Kebakaran Rumah di Jombang Tewaskan Satu Orang dan Melukai Satu Lainnya
Pada Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 00.00 WIB, sebuah rumah di Jalan Adityawarman, Kelurahan Kaliwungu, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, terbakar. Peristiwa ini menewaskan satu orang dan melukai satu lainnya dalam kondisi kritis.
Awal Kebakaran dan Respons Warga
Warga sekitar mengaku sempat mendengar suara ledakan dari dalam rumah sebelum asap tebal mulai muncul. Didik Nuswantoro (41), salah satu warga setempat, menyebutkan bahwa kepulan asap pertama kali terlihat dari area dalam rumah yang diduga berada di sekitar kamar pembantu.
Melihat ada kepulan asap, warga pun berusaha untuk membantu dan melihat situasi. Namun, upaya membuka pintu rumah terhambat karena dalam kondisi terkunci dari dalam. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian dan petugas pemadam kebakaran.
Penanganan oleh Petugas Pemadam Kebakaran
Tim pemadam dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang tiba di lokasi dengan tiga unit mobil pemadam. Petugas terpaksa menjebol pintu untuk masuk dan memadamkan api yang telah membakar bagian lantai bawah rumah dua lantai berukuran sekitar 8×50 meter tersebut. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.30 WIB.
Supervisor Pusdalops BPBD Jombang, Stevie Maria, mengungkapkan bahwa saat kejadian terdapat tujuh orang di dalam rumah. Lima orang berhasil diselamatkan, sementara dua lainnya menjadi korban.
Korban dan Proses Evakuasi
Korban meninggal diketahui bernama Maya (23), ia diduga tewas akibat banyak menghirup asap. Sementara satu korban lain, Sri Indah (33), ditemukan dalam kondisi tidak sadar dan langsung dilarikan ke RSUD Jombang untuk mendapatkan perawatan medis.
Kanit Reskrim Polsek Jombang Kota, Ipda Dian Rizal Mabrur, menjelaskan bahwa seluruh penghuni rumah saat kejadian berada di lantai dua dalam kondisi tertidur. Mereka terdiri dari pemilik rumah Tomi Yulianto (43) bersama istrinya Meliana Dhina (35) serta dua anaknya, S (14) dan C (11), serta dua asisten rumah tangga.
Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Polisi bersama tim Inafis Polres Jombang telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan saksi. Dari hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada perangkat pendingin ruangan (AC) di lantai bawah.
Akibat peristiwa tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 200 juta. Penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.





