Persikutim United Kembali Kalah dari Rans Nusantara FC
Pertandingan antara Persikutim United melawan Rans Nusantara FC di putaran kedua Liga 3 Nusantara Grup C kembali berakhir dengan kekalahan bagi tim berjuluk Singa Mose. Dalam laga yang digelar di Stadion Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Kabupaten Kutai Timur, Persikutim United harus menerima kekalahan dengan skor akhir 0-2.
Kekalahan ini menjadi pil pahit bagi para pemain dan pelatih setelah sebelumnya tampil sangat dominan dalam penguasaan bola. Meskipun demikian, upaya mereka untuk menciptakan gol tidak membuahkan hasil. Sejumlah peluang emas yang diciptakan oleh barisan depan Persikutim United gagal dimanfaatkan karena pertahanan Rans Nusantara FC yang kuat.
Sebaliknya, Rans Nusantara FC tampil lebih efisien dengan memanfaatkan kesempatan yang muncul. Gol-gol yang tercipta dianggap sebagai bukti dari strategi serangan balik yang cepat dan efektif yang dilakukan oleh lawan.
Kritik dari Pelatih
Setelah pertandingan usai, Head Coach Persikutim United, Purwanto Suwondo, mengungkapkan kekecewaannya atas hasil yang diraih. Ia menyatakan bahwa masalah utama yang dihadapi tim selama delapan pertandingan adalah ketidakmampuan untuk menciptakan gol meskipun memiliki dominasi permainan.
“Inilah kendala kita selama delapan pertandingan ini. Kita menguasai bola, menguasai possession, tapi nggak bisa bikin gol. Tapi lawan sekali ada peluang, gol,” ujar Purwanto.
Ia menyoroti ketimpangan antara dominasi permainan dengan hasil akhir yang diraih. Meski tampil nyaman dalam permainan dari kaki ke kaki di area tengah, tim kehilangan kreativitas saat memasuki sepertiga akhir lapangan lawan.
Faktor konsentrasi pemain juga menjadi catatan penting bagi jajaran pelatih, terutama saat menghadapi transisi dari menyerang ke bertahan. Gol-gol yang tercipta dianggap sebagai konsekuensi dari kegagalan tim dalam memaksimalkan momentum saat berada dalam posisi unggul secara permainan.
Evaluasi dan Persiapan untuk Laga Berikutnya
Purwanto mengaku akan menjadikan kekalahan ini sebagai bahan evaluasi total untuk persiapan laga-laga berikutnya. Ia berharap dapat meningkatkan persiapan tim agar lebih baik di masa depan.
“Nah inilah yang mungkin menjadi catatan buat saya, pelajaran buat saya ke depannya saya harus menyiapkan lebih baik lagi dari apa yang kita siapkan di Liga 3,” tambahnya.
Di sisi lain, perwakilan pemain Persikutim United, Rafli Andrew, juga menyampaikan pendapat serupa. Ia menilai bahwa tim telah menunjukkan performa maksimal dan mengikuti instruksi pelatih dengan baik. Namun, keberuntungan belum berpihak pada mereka.
Meski kecewa, Rafli tetap optimis bahwa Singa Mose masih memiliki kesempatan untuk bangkit dan mengejar ketertinggalan poin di klasemen Grup C. Motivasi tinggi masih terlihat di mata para pemain untuk segera memperbaiki kesalahan kolektif yang terjadi sepanjang pertandingan berlangsung.
Ia menegaskan komitmen seluruh skuad untuk kembali bekerja keras di sesi latihan menjelang partai selanjutnya.
“Pertandingan hari ini cukup bagus, cuma kita belum rezeki aja. Dan untuk pertandingan selanjutnya, kita siapkan lagi agar dapat poin penuh,” tutupnya.





