Berita Terpopuler Kalimantan Barat: Helikopter PK-CFX Jatuh, Kebakaran Gedung, dan Penemuan Jenazah
Kabupaten Sekadau menjadi pusat perhatian setelah helikopter PK-CFX hilang kontak di wilayah Kecamatan Nanga Taman pada Kamis 16 April 2026 sekitar pukul 08.39 WIB. Insiden ini menewaskan delapan penumpang yang kemudian diserahkan ke keluarga secara resmi di RS Bhayangkara pada Jumat 17 April 2026.
Salah satu warga, Yohanes, mengaku mendengar ledakan dari lokasi kejadian. Saat itu, ia sedang berangkat ke ladang bersama rekannya, Pipin, sekitar pukul 07.00 WIB. Ketika baru mulai bekerja memotong kayu menggunakan mesin senso, terdengar suara helikopter yang terbang rendah di sekitar perbukitan.
Kronologi Ledakan dari Lokasi Kecelakaan
Yohanes menjelaskan bahwa saat itu ia mendengar suara ledakan yang sangat keras. Ia mengatakan, suara tersebut berasal dari Bukit Puntak, Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman. Peristiwa ini menjadi salah satu berita terpopuler di Kalbar sepanjang 19 hingga 20 April 2026.
Selain insiden helikopter, ada beberapa berita lain yang juga menarik perhatian masyarakat:
-
Jenazah Korban Kecelakaan Helikopter Tiba di Rumah Duka di Menukung
Salah satu korban kecelakaan, Charles D. Lakidang, tiba di rumah duka di Dusun Tain, Desa Keruap, Kecamatan Menukung, Kabupaten Melawi, pada Sabtu 18 April 2026 malam. Jenazah almarhum diantar menggunakan ambulans dari Kota Pontianak sekitar pukul 08.00 WIB. Setelah menempuh perjalanan panjang, rombongan tiba di rumah duka sekitar pukul 18.30 WIB. Kedatangan jenazah disambut haru oleh keluarga, rekan kerja, serta warga sekitar. -
Gedung Keterampilan SMPN 4 Sungai Kunyit Ludes Terbakar
Gedung kesenian SMPN 4 Sungai Kunyit, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah hangus terbakar pada Jumat 17 April 2026 pukul 13.30 WIB. Kapolsek Sungai Kunyit, Iptu Lodrick Taliak Hungan, membenarkan peristiwa tersebut. Menurut keterangan warga, api cepat membesar dan terdapat kepulan asap. Api dengan cepat menjalar ke bagian atap bangunan karena material bangunan yang mudah terbakar seperti rangka kayu dan plafon triplek. -
Evakuasi Helikopter PK-CFX Butuh Waktu 1,5 Jam Jalan Kaki
Kapolda Kalbar, Irjen Pol Pipit Rismanto, mengungkap kronologi kecelakaan helikopter PK-CFX di sekitar Bukit Puntak. Sebelumnya, 8 penumpang dilaporkan meninggal dunia dan telah diserahkan ke keluarga secara resmi di RS Bhayangkara pada Jumat 17 April 2026. Kapolda menyampaikan bahwa evakuasi membutuhkan waktu 1,5 jam jalan kaki karena kondisi geografis yang sulit. -
Apakah Helikopter PK-CFX Dilengkapi Black Box? Ini Jawaban KNKT
Masyarakat bertanya apakah helikopter PK-CFX yang jatuh di kawasan Bukit Puntak dilengkapi black box atau tidak. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkap bahwa helikopter tipe tersebut tidak dilengkapi dengan black box. Investigator KNKT, Dian Saputra, menjelaskan bahwa helikopter jenis Airbus Helicopter EC130 T2 dengan registrasi PK-CFX tidak memiliki flight data recorder (FDR) maupun cockpit voice recorder (CVR).









