Indonesia akan menghadapi Togo dalam babak World Group II Play-offs Piala Davis 2026. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Jakarta, pada tanggal 7–8 Februari 2026. Tim Indonesia memiliki misi untuk membalas kekalahan yang mereka alami sebelumnya dan membuka peluang kembali ke Grup II Dunia.
Persiapan Tim Indonesia
Petenis tunggal Indonesia, Rifki Fitriadi, menyatakan bahwa pertandingan melawan Togo bukanlah tantangan mudah. Ia menilai kekuatan lawan cukup solid dengan jam terbang internasional yang tinggi. “Pertama kali bertemu Togo, komposisi pemainnya berbeda. Saya belum pernah bertemu langsung dengan mereka, jadi masih mempelajari permainan lawan dan harus benar-benar waspada,” ujar Rifki.
Ia juga menjelaskan bahwa saat berlaga di kandang Togo pada pertemuan sebelumnya, lawan tampil sangat solid. Para pemain Togo dinilai rutin mengikuti turnamen internasional sehingga memiliki pengalaman bertanding yang matang. “Waktu di Togo mereka sangat solid. Pemain-pemainnya sering ikut turnamen internasional, jam terbangnya tinggi. Pengalaman itu pasti akan terlihat saat pertandingan,” kata dia.
Meskipun demikian, Rifki memastikan tim Indonesia datang dengan persiapan matang. Ia menyebut tim Merah Putih telah menjalani pemusatan latihan selama dua pekan di India sebelum tampil di ajang Piala Davis. “Kami sudah persiapan di India selama dua pekan, lalu langsung ke Piala Davis. Kondisi tim sangat siap untuk tampil besok,” ujarnya.
Tekanan dan Harapan
Sebagai tunggal pertama, Rifki mengakui tekanan pasti ada. Namun, pengalaman panjang di level internasional membuatnya siap mengubah tekanan menjadi tantangan. “Tekanan pasti ada sebagai tunggal pertama. Tapi karena sudah sering bertanding, tekanan itu justru jadi tantangan tersendiri,” katanya.
Rifki berharap dirinya bersama Justin Barki dapat menampilkan permainan terbaik dan menyumbang poin bagi Indonesia pada hari pertama pertandingan. “Kami menurunkan tim terbaik. Harapannya saya dan Barki bisa mengeluarkan permainan terbaik dan meraih poin,” ujar Rifki.
Strategi dan Perhitungan
Terkait calon lawannya, Noah Koffi, Rifki menyebut petenis Togo itu memiliki gaya bermain agresif dengan servis dan forehand yang keras. “Saya belum pernah bertemu Noah Koffi. Dia agresif, servis keras, forehand juga keras. Kami sudah melihat permainannya dan semoga bisa mengantisipasi besok,” kata dia.
Sekretaris Jenderal PP Pelti Andi Fajar Asti mengatakan hasil undian pertandingan membuat tim Indonesia dapat bermain lebih lepas. Ia berharap dua laga tunggal di hari pertama dapat disapu bersih. “Target kami jelas, menang melawan Togo agar bisa memastikan satu tempat di Grup II Dunia. Dengan hasil drawing ini, kami bisa bermain lebih enjoy,” ujar Andi Fajar Asti.
Menurut Andi, kemenangan pada dua laga awal akan menjadi kunci penting agar tim Merah Putih menghadapi hari kedua dengan tekanan yang lebih ringan. “Target di hari pertama adalah mengunci dua kemenangan supaya di hari kedua lebih mudah. Harapan kami hari pertama bisa sapu bersih,” kata dia.
Keuntungan Faktor Kandang
Andi menilai faktor kandang menjadi keuntungan besar bagi Indonesia. Karakter lapangan di Stadion Tenis Gelora Bung Karno disebut sudah sangat dipahami oleh para pemain. “Karakter lapangan di GBK sudah sangat hapal bagi pemain-pemain kita,” ujarnya.
Jadwal Piala Davis 2026
Berikut jadwal pertandingan Piala Davis 2026:
Playoff Grup II Dunia
Indonesia vs Togo
Tempat: Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Jakarta
Tanggal: 7–8 Februari 2026
Hari Pertama – Jumat, 7 Februari 2026
* Kategori: Tunggal (Single)
1. Muhammad Rifki Fitriadi (Indonesia) vs Noah Koffi (Togo)
2. Justin Barki (Indonesia) vs K. S. Dussey (Togo)
Hari Kedua – Sabtu, 8 Februari 2026
Kategori: Ganda (Double)
Christopher Rungkat / J. Barki (Indonesia) vs K. S. Dussey / Kadanga Kili (Togo)
Kategori: Tunggal (Single)
1. Muhammad Rifki Fitriadi (Indonesia) vs K. S. Dussey (Togo)
2. J. Barki (Indonesia) vs Noah Koffi (Togo)





