Kesalahan Umum Saat Menggunakan Softlens yang Harus Dihindari
Mata adalah organ yang sangat sensitif dan memerlukan perawatan khusus, terutama bagi pengguna softlens. Kesalahan dalam penggunaan lensa kontak dapat berdampak buruk pada kesehatan mata, seperti iritasi, infeksi, hingga kerusakan kornea. Oleh karena itu, penting untuk memahami kesalahan umum saat menggunakan softlens agar kesehatan mata tetap terjaga dalam jangka panjang.
1. Tidak Mencuci Tangan Sebelum Memakai Softlens
Salah satu kesalahan paling sering dilakukan adalah tidak mencuci tangan sebelum menyentuh softlens. Tangan merupakan media utama penyebaran bakteri dan kuman. Jika tangan tidak bersih, mikroorganisme tersebut bisa berpindah ke lensa dan akhirnya masuk ke mata, memicu infeksi.
Kesalahan ini bisa menyebabkan mata merah, gatal, perih, bahkan konjungtivitis. Untuk menghindarinya, selalu cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, lalu keringkan dengan handuk bersih sebelum memasang atau melepas softlens.
2. Memakai Softlens Melebihi Waktu yang Dianjurkan

Setiap jenis lensa kontak memiliki batas waktu pemakaian. Kesalahan umum adalah memakai softlens terlalu lama dalam sehari atau tetap menggunakannya meskipun masa pakainya sudah habis.
Pemakaian yang berlebihan dapat mengurangi suplai oksigen ke mata, menyebabkan mata kering, iritasi, dan meningkatkan risiko infeksi kornea. Idealnya, softlens dipakai tidak lebih dari 8–10 jam per hari, kecuali jika lensa tersebut khusus direkomendasikan oleh dokter.
3. Tidur Menggunakan Softlens

Banyak orang tertidur sambil menggunakan softlens atau bahkan sengaja memakainya saat tidur. Padahal, kebiasaan ini sangat berbahaya. Saat tidur, mata membutuhkan oksigen lebih banyak untuk regenerasi. Softlens yang masih terpasang akan menghambat aliran oksigen, meningkatkan risiko infeksi mata, luka pada kornea, hingga kondisi serius seperti keratitis.
Jadi, hindari tidur sambil menggunakan softlens. Pastikan lensa dilepas sebelum tidur.
4. Menggunakan Cairan yang Tidak Tepat

Kesalahan lainnya adalah menggunakan cairan sembarangan seperti air keran, air mineral, atau air liur untuk merawat softlens. Air biasa tidak steril dan bisa mengandung mikroorganisme berbahaya yang memicu infeksi mata.
Gunakan hanya cairan khusus bernama contact lens solution. Cairan ini berfungsi membersihkan, membunuh kuman, dan menjaga kelembapan lensa. Jangan mencampur cairan lama dengan yang baru, dan pastikan untuk mengganti cairan di wadah setiap kali menyimpan softlens.
5. Jarang Membersihkan dan Mengganti Wadah Softlens

Wadah softlens sering kali luput dari perhatian, padahal kebersihannya sama pentingnya dengan lensa itu sendiri. Wadah yang jarang dibersihkan dapat menjadi sarang bakteri dan jamur. Kesalahan umum yang sering terjadi adalah tidak mencuci wadah secara rutin, tidak mengeringkannya dengan benar, atau menggunakannya terlalu lama.
Idealnya, wadah softlens dibersihkan setiap hari menggunakan cairan khusus dan diganti minimal setiap 1–3 bulan sekali. Perawatan wadah yang baik sangat penting untuk menjaga kesehatan mata.
Kesimpulan
Penggunaan softlens memberikan banyak manfaat, baik dari segi kenyamanan maupun penampilan. Namun, kesalahan umum saat memakai lensa kontak dapat berdampak buruk pada kesehatan mata jika tidak dihindari. Dengan memahami dan menghindari kesalahan-kesalahan di atas, kamu bisa menggunakan kontak lensa dengan lebih aman dan nyaman. Ingat, kesehatan mata adalah investasi jangka panjang yang tidak boleh diabaikan.




