Prediksi Susunan Pemain Persebaya Surabaya Menghadapi Bhayangkara FC

Laga antara Persebaya Surabaya melawan Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (14/2/2026) malam, menjadi perhatian utama bagi para penggemar sepak bola. Laga pekan ke-21 Super League 2025/2026 ini diprediksi akan berlangsung sengit karena komposisi pemain yang tidak sepenuhnya ideal.

Kabar absennya Bruno Paraiba dan Malik Risaldi membuat suporter mulai menyusun skenario alternatif. Salah satu fanbase, @onlinepersebaya, bahkan telah merilis prediksi sebelas pemain yang dinilai paling realistis untuk diturunkan dalam laga ini.

Pendekatan Pelatih Bernardo Tavares

Pelatih Bernardo Tavares menegaskan bahwa timnya tidak akan banyak mengubah pendekatan permainan. Ia menekankan bahwa Persebaya Surabaya tetap akan bermain sesuai karakter pemain yang ada.

“Kami perlu bermain sesuai karakter pemain yang kami miliki, bukan karena lawan A, B, atau C lalu mengubah terlalu banyak,” ujar Tavares, Jumat (13/2/2026).

Pernyataan tersebut menjadi sinyal jika Green Force tetap percaya diri dengan identitas permainan mereka. Tavares juga menambahkan bahwa timnya akan mempertahankan hal-hal baik dari beberapa laga terakhir. Pada saat yang sama, aspek yang masih kurang, terutama transisi bertahan dan fokus, terus diperbaiki.

Menurutnya, Bhayangkara kini tampil lebih kuat setelah mendatangkan banyak pemain baru berpengalaman di Liga Indonesia. Tim lawan juga dikenal mengandalkan transisi ofensif cepat dan kemampuan menembak dari luar kotak penalti.

“Dengan begitu kami perlu meningkatkan transisi bertahan dan fokus, karena terlalu banyak memberi ruang dekat gawang,” ujarnya.

Evaluasi dan Rotasi Pemain

Evaluasi tersebut menjadi perhatian serius agar Persebaya Surabaya tidak kecolongan dari situasi serangan balik. Tavares juga menilai Bhayangkara memiliki banyak pemain yang bisa bermain di berbagai posisi. Kondisi itu membuat laga diprediksi berjalan dinamis dan sulit ditebak.

Ia tidak menampik kondisi skuad belum 100 persen ideal. Beberapa pemain masih absen karena sakit dan cedera. “Sayangnya kami tidak 100 persen, ada pemain yang sakit dan ada yang cedera,” tuturnya. Situasi ini membuat rotasi dan komposisi starting line up menjadi krusial.

Karena itu, ia meminta dukungan penuh dari Bonek dan Bonita untuk memenuhi Stadion Gelora Bung Tomo. Atmosfer positif dari tribune dinilai bisa menjadi energi tambahan bagi para pemain di lapangan.

Persiapan Pemain

Sementara itu, pemain Persebaya Surabaya, Rachmat Irianto, memastikan seluruh pemain siap tempur. Target tiga poin menjadi harga mati demi menjaga posisi di papan klasemen.

“Intinya besok kita berjuang untuk tiga poin,” kata Rian, sapaan akrabnya. Ia juga mengingatkan rekan-rekannya agar tetap waspada terhadap kualitas pemain baru Bhayangkara.

Rian menambahkan kehadiran Tavares membawa suasana berbeda di ruang ganti. Motivasi dan semangat baru terasa dalam beberapa pertandingan terakhir.

“Coach datang membawa motivasi dan semangat baru buat teman-teman,” tuturnya. Efek psikologis itu diharapkan terus berlanjut saat menjamu Bhayangkara.

Prediksi Susunan Pemain oleh Fanbase

Di tengah kondisi skuad yang tak lengkap, Bonek mulai berspekulasi soal susunan pemain. Absennya Bruno Paraiba dan Malik Risaldi membuat sektor depan harus diisi opsi lain.

Fanbase @onlinepersebaya kemudian membagikan prediksi susunan pemain melalui media sosial. Unggahan itu langsung ramai dikomentari pendukung Persebaya Surabaya.

“Prediksi sebelas pemain Persebaya Surabaya melawan Bhayangkara FC besok malam versi Online Persebaya,” tulis @onlinepersebaya. Prediksi tersebut menempatkan komposisi yang dinilai paling siap secara fisik dan taktikal.

Dalam daftar itu, Ernando Ari diprediksi tetap menjadi penjaga gawang utama. Empat bek diisi Arief Catur, Leo Lelis, Risto Mitrevski, dan Jefferson Silva.

Di lini tengah, Toni Firmansyah, Milos Raickovic, dan Francisco Rivera diplot sebagai pengatur ritme permainan. Kombinasi ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara menyerang dan bertahan.

Sementara di lini depan, Gali Freitas, Mihailo Perovic, dan Bruno Moreira diprediksi menjadi tumpuan gol. Ketiganya diharapkan mampu menutup lubang yang ditinggalkan Bruno Paraiba dan Malik Risaldi.

Komposisi tersebut dinilai cukup ideal untuk menghadapi karakter permainan Bhayangkara yang cepat dan agresif. Kecepatan Gali serta kreativitas Rivera bisa menjadi pembeda di laga ini.

Namun semua tetap bergantung pada keputusan akhir Tavares jelang kick off. Pelatih asal Portugal itu tentu mempertimbangkan kondisi terakhir pemain sebelum menentukan starting line up resmi.

Yang jelas, laga Persebaya Surabaya vs Bhayangkara FC kali ini bukan sekadar soal taktik. Dukungan suporter, mental bertanding, serta efektivitas di depan gawang bisa menjadi penentu hasil akhir.

Tanpa Bruno Paraiba dan Malik Risaldi, tantangan memang terasa lebih berat. Namun justru di situlah mental juara diuji, sekaligus peluang bagi pemain lain untuk unjuk gigi dan menjawab kepercayaan pelatih serta Bonek di Stadion Gelora Bung Tomo.

Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version