuad untuk menghadapi Liga Nusantara 2026/2027. Dalam laga pertama, tim trial menghadapi FORSGI dan berhasil meraih kemenangan telak dengan skor 8-1. Meski begitu, pelatih tidak sepenuhnya puas dengan performa yang ditunjukkan.

Pelatih Menilai Kondisi Fisik Pemain Masih Perlu Ditingkatkan

Dari sekitar 20 peserta trial, hanya tujuh pemain yang dinilai mampu mencuri perhatian Head Coach Oktavianus. Hal ini diungkapkan oleh Analyst A. Rachim Gema atau Coach Argema saat dikonfirmasi. Ia menyatakan bahwa selebihnya masih harus dilihat apakah ada progres dari para pemain tersebut.

“Masih banyak kelemahan yang harus kita perbaiki. Namanya juga kita baru mengumpulkan pemain dan proses latihan taktikal belum berjalan sama sekali,” jelas Oktavianus.

Selain itu, kondisi fisik pemain menjadi fokus utama. Oktavianus menemukan bahwa intensitas permainan mulai turun pada babak kedua dan akhir babak ketiga. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi fisik pemain perlu ditingkatkan lagi.

Laga Uji Coba Kedua Melawan Tunas Sumatera Banyuasin

Laga uji coba kedua akan digelar melawan Tunas Sumatera Banyuasin. Ini menjadi kesempatan bagi para pemain untuk menunjukkan kemampuan mereka secara lebih maksimal. Setiap penampilan akan menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih dalam menentukan komposisi skuad Elang Andalas musim depan.

Para pemain yang lolos dari trial tahap ketiga diminta berkumpul di Sekretariat Askot PSSI Palembang pada pukul 14.00 WIB. Selanjutnya, mereka akan berangkat menggunakan Bus Sriwijaya FC menuju Lapangan Panahan JSC.

Performa Pemain dalam Laga Pertama

Dalam laga uji coba pertama melawan FORSGI, Sriwijaya FC berhasil meraih kemenangan telak dengan skor 8-1. Beberapa pemain menunjukkan performa yang mengesankan, seperti Figo yang mencetak hattrick dan Habib yang menyumbangkan dua gol. Sementara itu, Samsul, Yoga, dan Rafi masing-masing mencetak satu gol.

Meski demikian, kemenangan besar ini belum membuat pelatih puas. Oktavianus menyoroti pola permainan yang belum terbentuk serta masalah kondisi fisik pemain. Ia menegaskan bahwa gaya bermain para pemain masih dipengaruhi pengalaman dari klub sebelumnya.

Kekurangan dan Modal Positif

Oktavianus mengakui bahwa meskipun masih ada kekurangan, para pemain trial memiliki modal positif. Beberapa pemain dinilai memiliki kualitas individu yang bisa dikembangkan lebih lanjut. “Mereka punya individual-individual yang bisa dimaksimalkan dan ada strong point di sana,” katanya.

Proses seleksi selama tiga tahap ini dilakukan melalui game internal dan pertandingan uji coba. Tim pelatih tetap fokus pada kemampuan individu pemain sebelum memutuskan komposisi skuad akhir.

Persaingan Semakin Ketat

Wapres Sriwijaya FC, Mohammad David, menegaskan bahwa kemenangan 8-1 atas FORSGI belum bisa menjadi ukuran akhir kualitas skuad. Ia menyatakan bahwa laga tersebut memberikan gambaran mengenai karakter dan kemampuan para pemain berdasarkan posisi masing-masing.

Kini, laga menghadapi Tunas Sumatera Banyuasin menjadi kesempatan penting bagi para pemain untuk kembali unjuk kemampuan. Persaingan semakin ketat karena setiap penampilan akan menjadi pertimbangan tim pelatih sebelum menentukan komposisi skuad.

Tim kepelatihan Sriwijaya FC saat ini dipimpin oleh Oktavianus dan didampingi oleh pelatih kiper Ferry Rotinsulu, Analyst A. Rachim Gema atau Coach Argema, Asisten Pelatih M. Ali Ramadon, serta Asisten Pelatih Kiper Ikhsan Alkarima.


Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version