Penyelidikan Kasus Kematian Selebgram Lula Lahfah
Polres Metro Jakarta Selatan sedang mendalami kasus kematian selebgram Lula Lahfah (26) yang ditemukan tidak bernyawa di apartemennya di kawasan Kebayoran Baru pada Jumat, 23 Januari 2026. Penyelidikan saat ini difokuskan pada keterangan saksi di lokasi kejadian dan bukti medis.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Mohamad Iskandarsyah, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah memeriksa tiga saksi kunci yang berada di lingkungan apartemen saat kejadian. Saksi tersebut termasuk asisten rumah tangga (ART), sopir, dan sekuriti. Mereka dimintai keterangan karena menjadi orang pertama yang memberi informasi tentang kejadian tersebut.
Lula ditemukan oleh Asiah, asisten rumah tangga, setelah korban tidak merespons saat pintu kamar hendak dibuka. Setelah mengetahui kondisi Lula, Asiah segera melaporkan hal tersebut kepada manajemen apartemen. Pintu kamar Lula dalam keadaan terkunci dari dalam, dan saat dibuka, ia ditemukan dalam posisi telentang di atas tempat tidur dengan selimut putih.
Hasil Pemeriksaan Medis Masih Menunggu
Meskipun ada dugaan awal korban meninggal karena sakit, polisi masih menyelidiki penyebab kematian. Hasil pemeriksaan medis dari rumah sakit belum keluar. AKBP Mohamad Iskandarsyah menjelaskan bahwa polisi tidak bisa memberikan keterangan lebih lanjut karena hasil visum sementara atau rekam medis dari RS Fatmawati baru akan diterima pada Senin mendatang.
“Senin baru ada hasil dari visum sementaranya mereka, rekam medis lah jatuhnya karena autopsi tidak dilaksanakan,” ujar dia. Dari keterangan awal dokter, korban mengalami henti napas. Namun, penyebab henti napas masih didalami.
Waktu berapa lama korban sudah meninggal sebelum ditemukan juga belum bisa dipastikan karena harus melalui pemeriksaan medis. “Belum, soalnya dokter yang mastiin. Kalau dari kita kan enggak bisa mastiin kalau terkait kondisi kesehatan,” kata dia.
Analisis CCTV dan Kronologi Kejadian
Polisi juga masih menganalisis rekaman CCTV untuk menyusun kronologi kejadian. “Masih kita analisa CCTV terkait timeline kejadiannya. Kita lagi urutin timeline-nya,” ucap AKBP Mohamad Iskandarsyah.
Saat itu, Asiah sang ART merasa curiga karena Lula tidak memberikan respon sejak berada di dalam kamar. Karena khawatir, Asiah pun meminta bantuan pihak manajemen apartemen untuk membantu membuka pintu kamar tersebut. Saat pintu kamar Lula dibuka, Asiah bersama dengan empat orang dari manajemen apartemen menemukan kondisi Lula sudah dalam posisi telentang.
Pada bagian mulut terbuka dan berwarna kebiruan, dan saat cek denyut nadi, detak jantung sudah tidak ada. “Tidak ada tanda tanda penganiayaan, tetapi ditemukan obat-obatan sama surat rawat jalan dari RSPI,” kata Kompol Murodih.
Permintaan Maaf dari Reza Arap
Musisi Reza Arap Oktovian membagikan curhatannya setelah sang kekasih, Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di sebuah apartemen, Jumat, 23 Januari 2026. Hal ini dibagikannya lewat akun X miliknya, Arap menyampaikan permintaan maafnya kepada sang kekasih karena kini dalam kondisi berduka setelah kepergian Lula Lahfah.
“Sayang, maafin aku kalau dalam grief phase aku, suatu saat aku yakin tunangan kamu ini akan hilang kontrol untuk memperbaiki nama kamu dan semuanya, yang sudah bertahun-tahun kamu tahu kalau aku sudah menahan diri. Begitu pun kamu yang menahan aku. Waktu kamu masih ada,” kata Reza Arap, dikutip Minggu, 25 Januari 2026.
Pesan itu diakhiri dengan kata ‘ily’ yang berarti ‘I love you’. Lebih lanjut, dalam akun tersebut Reza melanjutkan pesannya bahwa dia akan sebisa mungkin untuk menahan diri. Ia pun menyadari bahwa di situasi sulit ini, dia tidak punya logika lagi.
“Sebisa mungkin aku akan menahan diri aku. I have no logic anymore, sayang. Maafin aku,” ujarnya.





