Sosok Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin
Wakil Bupati (Wabup) Tulungagung, Ahmad Baharudin, adalah sosok yang cukup dikenal dalam dunia politik dan organisasi masyarakat di wilayah Jawa Timur. Dalam beberapa waktu terakhir, ia menjadi sorotan karena hubungan tidak harmonis dengan Bupati Gatut Sunu Wibowo. Hubungan tersebut dikabarkan memburuk seiring berjalannya masa jabatan keduanya sebagai pasangan kepala daerah.
Ahmad Baharudin, yang lahir pada tahun 1972, sebelum menjabat sebagai Wakil Bupati, pernah aktif sebagai anggota DPRD Kabupaten Tulungagung. Ia juga dikenal sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Tulungagung dan memiliki latar belakang sebagai pengusaha. Pendidikannya mencakup SD Sobontoro 2 (1978–1984), SMP Negeri 2 Tulungagung (1984–1987), MA Negeri 1 Tulungagung (1987–1991), serta S1 Manajemen di Universitas Tulungagung (2017–2021).
Selain itu, ia juga aktif dalam berbagai organisasi, seperti Banser Kabupaten Tulungagung (1997–2014), Pengurus PSSI Askab (2014–2018), Ketua PSSI Askab (2018–2024), Manager Perseta Tulungagung (2019–2024), Anggota Pembina Ansor (2017–2024), Penasehat Pembina Media dan LSM (2014–2024), Ketua Asosiasi Konveksi Kabupaten Tulungagung (2014–2024), serta Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Tulungagung sejak 2019.
Kekayaan Ahmad Baharudin
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) yang dilaporkannya pada 27 Maret 2024, Ahmad Baharudin memiliki total harta kekayaan sebesar Rp 542.225.000. Berikut rinciannya:
- Tanah dan Bangunan: Rp 729.225.000
- Tanah Seluas 1410 m² di KAB / KOTA TULUNGAGUNG, HASIL SENDIRI: Rp 133.350.000
- Tanah Seluas 331 m² di KAB / KOTA TULUNGAGUNG, HASIL SENDIRI: Rp 196.875.000
- Tanah Seluas 364 m² di KAB / KOTA TULUNGAGUNG, HASIL SENDIRI: Rp 215.250.000
- Tanah Seluas 305 m² di KAB / KOTA TULUNGAGUNG, HASIL SENDIRI: Rp 183.750.000
- Alat Transportasi dan Mesin: Rp 55.000.000
- MOBIL, DAIHATSU S401PMREJJ HA Tahun 2012, HASIL SENDIRI: Rp 35.000.000
- MOBIL, SUZUKI ST100SP Tahun 1995, HASIL SENDIRI: Rp 20.000.000
- Harta Bergerak Lainnya: Rp —-
- Surat Berharga: Rp —-
- Kas dan Setara Kas: Rp 500.000.000
- Harta Lainnya: Rp —-
- Sub Total: Rp 1.284.225.000
- Hutang: Rp 742.000.000
- Total Harta Kekayaan (II-III): Rp 542.225.000
Berdasarkan data ini, Ahmad Baharudin dikenal sebagai Wakil Bupati termiskin di Jawa Timur.
Perbedaan Pendapat dengan Bupati Gatut Sunu Wibowo
Hubungan antara Ahmad Baharudin dan Bupati Gatut Sunu Wibowo sempat memburuk. Sebelum terjaring OTT KPK, Ahmad Baharudin pernah mengkritik Gatut Sunu terkait dugaan nepotisme dalam penempatan personel di lingkungan Pemkab Tulungagung. Ia menyebut bahwa ia tidak pernah dilibatkan dalam pemerintahan dan merasa tidak diberi ruang untuk memberikan masukan.
Dalam wawancara yang diunggah oleh akun @kacamata_tulungagung, Ahmad Baharudin tampak memilih tidak berkomentar apapun terkait OTT KPK yang menyeret Bupati Gatut Sunu. Ia hanya tersenyum dan mengangkat tangan sambil menjauh setelah mendengar pertanyaan soal kasus tersebut.







