Kecelakaan Maut yang Menimpa Gus Hilman
Kecelakaan tragis terjadi pada rombongan anggota DPR RI Fraksi PKB, Muhammad Hilman Mufidi atau dikenal dengan panggilan Gus Hilman, di Tol Pasuruan–Probolinggo (Paspro) pada Sabtu (23/5/2026). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.14 WIB saat mobil Toyota Innova yang ditumpangi oleh Gus Hilman dan beberapa stafnya menabrak dump truck di KM 834 jalur B.
Dalam kecelakaan ini, dua staf pendamping Gus Hilman meninggal dunia, sementara ia dan sopir kendaraan mengalami luka berat. Keduanya kini dirawat di RSUD dr Soetomo Surabaya untuk penanganan intensif. Kecelakaan ini menimbulkan duka mendalam bagi masyarakat dan lingkungan politik NU.
Profil Gus Hilman
Muhammad Hilman Mufidi, atau lebih dikenal sebagai Gus Hilman, adalah seorang politisi muda dari Nahdlatul Ulama (NU) yang berasal dari Pasuruan, Jawa Timur. Ia akrab disapa “Gus” karena latar belakang keluarganya yang berasal dari pesantren serta pengaruh budaya keagamaan NU yang kuat.
Gus Hilman mulai dikenal luas setelah berhasil lolos menjadi anggota DPR RI pada usia sangat muda. Dalam Pemilu 2024, ia terpilih menjadi anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur II yang meliputi Pasuruan dan Probolinggo. Ia duduk di Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, olahraga, kebudayaan, hingga kepemudaan.
Di internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Gus Hilman dianggap sebagai representasi regenerasi politik anak muda pesantren. Ia masuk parlemen di usia 24 tahun dan menjadi salah satu legislator termuda di DPR RI periode 2024–2029. Kehadirannya sempat mendapat sorotan karena dianggap sebagai upaya PKB dalam mendorong kader muda tampil di panggung nasional.
Sebelum menjadi anggota DPR, Gus Hilman aktif di berbagai organisasi kepemudaan dan kegiatan sosial berbasis pesantren. Ia juga dikenal dekat dengan kelompok santri muda di Pasuruan dan Probolinggo. Basis dukungan itu menjadi salah satu faktor penting yang mengantarkannya meraih suara signifikan di dapilnya.
Kronologi Kecelakaan
Kecelakaan yang dialami Gus Hilman terjadi ketika rombongannya melaju dari arah timur ke barat di Tol Paspro. Berdasarkan keterangan kepolisian, kendaraan diduga hilang konsentrasi sebelum akhirnya menabrak bagian belakang dump truck yang berada di lajur kiri. Dugaan awal menyebut sopir mengalami kelelahan atau mengantuk saat berkendara.
Benturan keras membuat bagian depan Toyota Innova ringsek nyaris tak berbentuk. Foto-foto pascakecelakaan yang beredar menunjukkan kerusakan berat terutama pada sisi depan kendaraan. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.
Identitas Korban Meninggal
Dalam mobil tersebut terdapat empat orang penumpang. Selain Gus Hilman, ada sopir bernama Mahrus Ali, serta dua staf pendamping yakni Alex Anwaruh dan Adinda Najwa. Dua nama terakhir dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat yang dialami setelah benturan.
Alex Anwaruh diketahui berusia 25 tahun dan berasal dari Sangkapura, Bawean, Gresik. Ia disebut sebagai salah satu staf pendamping Gus Hilman dalam aktivitas kedewanan. Sementara Adinda Najwa berusia 26 tahun dan tercatat sebagai warga Pamulang, Tangerang.
Sopir kendaraan, Mahrus Ali, warga Paiton, Probolinggo, mengalami luka berat dan menjalani perawatan di rumah sakit. Polisi menyatakan proses olah tempat kejadian perkara terus dilakukan, termasuk memeriksa sejumlah saksi dan kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Penyebab Kecelakaan
Kepala Unit Penegakan Hukum Satlantas Probolinggo Kota Aipda Muhammad Taufik Rahadian mengungkapkan rombongan anggota DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu sebelumnya mengisi acara seminar dan roadshow di Universitas Nurul Jadid Probolinggo. Ia menjelaskan, awalnya kendaraan Innova dengan sopir Mahrus Ali berpenumpang Gus Hilman, Alex Anwaruh, dan Adinda Najwa melaju dari arah Probolinggo menuju Pasuruan atau melaju dari timur ke barat.
Di lajur kanan sesampai di tempat kejadian perkara, terdapat kendaraan dump truk yang dikemudikan Imam Subekti yang berjalan searah dari arah timur ke barat. “Sopir kendaraan Innova diduga mengantuk atau kurang konsentrasi sehingga kendaraan ke kiri dan menabrak bagian bak belakang sebelah kanan ‘dump’ truk,” ungkap Taufik, di Probolinggo, Sabtu (23/5/2026) malam.


