Gubernur Jawa Timur Melepas 163 Calon Jamaah Haji Muslimat NU Surabaya
Gubernur Jawa Timur (Jatim) yang juga Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, melepas sebanyak 163 calon jemaah haji dari Muslimat NU Kota Surabaya di Islamic Center, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini menjadi momen penting dalam persiapan para jemaah untuk menjalani ibadah haji. Dalam kesempatan tersebut, Khofifah menyampaikan pesan-pesan penting kepada seluruh jemaah.
Khofifah berharap agar seluruh jemaah menjaga kesehatan dan menjalankan ibadah dengan khusyuk serta penuh keikhlasan. Ia juga berdoa agar semua jemaah diberikan kemudahan dalam menjalani perjalanan haji dan kembali dalam keadaan mabrur.
Peluang Usaha Logistik Haji Terbuka
Selain fokus pada kesehatan dan khusyuknya ibadah, Khofifah juga mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini membuka peluang bagi pelaku usaha nasional untuk terlibat dalam penyediaan logistik jemaah haji. Dari 14 pelaku usaha yang diajukan, sebanyak tiga pelaku usaha asal Jawa Timur telah memperoleh persetujuan pada tahap awal.
Menurut Khofifah, langkah ini menjadi peluang strategis bagi pelaku usaha dalam negeri untuk masuk dalam ekosistem layanan haji global, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis sektor keagamaan. Ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan sektor haji secara lebih inklusif dan berkelanjutan.
Potensi Besar Pengelolaan Dam
Selain logistik, Khofifah juga menyoroti potensi pelaksanaan dam atau denda haji di dalam negeri. Dengan jumlah jamaah haji Indonesia yang mencapai sekitar 220 ribu orang, potensi pengelolaan dam dinilai sangat besar. Jika dimungkinkan dilaksanakan di dalam negeri, maka akan ada sekitar 220 ribu ekor ternak yang dapat dikelola.
Ini bukan hanya berdampak pada aspek ibadah, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan sosial yang besar bagi masyarakat. Dengan demikian, pengelolaan dam bisa menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas layanan haji.
Momentum Harlah ke-80 Muslimat NU
Kegiatan pelepasan 163 calon jemaah haji ini juga dirangkaikan dengan peringatan Harlah ke-80 Muslimat NU. Khofifah menyebut momentum ini sebagai refleksi perjalanan panjang organisasi, sekaligus penguatan peran perempuan dalam kehidupan sosial dan keagamaan.
Ia berharap Muslimat NU terus menjadi garda terdepan dalam menghadirkan kemaslahatan umat. “Muslimat NU telah membuktikan kiprahnya sebagai kekuatan besar dalam pelayanan umat. Ke depan, peran ini harus terus diperkuat agar manfaatnya semakin luas dan dirasakan masyarakat,” pungkasnya.
Konsep Dakwah Seimbang
Khofifah juga menekankan pentingnya keseimbangan dalam dakwah melalui tiga pendekatan utama:
- Dakwah bil lisan (melalui ucapan dan nasihat)
- Dakwah bil hal (melalui keteladanan)
- Dakwah bil maal (melalui dukungan materi)
Menurutnya, ketiganya saling melengkapi dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Ia juga membagikan pengalaman saat mendampingi Abdurrahman Wahid. “Beliau menyampaikan bahwa mengurus umat itu membutuhkan biaya. Dakwah harus dikuatkan dengan dakwah bil maal agar kita memiliki kemampuan lebih dalam melayani umat,” ujarnya.
Poin Penting
- 163 jamaah haji Muslimat NU Surabaya dilepas
- Fokus pada kesehatan dan kekhusyukan ibadah
- Peluang usaha logistik haji mulai dibuka
- Tiga pelaku usaha Jatim lolos tahap awal
- Potensi pengelolaan dam hingga 220 ribu ternak
- Momentum Harlah ke-80 Muslimat NU
- Konsep dakwah seimbang melalui tiga pendekatan utama





