Insiden Mengerikan Menimpa Pekerja Bangunan di SMPN 3 Purwodadi

Sebuah kejadian mengerikan terjadi di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Purwodadi, Jawa Tengah. Seorang pekerja bangunan asal Kabupaten Grobogan, Sukatno, mengalami luka bakar parah akibat tersengat listrik tegangan tinggi saat sedang melakukan perbaikan pagar sekolah pada Sabtu, 9 Mei 2026 pagi.

Korban yang berusia 56 tahun ini diduga kuat tersengat kabel listrik PLN saat membawa material baja ringan untuk menyangga cetakan dinding pagar. Kebanyakan warga sekolah kaget dengan suara ledakan keras yang terdengar dari area konstruksi. Saat itu, korban terpental jatuh dan terluka cukup serius.

Kronologi Ledakan Kabel PLN

Menurut informasi yang diperoleh, insiden bermula ketika Sukatno sedang membawa material baja ringan untuk memperbaiki pagar sekolah. Diduga, ujung logam tersebut menyentuh kabel listrik PLN, sehingga memicu ledakan hebat. Akibatnya, korban terpental dari posisi berdirinya dan jatuh ke tanah.

Saksi mata bernama Marni Nyaman mengatakan bahwa ia sangat terkejut saat mendengar suara ledakan menggelegar dari arah lokasi pembangunan. Ia melihat tubuh korban sudah tergeletak di tanah dengan kondisi lemas dan tidak berdaya setelah bunyi ledakan terdengar.

Marni segera berteriak meminta bantuan kepada warga sekitar serta rekan pekerja lainnya. Rekan kerja korban langsung berdatangan untuk melakukan evakuasi darurat menuju Rumah Sakit Panti Rahayu guna mendapatkan penanganan medis secepat mungkin.

Meskipun mengalami luka bakar pada beberapa bagian tubuh, Sukatno dilaporkan masih dalam kondisi sadar saat pertama kali ditemukan oleh warga.

Hasil Investigasi Kepolisian di Lokasi

Tim Inafis Polres Grobogan turut diturunkan untuk melakukan identifikasi serta mengumpulkan bukti fisik yang tertinggal di area pagar sekolah. Polisi mengamankan potongan baja ringan sepanjang satu setengah meter serta tangga besi yang digunakan korban saat beraktivitas di atas bangunan.

Hasil pengukuran petugas mengungkap fakta mengejutkan bahwa jarak kabel listrik PLN dengan ujung pagar sekolah hanya berkisar tiga puluh senti. Kondisi ruang yang sangat sempit ini diduga menjadi penyebab utama material bangunan mudah menyentuh aliran listrik bertegangan sangat tinggi.

“Diduga baja ringan mengenai kabel listrik tegangan tinggi PLN sehingga memicu letusan,” ujar AKP Siswanto saat menjelaskan kronologi kejadian.

Tim medis menyatakan korban menderita luka bakar sekitar enam belas persen yang tersebar di bagian tangan, wajah, hingga kaki akibat terjatuh itu. Pihak berwajib menegaskan tidak ada unsur penganiayaan dalam kasus ini, melainkan murni insiden kerja karena kurangnya aspek kewaspadaan dini.

AKP Siswanto mengimbau para pekerja bangunan agar selalu memperhatikan jarak aman saat bekerja di dekat instalasi listrik milik PLN di lapangan. Keselamatan kerja harus menjadi prioritas utama demi mencegah terulangnya musibah serupa yang membahayakan nyawa manusia saat sedang beraktivitas.

Evaluasi Keamanan Konstruksi

Musibah di SMP Negeri 3 ini menjadi bahan evaluasi bagi pihak kontraktor dan sekolah agar lebih ketat dalam mengawasi prosedur keamanan proyek. Pihak kepolisian akan terus memantau perkembangan kesehatan korban hingga dinyatakan pulih total oleh tim dokter di Rumah Sakit Panti Rahayu itu.

Masyarakat diminta tidak panik namun tetap waspada jika melihat kabel listrik yang posisinya terlalu rendah di sekitar lingkungan tempat tinggal. Kejadian memilukan di Grobogan ini diharapkan tidak terulang kembali jika semua pihak mematuhi aturan standar keselamatan kerja yang berlaku resmi.

Tragedi pekerja tersengat listrik di Purwodadi tersebut kini dalam penanganan penuh pihak berwajib sebagai bentuk laporan kecelakaan kerja lokal. Warga Grobogan diingatkan agar selalu berhati-hati supaya tidak tersengat listrik saat melakukan kecelakaan kerja di wilayah Purwodadi.

Pastikan jarak aman saat bekerja di Purwodadi agar tidak tersengat listrik seperti insiden kecelakaan kerja yang menimpa warga Grobogan.

Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version