SDN 09 Koto Salak Juara I Lomba Bertutur Tingkat Kabupaten Dharmasraya
SDN 09 Koto Salak berhasil meraih gelar Juara I dalam Lomba Bertutur tingkat SD/MI se-Kabupaten Dharmasraya Tahun 2026. Sekolah ini mengumpulkan nilai tertinggi yaitu 284 poin, yang membuatnya menjadi yang terbaik dalam ajang tahunan tersebut. Lomba bertutur ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai sekolah dasar dan madrasah di wilayah Kabupaten Dharmasraya.
Lomba Bertutur berlangsung selama dua hari, yakni Rabu hingga Kamis (20–21 Mei 2026). Seluruh rangkaian acara diselenggarakan di Gedung Layanan Umum Perpustakaan Daerah, yang berada di kawasan Komplek Sport Center Dharmasraya, Koto Padang, Kecamatan Koto Baru. Para peserta menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam membawakan cerita rakyat di hadapan dewan juri dan penonton.
Penilaian dalam lomba dilakukan secara ketat dan objektif oleh dewan juri. Beberapa aspek yang dinilai antara lain kemampuan verbal, penguasaan materi cerita, teknik penyampaian di atas panggung, serta tingkat penghayatan peserta terhadap cerita rakyat yang dibawakan. Semua aspek tersebut menjadi indikator utama dalam menentukan para pemenang.
Berdasarkan keputusan resmi tim penguji, SDN 09 Koto Salak berhasil mengumpulkan total nilai sebesar 284 angka. Poin tersebut menjadi yang tertinggi dan mengantarkan mereka meraih posisi Juara I. Sementara itu, SDN 06 Sitiung menempati peringkat Juara II dengan perolehan nilai 279. Selisih angka yang tipis menunjukkan ketatnya persaingan dan tingginya kualitas peserta pada tahun ini.
Posisi Juara III diraih oleh SDN 13 Sitiung dengan total nilai 276. Selain juara utama, panitia juga menetapkan pemenang pada kategori juara harapan. Harapan I diraih oleh SDN 02 Koto Baru dengan nilai 265. Harapan II ditempati SDN 04 Sungai Rumbai dengan nilai 264, sedangkan Harapan III diraih Raudah Islamic School dengan total nilai 257. Seluruh peserta yang masuk kategori ini tetap dinilai telah menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam lomba.
Apresiasi dari Pemerintah
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Dharmasraya, M. Syukri, yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia Pelaksana, memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia menilai pelaksanaan lomba berjalan dengan baik berkat dukungan berbagai pihak, mulai dari peserta, guru pendamping, hingga sekolah yang ikut berpartisipasi.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar ajang kompetisi untuk menentukan pemenang. “Ajang ini bukan sekadar kompetisi untuk mencari siapa yang terbaik, melainkan sebuah wadah strategis dalam membumikan budaya literasi di kalangan anak-anak,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa melalui metode bertutur, para siswa tidak hanya dilatih untuk berani tampil di depan umum dan meningkatkan rasa percaya diri. Kegiatan ini juga menjadi sarana penting untuk mengenalkan kembali kekayaan cerita rakyat serta nilai-nilai budaya lokal kepada generasi muda di Dharmasraya.
Sesuai Visi Kepala Daerah
M. Syukri juga menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi besar Pemerintah Kabupaten Dharmasraya di bawah kepemimpinan Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani. Program “Dharmasraya Juara” yang menjadi arah kebijakan daerah tersebut berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui berbagai sektor, termasuk pendidikan dan literasi.
Implementasi program tersebut diwujudkan melalui penguatan sektor pendidikan, perluasan budaya literasi, serta pembentukan karakter generasi muda yang unggul, berintegritas, dan memiliki daya saing tinggi di masa depan. Hal ini diharapkan mampu menjadi fondasi dalam mencetak generasi yang lebih berkualitas.
Selain itu, M. Syukri juga berharap agar momentum lomba bertutur ini tidak berhenti hanya pada kegiatan saat ini saja. Ia menginginkan para pemenang dapat terus mengembangkan bakat dan kemampuan bertutur mereka ke tingkat yang lebih tinggi pada kesempatan berikutnya. Di sisi lain, ia juga berharap prestasi yang diraih para peserta dapat menjadi pemicu semangat bagi pelajar lainnya di Kabupaten Dharmasraya.
Hadiah dan Penghargaan
Sebagai bentuk apresiasi atas capaian tersebut, para pemenang berhak mendapatkan trofi penghargaan, piagam resmi, serta uang pembinaan. Panitia pelaksana juga telah menyiapkan total hadiah keseluruhan dengan nilai mencapai Rp16.500.000 sebagai penghargaan atas kerja keras para peserta.

