Sumsel United Siap Hadapi Sriwijaya FC dengan Fokus Penuh
Setelah berhasil mengalahkan pemuncak klasemen Garudayaksa FC dengan skor 1-0, Sumsel United kini fokus menjamu Sriwijaya FC pada laga ke-21 Pegadaian Championship 2025/26. Pelatih kepala Sumsel United, Nil Maizar, menegaskan bahwa setiap pertandingan sisa dianggap sebagai “final” dan meminta seluruh pemain tetap rendah hati serta saling percaya.
Sumsel United telah mempersiapkan rotasi penuh untuk semua laga sisa, dengan target utama menjaga posisi di papan atas demi peluang promosi ke Liga 1. Pertandingan melawan Sriwijaya FC akan menjadi tantangan berikutnya bagi Laskar Juaro. Setelah lebaran, tim akan menghadapi Adhyaksa FC Banten dan Persiraja Banda Aceh.
Nil Maizar menyatakan bahwa semua pertandingan yang tersisa adalah final, karena tidak ada perbedaan antara laga kandang dan luar. Tim pelatih akan memastikan semua pemain siap tampil, baik dalam jangka waktu singkat maupun panjang.
Kemenangan Dramatis atas Garudayaksa FC
Ribuan penonton hadir di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang saat Sumsel United meraih kemenangan dramatis atas Garudayaksa FC dengan skor 1-0 pada pekan ke-20 Pegadaian Championship 2025/26. Gol tunggal dicetak oleh Kahar Kalu Muzakkar di menit ke-86, menjadi klimaks dari pertandingan yang penuh tensi.
Dengan tambahan tiga poin, Sumsel United bertahan di posisi tiga klasemen sementara dengan 34 poin dari 20 pertandingan. Sementara itu, Garudayaksa FC tetap berada di puncak klasemen Grup 1 Wilayah Barat dengan 37 poin.
Ini merupakan kekalahan kedua Garudayaksa FC atas Sumsel United dari tiga pertemuan di musim ini. Sebelumnya, tim sepak bola milik Presiden RI Prabowo Subianto ini juga mengalami kekalahan saat pertemuan pertama dikandangnya sendiri dengan skor 0-1 dan bermain imbang 0-0 dipertemuan ke dua.
Apresiasi dari Pelatih dan Pemain
Pelatih kepala Sumsel United, Nil Maizar, menyampaikan rasa syukur atas hasil maksimal yang diraih anak asuhnya. Dia memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pemain atas kerja keras yang ditunjukkan sepanjang laga.
“Alhamdulillah, hasil ini sangat luar biasa. Malam ini saya sangat mengapresiasi kepada seluruh pemain yang berjuang sampai menit-menit akhir. Dengan segala upaya, daya dan semangat juang yang tidak kenal lelah,” ujar Nil Maizar.
Menurut pelatih kelahiran Payakumbuh, Sumatera Barat, 2 Januari 1970, meski pertandingan digelar bulan puasa, totalitas pemain dalam berjuang tetap tinggi dan tidak kenal lelah. Ia meminta anak didiknya agar tetap rendah hati dan tidak tinggi hati.
Gol Tunggal Kahar Kalu
Penyerang Sumsel United, Kahar Kalu, mengucapkan terima kasih kepada jajaran pelatih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Sehingga dia bisa mencetak gol dan membawa tim meraih kemenangan.
“Saya berterima kasih kepada Allah SWT, saya diberikan rizki. Saya juga berterima kasih kepada pelatih saya, coach Nilmaizar yang selalu percaya dengan saya. Apapun kondisi dalam tim, semua pemain dipercaya oleh tim pelatih dan kami selalu siap walaupun berapapun menit. Baik itu 5 menit, 3 menit dan bahkan satu menit pun kami selalu siap. Alhamdulillah gol ini saya persembahkan untuk anak dan istri saya,” kata Kahar Kalu.
Jalannya Pertandingan
Sumsel United berhasil mengalahkan Garudayaksa FC dengan skor tipis 1-0 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang pada Minggu (22/2/2026) malam. Sundulan Kahar Kalu membawa kemenangan bagi Sumsel United di menit ke-85, setelah saling jual beli serangan terjadi antara kedua tim.
Jalannya babak kedua Sumsel United mencoba mengganti strategi menyerangnya dengan memasukkan Tomi Dermawan menggantikan Bayu Gatra. Garudayaksa yang terus menekan pertahanan Sumsel United untuk mendapat gol pertamanya, namun finishing dari Everton masih melambung dari gawang Dicki Agung.
Pertandingan akhirnya pecah telur setelah menit ke 85 Kahar Kalu memecah kebuntuan Sumsel United lewat sundulannya setelah menerima umpan dari Tomi Dermawan di sisi kiri Rudi yang gagal menghentikan bola, skor berubah 1-0 untuk keunggulan Laskar Juaro. Fans dan official Sumsel United berteriak dan berlari ke arah Kahar Kalu untuk merayakan gol setelah menunggu hampir 84 menit belum terciptanya gol.
Sisa tambahan waktu dimanfaatkan Sumsel United untuk mempertahankan keunggulan sedangkan Garudayaksa terus menyerang dan mengepung pertahanan Laskar Juaro. Meski menyerang strategi yang diterapkan oleh Nil Maizar untuk bertahan berhasil menghalau bola dari pertahannya. Wasit yang telah melihat jam di tanggannya meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan yang dimenangkan oleh Sumsel United dengan skor 1-0.





